<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramai-Ramai Gelontorkan Dana untuk Ukraina, IMF Beri Nyaris Rp20 Triliun hingga Bank Dunia Sumbang Rp8 Triliun</title><description>IMF juga mengatakan, otoritas Ukraina berhak mendapat kredit besar karena telah mempertahankan tingkat stabilitas keuangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/08/18/2683245/ramai-ramai-gelontorkan-dana-untuk-ukraina-imf-beri-nyaris-rp20-triliun-hingga-bank-dunia-sumbang-rp8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/08/18/2683245/ramai-ramai-gelontorkan-dana-untuk-ukraina-imf-beri-nyaris-rp20-triliun-hingga-bank-dunia-sumbang-rp8-triliun"/><item><title>Ramai-Ramai Gelontorkan Dana untuk Ukraina, IMF Beri Nyaris Rp20 Triliun hingga Bank Dunia Sumbang Rp8 Triliun</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/08/18/2683245/ramai-ramai-gelontorkan-dana-untuk-ukraina-imf-beri-nyaris-rp20-triliun-hingga-bank-dunia-sumbang-rp8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/08/18/2683245/ramai-ramai-gelontorkan-dana-untuk-ukraina-imf-beri-nyaris-rp20-triliun-hingga-bank-dunia-sumbang-rp8-triliun</guid><pubDate>Sabtu 08 Oktober 2022 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/08/18/2683245/ramai-ramai-gelontorkan-dana-untuk-ukraina-imf-beri-nyaris-rp20-triliun-hingga-bank-dunia-sumbang-rp8-triliun-oOZvjq8PSg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IMF dan Bank Dunia ramai-ramai gelontorkan dana untuk Ukraina (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/08/18/2683245/ramai-ramai-gelontorkan-dana-untuk-ukraina-imf-beri-nyaris-rp20-triliun-hingga-bank-dunia-sumbang-rp8-triliun-oOZvjq8PSg.jpg</image><title>IMF dan Bank Dunia ramai-ramai gelontorkan dana untuk Ukraina (Foto: AP)</title></images><description>NEW YORK - Dana Moneter Internasional (IMF) pada Jumat (7/10/2022) mengumumkan akan memberikan bantuan darurat senilai USD1,3 miliar (sekitar Rp19,8 triliun) kepada Ukraina melalui program bantuan krisis pangan barunya.
&amp;ldquo;Paket bantuan itu akan membantu memenuhi kebutuhan neraca pembayaran yang mendesak sambil memainkan peran sebagai katalis dukungan keuangan masa depan dari para kreditur dan donor Ukraina,&amp;rdquo; kata IMF melalui sebuah pernyataan, dikutip VOA.

&amp;ldquo;Skala dan intensitas perang Rusia melawan Ukraina yang dimulai lebih dari tujuh bulan lalu telah menyebabkan penderitaan manusia yang luar biasa dan kesulitan ekonomi. PDB riil diproyeksikan berkontraksi sebesar 35 persen pada 2022 dibandingkan dengan 2021 dan kebutuhan pembiayaan tetap sangat besar,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Gedung Putih Minta Dana Rp92 Triliun untuk Bantuan Kemanusiaan Perang Ukraina
IMF juga mengatakan, otoritas Ukraina berhak mendapat kredit besar karena telah mempertahankan tingkat stabilitas keuangan makro yang penting dalam keadaan yang sangat menantang ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Ukraina Terus 'Diguyur' Bantuan Materil dan Moril, Inggris Beri Rp947 Miliar dan AS Beri Rp44 Triliun
Georgieva mengatakan dari sisi IMF, kebijakan-kebijakan penting telah diarahkan untuk menjaga pengeluaran prioritas dan menjaga stabilitas keuangan.
&amp;ldquo;Kreditur dan donor &amp;ndash; melalui para Direktur Eksekutif IMF terkait &amp;ndash; telah memberi isyarat bahwa mereka berniat untuk terus mendukung Ukraina secara finansial untuk membantu mencapai jalur pertumbuhan yang seimbang dan keberlangsungan eksternal jangka menengah,&amp;rdquo; tambahnya.Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah mengumumkan bantuan IMF itu pada Jumat (7/10/2022) pagi. &amp;ldquo;Dana itu akan dikirimkan ke Ukraina hari ini,&amp;rdquo; katanya di Twitter. Ia berterima kasih kepada direktur pelaksana IMF sebagai pemberi pinjaman krisis, Kristalina Georgieva, dan dewan eksekutifnya.



Pekan lalu, Bank Dunia memberikan bantuan tambahan kepada Ukraina sebesar USD530 juta (sekitar Rp8,1 triliun) untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang diakibatkan oleh invasi Rusia.

Bank Dunia mengaku sudah mengeluarkan hampir USD13 miliar (sekitar Rp198 triliun) dalam bentuk pendanaan darurat bagi Ukraina, di antaranya USD11 miliar (Rp168 triliun) telah dicairkan.



Pada hari yang sama, Kongres AS juga menyetujui paket bantuan senilai USD12,3 miliar (sekitar Rp188 triliun) bagi Ukraina, termasuk perlengkapan militer senilai USD3,7 miliar (Rp57 triliun). Secara keseluruhan, AS telah memberikan USD65 miliar (hampir Rp1.000 triliun) kepada Kyiv, sejak Rusia menginvasinya pada Februari lalu.

</description><content:encoded>NEW YORK - Dana Moneter Internasional (IMF) pada Jumat (7/10/2022) mengumumkan akan memberikan bantuan darurat senilai USD1,3 miliar (sekitar Rp19,8 triliun) kepada Ukraina melalui program bantuan krisis pangan barunya.
&amp;ldquo;Paket bantuan itu akan membantu memenuhi kebutuhan neraca pembayaran yang mendesak sambil memainkan peran sebagai katalis dukungan keuangan masa depan dari para kreditur dan donor Ukraina,&amp;rdquo; kata IMF melalui sebuah pernyataan, dikutip VOA.

&amp;ldquo;Skala dan intensitas perang Rusia melawan Ukraina yang dimulai lebih dari tujuh bulan lalu telah menyebabkan penderitaan manusia yang luar biasa dan kesulitan ekonomi. PDB riil diproyeksikan berkontraksi sebesar 35 persen pada 2022 dibandingkan dengan 2021 dan kebutuhan pembiayaan tetap sangat besar,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Gedung Putih Minta Dana Rp92 Triliun untuk Bantuan Kemanusiaan Perang Ukraina
IMF juga mengatakan, otoritas Ukraina berhak mendapat kredit besar karena telah mempertahankan tingkat stabilitas keuangan makro yang penting dalam keadaan yang sangat menantang ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Ukraina Terus 'Diguyur' Bantuan Materil dan Moril, Inggris Beri Rp947 Miliar dan AS Beri Rp44 Triliun
Georgieva mengatakan dari sisi IMF, kebijakan-kebijakan penting telah diarahkan untuk menjaga pengeluaran prioritas dan menjaga stabilitas keuangan.
&amp;ldquo;Kreditur dan donor &amp;ndash; melalui para Direktur Eksekutif IMF terkait &amp;ndash; telah memberi isyarat bahwa mereka berniat untuk terus mendukung Ukraina secara finansial untuk membantu mencapai jalur pertumbuhan yang seimbang dan keberlangsungan eksternal jangka menengah,&amp;rdquo; tambahnya.Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah mengumumkan bantuan IMF itu pada Jumat (7/10/2022) pagi. &amp;ldquo;Dana itu akan dikirimkan ke Ukraina hari ini,&amp;rdquo; katanya di Twitter. Ia berterima kasih kepada direktur pelaksana IMF sebagai pemberi pinjaman krisis, Kristalina Georgieva, dan dewan eksekutifnya.



Pekan lalu, Bank Dunia memberikan bantuan tambahan kepada Ukraina sebesar USD530 juta (sekitar Rp8,1 triliun) untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang diakibatkan oleh invasi Rusia.

Bank Dunia mengaku sudah mengeluarkan hampir USD13 miliar (sekitar Rp198 triliun) dalam bentuk pendanaan darurat bagi Ukraina, di antaranya USD11 miliar (Rp168 triliun) telah dicairkan.



Pada hari yang sama, Kongres AS juga menyetujui paket bantuan senilai USD12,3 miliar (sekitar Rp188 triliun) bagi Ukraina, termasuk perlengkapan militer senilai USD3,7 miliar (Rp57 triliun). Secara keseluruhan, AS telah memberikan USD65 miliar (hampir Rp1.000 triliun) kepada Kyiv, sejak Rusia menginvasinya pada Februari lalu.

</content:encoded></item></channel></rss>
