<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh! Bos Ikan Hias Ini Rugi Besar Imbas Banjir Jakarta</title><description>Ia mengaku tak sempat mengevakuasi ikan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/10/338/2684018/duh-bos-ikan-hias-ini-rugi-besar-imbas-banjir-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/10/338/2684018/duh-bos-ikan-hias-ini-rugi-besar-imbas-banjir-jakarta"/><item><title>Duh! Bos Ikan Hias Ini Rugi Besar Imbas Banjir Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/10/338/2684018/duh-bos-ikan-hias-ini-rugi-besar-imbas-banjir-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/10/338/2684018/duh-bos-ikan-hias-ini-rugi-besar-imbas-banjir-jakarta</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/10/338/2684018/duh-bos-ikan-hias-ini-rugi-besar-imbas-banjir-jakarta-5UKzBK5NSB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/10/338/2684018/duh-bos-ikan-hias-ini-rugi-besar-imbas-banjir-jakarta-5UKzBK5NSB.jpg</image><title>Foto: MNC Portal</title></images><description>JAKARTA - Banjir yang melanda kawasan pemukiman di bantaran Kali Ciliwung, Jakarta Selatan, membuat pengusaha ikan hias terdampak.
Salah satunya dialami oleh Halgi, pengusaha ikan hias yang juga warga RT 10 RW 005, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
(Baca juga: Awas! Luapan Ciliwung Semakin Meluas, Bidara Cina Terendam Banjir Hampir 3 Meter)
Halgi mengatakan, ikan hias berusia anak-anak hanyut terbawa luapan banjir Kali Ciliwung. Ia mengaku tak sempat mengevakuasi ikan tersebut.
&quot;Kalau yang masih anak-anak itu enggak sempat dievakuasi ya, jadi cuma size besar-besar saja saya evakuasi. Saya pindahin secepat mungkin,&quot; tutur Halgi, saat ditemui MPI di kediamannya, Senin (10/10/2022).
Menurutnya, ukuran ikan yang hanyut berusia anak-anak berukuran 3-4 centimeter. Ia mentaksir, kerugian yang timbul akibat hanyutnya ikan tersebut mencapai ratusan ribu.
&quot;Ikan red barito anakan ukuran 3-4 cm ada kurang lebih 30 ekor. Satu ekor itu Rp25 ribu modal belinya, itu anakan. Kurang lebih ya sekitar Rp600-Rp700 ribu lah (rugi). Lumayan,&quot; tutur Halgi.
Dia mengaku tak sempat mengevakuasi ikan dagangannya itu lantaran air meluap terbilang cepat. Apalagi, pengusaha ikan hias yang dirintir sejak 2021 ini merasa himbauan banjir terbilang terlambat.

&quot;Kemarin juga karena airnya naik cepat banget, sudah begitu informasi dari internet itu updatenya lama, sedangkan air cepat naiknya, tiba-tiba siaga dua. Jadi (ikan) yang bisa dievakuasi, ya dievakuasi,&quot; ucap Halgi.

Kendati begitu, ia berharap pemerintah agar dapat lebih memantau kondisi permukaan air di setiap pintu-pintu air.

&quot;Ya harapannya pada pemerintah untuk bendungannya lebih dipantau lagi,&quot; ucap Halgi.



&quot;Beruntungnya kemarin curah hujan di Jakarta tidam terlalu besar, kalau besar mungkin kayak 3 tahun yang lalu sampai atap,&quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir yang melanda kawasan pemukiman di bantaran Kali Ciliwung, Jakarta Selatan, membuat pengusaha ikan hias terdampak.
Salah satunya dialami oleh Halgi, pengusaha ikan hias yang juga warga RT 10 RW 005, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
(Baca juga: Awas! Luapan Ciliwung Semakin Meluas, Bidara Cina Terendam Banjir Hampir 3 Meter)
Halgi mengatakan, ikan hias berusia anak-anak hanyut terbawa luapan banjir Kali Ciliwung. Ia mengaku tak sempat mengevakuasi ikan tersebut.
&quot;Kalau yang masih anak-anak itu enggak sempat dievakuasi ya, jadi cuma size besar-besar saja saya evakuasi. Saya pindahin secepat mungkin,&quot; tutur Halgi, saat ditemui MPI di kediamannya, Senin (10/10/2022).
Menurutnya, ukuran ikan yang hanyut berusia anak-anak berukuran 3-4 centimeter. Ia mentaksir, kerugian yang timbul akibat hanyutnya ikan tersebut mencapai ratusan ribu.
&quot;Ikan red barito anakan ukuran 3-4 cm ada kurang lebih 30 ekor. Satu ekor itu Rp25 ribu modal belinya, itu anakan. Kurang lebih ya sekitar Rp600-Rp700 ribu lah (rugi). Lumayan,&quot; tutur Halgi.
Dia mengaku tak sempat mengevakuasi ikan dagangannya itu lantaran air meluap terbilang cepat. Apalagi, pengusaha ikan hias yang dirintir sejak 2021 ini merasa himbauan banjir terbilang terlambat.

&quot;Kemarin juga karena airnya naik cepat banget, sudah begitu informasi dari internet itu updatenya lama, sedangkan air cepat naiknya, tiba-tiba siaga dua. Jadi (ikan) yang bisa dievakuasi, ya dievakuasi,&quot; ucap Halgi.

Kendati begitu, ia berharap pemerintah agar dapat lebih memantau kondisi permukaan air di setiap pintu-pintu air.

&quot;Ya harapannya pada pemerintah untuk bendungannya lebih dipantau lagi,&quot; ucap Halgi.



&quot;Beruntungnya kemarin curah hujan di Jakarta tidam terlalu besar, kalau besar mungkin kayak 3 tahun yang lalu sampai atap,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
