<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Punya Ajudan Tapi Bukan 'Kaya' Presiden, Malah Dipanggil Gus</title><description>Salah satunya adalah kisah tentang ajudan kepresidenan yang dilansir dari NU Online,
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/09/337/2683199/humor-gus-dur-punya-ajudan-tapi-bukan-kaya-presiden-malah-dipanggil-gus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/09/337/2683199/humor-gus-dur-punya-ajudan-tapi-bukan-kaya-presiden-malah-dipanggil-gus"/><item><title>Humor Gus Dur: Punya Ajudan Tapi Bukan 'Kaya' Presiden, Malah Dipanggil Gus</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/09/337/2683199/humor-gus-dur-punya-ajudan-tapi-bukan-kaya-presiden-malah-dipanggil-gus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/09/337/2683199/humor-gus-dur-punya-ajudan-tapi-bukan-kaya-presiden-malah-dipanggil-gus</guid><pubDate>Minggu 09 Oktober 2022 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/08/337/2683199/humor-gus-dur-punya-ajudan-tapi-bukan-kaya-presiden-malah-dipanggil-gus-bP1AizKSqo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/08/337/2683199/humor-gus-dur-punya-ajudan-tapi-bukan-kaya-presiden-malah-dipanggil-gus-bP1AizKSqo.jpg</image><title>Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor atau guyonan. Humor ini selain lucu juga sarat akan makna.
Gus Dur dikenal tak sungkan berbincang dengan siapa pun. Sehingga alasan itulah yang membuat orang-orang dekatnya juga tak segan meski Gus Dur merupakan seorang Presiden.
Salah satunya adalah kisah tentang ajudan yang dilansir dari NU Online.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Ketika Orang Jepang Kaget dengan Kecepatan Argometer 'Made in Japan'
&amp;ldquo;Gus, salah satu negara di Amerika Latin, yaitu Paraguay nggak punya laut, kok punya Angkatan Laut?&amp;rdquo; tanya seorang ajudannya.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Ada Hantu di Makam Tebuireng?
&amp;ldquo;Sama seperti saya, punya Ajudan, tetapi bukan kaya Presiden. Lah, kamu manggil saya Gus,&amp;rdquo; ujar Gus Dur sambil terkekeh dalam hati.&amp;ldquo;Siap Pak Presiden!&amp;rdquo;jawabnya. Ajudan itu pun langsung tersadar dan memberi hormat.



&amp;ldquo;Ndak apa-apa, saya cuma ngetes seberapa besar selera humor seorang tentara,&amp;rdquo; timpal Gus Dur dengan tawanya yang khas.

Sedangkan Ajudan hanya bisa menahan tawa karena sudah terlanjur hormat.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor atau guyonan. Humor ini selain lucu juga sarat akan makna.
Gus Dur dikenal tak sungkan berbincang dengan siapa pun. Sehingga alasan itulah yang membuat orang-orang dekatnya juga tak segan meski Gus Dur merupakan seorang Presiden.
Salah satunya adalah kisah tentang ajudan yang dilansir dari NU Online.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Ketika Orang Jepang Kaget dengan Kecepatan Argometer 'Made in Japan'
&amp;ldquo;Gus, salah satu negara di Amerika Latin, yaitu Paraguay nggak punya laut, kok punya Angkatan Laut?&amp;rdquo; tanya seorang ajudannya.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Ada Hantu di Makam Tebuireng?
&amp;ldquo;Sama seperti saya, punya Ajudan, tetapi bukan kaya Presiden. Lah, kamu manggil saya Gus,&amp;rdquo; ujar Gus Dur sambil terkekeh dalam hati.&amp;ldquo;Siap Pak Presiden!&amp;rdquo;jawabnya. Ajudan itu pun langsung tersadar dan memberi hormat.



&amp;ldquo;Ndak apa-apa, saya cuma ngetes seberapa besar selera humor seorang tentara,&amp;rdquo; timpal Gus Dur dengan tawanya yang khas.

Sedangkan Ajudan hanya bisa menahan tawa karena sudah terlanjur hormat.

</content:encoded></item></channel></rss>
