<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ledakan Jembatan Krimea, Putin Tuduh Ukraina Lakukan Tindakan Terorisme</title><description>Dia berbicara pada pertemuan dengan kepala Komite Investigasi Rusia, Alexander Bastrykin.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/10/18/2683921/ledakan-jembatan-krimea-putin-tuduh-ukraina-lakukan-tindakan-terorisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/10/18/2683921/ledakan-jembatan-krimea-putin-tuduh-ukraina-lakukan-tindakan-terorisme"/><item><title>Ledakan Jembatan Krimea, Putin Tuduh Ukraina Lakukan Tindakan Terorisme</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/10/18/2683921/ledakan-jembatan-krimea-putin-tuduh-ukraina-lakukan-tindakan-terorisme</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/10/18/2683921/ledakan-jembatan-krimea-putin-tuduh-ukraina-lakukan-tindakan-terorisme</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/10/18/2683921/ledakan-jembatan-krimea-putin-tuduh-ukraina-lakukan-tindakan-terorisme-2xNHYhZEfS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ledakan di Jembatan Krimea, 3 orang meninggal (Foto: BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/10/18/2683921/ledakan-jembatan-krimea-putin-tuduh-ukraina-lakukan-tindakan-terorisme-2xNHYhZEfS.jpg</image><title>Ledakan di Jembatan Krimea, 3 orang meninggal (Foto: BBC)</title></images><description>RUSIA - Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Ukraina menyerang jembatan ke Krimea yang dicaplok Rusia, dengan mengatakan bahwa itu adalah &quot;tindakan terorisme&quot;.
Presiden Putin mengatakan pasukan intelijen Ukraina bertujuan untuk menghancurkan bagian penting dari infrastruktur sipil Rusia. Hal ini diungkapkan Putin saat berbicara pada pertemuan dengan kepala Komite Investigasi Rusia, Alexander Bastrykin.
Baca juga:&amp;nbsp;Jembatan Krimea Meledak, Tiga Orang Tewas
Para pejabat mengatakan tiga orang tewas dalam ledakan di jembatan itu.
Baca juga:&amp;nbsp;Pejabat Ukraina Unggah Video Selamat Ulang Tahun untuk Putin setelah Ledakan Jembatan Crimea
Para korban berada di mobil terdekat ketika sebuah truk meledak.
&quot;Tidak diragukan lagi, ini adalah tindakan terorisme yang bertujuan menghancurkan infrastruktur sipil penting Rusia,&quot; terangnya, dikutip BBC.
&quot;Penulis, pelaku, dan penerima manfaat adalah dinas keamanan Ukraina,&amp;rdquo; lanjutnya.
Bastrykin mengatakan bahwa warga Rusia dan beberapa negara asing telah membantu persiapan serangan itu.
Menurut Bastrykin, penyelidik telah menetapkan bahwa truk yang mereka katakan diledakkan itu melintasi Bulgaria, Georgia, Armenia, Ossetia Utara, dan Wilayah Krasnodar.Dia telah memerintahkan penyelidikan atas insiden yang meruntuhkan bagian jalan tersebut.
Pejabat Ukraina belum mengindikasikan bahwa pasukan mereka berada di balik serangan itu.
Namun penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mykhailo Podolyak, membantah tuduhan Putin.
Dia menulis bahwa &quot;hanya ada satu negara teroris di sini&quot; dan bahwa &quot;seluruh dunia tahu siapa itu&quot;.
&quot;Apakah Putin menuduh Ukraina melakukan terorisme? Kelihatannya terlalu sinis bahkan untuk Rusia,&quot; katanya.
Pada hari Sabtu, Presiden Volodymyr Zelensky mengakui insiden itu dalam pidato malamnya, dengan mengatakan: &quot;Hari ini bukan hari yang buruk dan sebagian besar cerah di wilayah negara kita.&quot;
&quot;Sayangnya di Krimea mendung. Meski juga hangat,&quot; tambahnya.
Pihak berwenang Rusia membuka kembali sebagian jalan raya dari jembatan beberapa jam setelah serangan tetapi hanya untuk lalu lintas ringan.Bagian rel kereta api - tempat kapal tanker minyak terbakar - juga telah dibuka kembali.
Jembatan sepanjang 19 km (12 mil), terpanjang di Eropa, merupakan rute pasokan penting bagi pasukan Rusia yang berperang di Ukraina.
Rusia telah menggunakan jembatan itu untuk memindahkan peralatan militer, amunisi, dan personel dari Rusia ke medan perang di Ukraina selatan.
Jembatann itu dibuka Putin pada 2018, empat tahun setelah aneksasi Rusia atas Krimea.</description><content:encoded>RUSIA - Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Ukraina menyerang jembatan ke Krimea yang dicaplok Rusia, dengan mengatakan bahwa itu adalah &quot;tindakan terorisme&quot;.
Presiden Putin mengatakan pasukan intelijen Ukraina bertujuan untuk menghancurkan bagian penting dari infrastruktur sipil Rusia. Hal ini diungkapkan Putin saat berbicara pada pertemuan dengan kepala Komite Investigasi Rusia, Alexander Bastrykin.
Baca juga:&amp;nbsp;Jembatan Krimea Meledak, Tiga Orang Tewas
Para pejabat mengatakan tiga orang tewas dalam ledakan di jembatan itu.
Baca juga:&amp;nbsp;Pejabat Ukraina Unggah Video Selamat Ulang Tahun untuk Putin setelah Ledakan Jembatan Crimea
Para korban berada di mobil terdekat ketika sebuah truk meledak.
&quot;Tidak diragukan lagi, ini adalah tindakan terorisme yang bertujuan menghancurkan infrastruktur sipil penting Rusia,&quot; terangnya, dikutip BBC.
&quot;Penulis, pelaku, dan penerima manfaat adalah dinas keamanan Ukraina,&amp;rdquo; lanjutnya.
Bastrykin mengatakan bahwa warga Rusia dan beberapa negara asing telah membantu persiapan serangan itu.
Menurut Bastrykin, penyelidik telah menetapkan bahwa truk yang mereka katakan diledakkan itu melintasi Bulgaria, Georgia, Armenia, Ossetia Utara, dan Wilayah Krasnodar.Dia telah memerintahkan penyelidikan atas insiden yang meruntuhkan bagian jalan tersebut.
Pejabat Ukraina belum mengindikasikan bahwa pasukan mereka berada di balik serangan itu.
Namun penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mykhailo Podolyak, membantah tuduhan Putin.
Dia menulis bahwa &quot;hanya ada satu negara teroris di sini&quot; dan bahwa &quot;seluruh dunia tahu siapa itu&quot;.
&quot;Apakah Putin menuduh Ukraina melakukan terorisme? Kelihatannya terlalu sinis bahkan untuk Rusia,&quot; katanya.
Pada hari Sabtu, Presiden Volodymyr Zelensky mengakui insiden itu dalam pidato malamnya, dengan mengatakan: &quot;Hari ini bukan hari yang buruk dan sebagian besar cerah di wilayah negara kita.&quot;
&quot;Sayangnya di Krimea mendung. Meski juga hangat,&quot; tambahnya.
Pihak berwenang Rusia membuka kembali sebagian jalan raya dari jembatan beberapa jam setelah serangan tetapi hanya untuk lalu lintas ringan.Bagian rel kereta api - tempat kapal tanker minyak terbakar - juga telah dibuka kembali.
Jembatan sepanjang 19 km (12 mil), terpanjang di Eropa, merupakan rute pasokan penting bagi pasukan Rusia yang berperang di Ukraina.
Rusia telah menggunakan jembatan itu untuk memindahkan peralatan militer, amunisi, dan personel dari Rusia ke medan perang di Ukraina selatan.
Jembatann itu dibuka Putin pada 2018, empat tahun setelah aneksasi Rusia atas Krimea.</content:encoded></item></channel></rss>
