<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Olah TKP Tembok Roboh MTs 19, Petugas Bawa Sampel Puing Bangunan</title><description>Petugas mengambil sampel puing bangunan dari lokasi tembok roboh MTs 19 untuk diuji laboratorium.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/08/338/2683169/olah-tkp-tembok-roboh-mts-19-petugas-bawa-sampel-puing-bangunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/08/338/2683169/olah-tkp-tembok-roboh-mts-19-petugas-bawa-sampel-puing-bangunan"/><item><title>Olah TKP Tembok Roboh MTs 19, Petugas Bawa Sampel Puing Bangunan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/08/338/2683169/olah-tkp-tembok-roboh-mts-19-petugas-bawa-sampel-puing-bangunan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/08/338/2683169/olah-tkp-tembok-roboh-mts-19-petugas-bawa-sampel-puing-bangunan</guid><pubDate>Sabtu 08 Oktober 2022 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/08/338/2683169/olah-tkp-tembok-roboh-mts-19-petugas-bawa-sampel-puing-bangunan-HvLo88QPnS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi olah TKP tembok roboh MTs 19 Jakarta. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/08/338/2683169/olah-tkp-tembok-roboh-mts-19-petugas-bawa-sampel-puing-bangunan-HvLo88QPnS.jpg</image><title>Polisi olah TKP tembok roboh MTs 19 Jakarta. (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Polisi dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ambruknya tembok pembatas Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (8/10/2022).

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Irwandhy Idrus mengatakan, olah TKP tersebut dilakukan sekira pukul 10.00 hingga 12.30 WIB.

&quot;Olah TKP merupakan tindakan kepolisian yang dilakukan oleh pihak Polres bersama Polsek dengan melibatkan Puslabfor Polri. Jadi dilaksanakan tadi jam 10.00-12.30 WIB siang tadi,&quot; kata Irwandhy saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (8/10/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNy8xLzE1NDQ2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Irwandhy membeberkan, dari olah TKP tersebut, tim Puslabfor Mabes Polri mengambil sejumlah sampel untuk dibawa ke Laboratorium. Sampel tersebut terdiri atas puing-puing bekas bangunan yang roboh.

&quot;Ada beberapa sampel yang akan diuji, dari puing-puing bangunan yang roboh,&quot; katanya.

Namun, Irwandhy belum dapat menjelaskan detail hasil olah TKP. Sebab, puing-puing bangunan tersebut masih didalami tim Puslabfor.

BACA JUGA: Kesaksian Siswa MTsN 19 Cilandak ketika Tembok Roboh&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi nanti secara scientist kita menunggu hasil Puslabfor. Nanti kita akan sampaikan lebih lanjut,&quot; tuturnya.


Sebagaimana diketahui, sebanyak tiga siswa MTsN 19 Jakarta meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka akibat tertimpa tembok sekolah yang roboh pada Kamis (6/10/2022). Tembok tersebut roboh diduga akibat tak mampu menahan terjangan banjir saat hujan deras.


&quot;Tembok roboh akibat luapan air yang mengakibatkan banjir. Air mendorong tembok sehingga roboh dan mengakibatkan korban luka maupun korban meninggal dunia,&quot; kata Kapolsek Cilandak Kompol Multazam.

</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ambruknya tembok pembatas Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (8/10/2022).

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Irwandhy Idrus mengatakan, olah TKP tersebut dilakukan sekira pukul 10.00 hingga 12.30 WIB.

&quot;Olah TKP merupakan tindakan kepolisian yang dilakukan oleh pihak Polres bersama Polsek dengan melibatkan Puslabfor Polri. Jadi dilaksanakan tadi jam 10.00-12.30 WIB siang tadi,&quot; kata Irwandhy saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (8/10/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNy8xLzE1NDQ2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Irwandhy membeberkan, dari olah TKP tersebut, tim Puslabfor Mabes Polri mengambil sejumlah sampel untuk dibawa ke Laboratorium. Sampel tersebut terdiri atas puing-puing bekas bangunan yang roboh.

&quot;Ada beberapa sampel yang akan diuji, dari puing-puing bangunan yang roboh,&quot; katanya.

Namun, Irwandhy belum dapat menjelaskan detail hasil olah TKP. Sebab, puing-puing bangunan tersebut masih didalami tim Puslabfor.

BACA JUGA: Kesaksian Siswa MTsN 19 Cilandak ketika Tembok Roboh&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi nanti secara scientist kita menunggu hasil Puslabfor. Nanti kita akan sampaikan lebih lanjut,&quot; tuturnya.


Sebagaimana diketahui, sebanyak tiga siswa MTsN 19 Jakarta meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka akibat tertimpa tembok sekolah yang roboh pada Kamis (6/10/2022). Tembok tersebut roboh diduga akibat tak mampu menahan terjangan banjir saat hujan deras.


&quot;Tembok roboh akibat luapan air yang mengakibatkan banjir. Air mendorong tembok sehingga roboh dan mengakibatkan korban luka maupun korban meninggal dunia,&quot; kata Kapolsek Cilandak Kompol Multazam.

</content:encoded></item></channel></rss>
