<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tolong! Banjir di Kebon Pala Kampung Melayu Semakin Siang Tambah Tinggi</title><description>Sebagian warga masih bertahan di area pemukiman yang terendam banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/10/338/2684100/tolong-banjir-di-kebon-pala-kampung-melayu-semakin-siang-tambah-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/10/338/2684100/tolong-banjir-di-kebon-pala-kampung-melayu-semakin-siang-tambah-tinggi"/><item><title>Tolong! Banjir di Kebon Pala Kampung Melayu Semakin Siang Tambah Tinggi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/10/338/2684100/tolong-banjir-di-kebon-pala-kampung-melayu-semakin-siang-tambah-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/10/338/2684100/tolong-banjir-di-kebon-pala-kampung-melayu-semakin-siang-tambah-tinggi</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 14:20 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/10/338/2684100/tolong-banjir-di-kebon-pala-kampung-melayu-semakin-siang-tambah-tinggi-6AVrq5FKJS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Jakarta Timur/ MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/10/338/2684100/tolong-banjir-di-kebon-pala-kampung-melayu-semakin-siang-tambah-tinggi-6AVrq5FKJS.jpg</image><title>Banjir di Jakarta Timur/ MPI</title></images><description>JAKARTA- Sejumlah wilayah di Jakarta terdampak banjir kiriman dari Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat karena Kali Ciliwung meluap.
Berdasarkan data Senin (10/10/2022) pukul 12.00 WIB, sebanyak 68 RT di Jakarta Timur dan Selatan terendam banjir.
(Baca juga: Duh! Bos Ikan Hias Ini Rugi Besar Imbas Banjir Jakarta)
Pantauan MPI di lapangan sekitar pukul 13.36 WIB, banjir masih mengepung perumahan warga yang berada di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Sebagian warga masih bertahan di area pemukiman yang terendam banjir. Mereka yang bertahan pun mencoba menyelamatkan barang-barang berharga miliknya seperti kasur, perabotan rumah dan yang lainnya.
Indriyati salah satu warga yang berada di Kebon Pala mengatakan bahwa air memasuki pemukiman warga pada dini hari. &quot;Jam 2 pagi air sudah mulai masuk, kiriman dari bogor,&quot; katanya.
Sebanyak dua RT terdampak akibat banjir kiriman dari Bogor tersebut dan membuat sebanyak 50 lebih warga terdampak dan mengungsi ke posko yang disiapkan. &quot;Kurang lebih sebanyak 50 lah yang terdampak disini,&quot; terangnya.
Ia juga menerangkan, alasan sebagian besar warga bertahan dikepungan banjir karena sudah terbiasa dengan situasi seperti ini. Apalagi banjir yang tejadi saat ini adalah banjir yang sudah kesekian kalinya terjadi setiap musim hujan dan kiriman air dari Bendungan Katulampa.



&quot;Ya karena sudah terbiasa, jadi milih bertahan. Tetapi kalau airnya masih terus naik, mungkin baru di evakuasi atau ngungsi, kalau bisa bertahan, ya bertahan aja gitu,&quot; terangnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Senin (10/10/2022) disebutkan banjir terparah ada di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian 0,4-2,7 meter.
Kemudian ada Kelurahan Cawang dengan ketinggian 60-230 cm yang membuat 18 RT terendam banjir. Di Kelurahan Cililitan ada dua RT yang terendam dengan ketinggian 1,7-2,2 meter.
Di Kelurahan Kampung Melayu sebanyak 13 RT terendam banjir dengan ketinggian 0,7 - 2 meter. Lalu di Pejaten Timur ada 5 RT tergenang banjir dengan ketinggian 0,4-2 meter.Sedangkan di Kelurahan Pengadegan ada satu RT tergenang banjir setinggi 1-1,9 meter. Di Kelurahan Rawajati ada total 5 RT terdampak banjir dengan ketinggian 1,1-1,6 meter.
Sedangkan banjir dengan ketinggian terendah ada di 2 RT di Kelurahan Kebon Baru dengan ketinggian 0,9 meter dan 7 RT di Kelurahan Manggarai dengan ketinggian 0,4-0,8 meter.
Untuk titik pengungsi diketahui ada di tiga lokasi kelurahan. Titik pertama ada di Kelurahan Rawajati dengan jumlah 10 kepala keluarga atau 75 jiwa di Musholla Daarur Rahman.
Titik kedua ada di Kelurahan Cawang dengan jumlah 10 kepala keluarga atau 30 jiwa di Musholla Al Islah dan Depan Gg. Haji Maliki.
Kemudian titik ketiga ada di kelurahan Bidara Cina dengan jumlah 3 kepala keluarga atau 11 jiwa yang mengungsi di SKKT RW 11.</description><content:encoded>JAKARTA- Sejumlah wilayah di Jakarta terdampak banjir kiriman dari Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat karena Kali Ciliwung meluap.
Berdasarkan data Senin (10/10/2022) pukul 12.00 WIB, sebanyak 68 RT di Jakarta Timur dan Selatan terendam banjir.
(Baca juga: Duh! Bos Ikan Hias Ini Rugi Besar Imbas Banjir Jakarta)
Pantauan MPI di lapangan sekitar pukul 13.36 WIB, banjir masih mengepung perumahan warga yang berada di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Sebagian warga masih bertahan di area pemukiman yang terendam banjir. Mereka yang bertahan pun mencoba menyelamatkan barang-barang berharga miliknya seperti kasur, perabotan rumah dan yang lainnya.
Indriyati salah satu warga yang berada di Kebon Pala mengatakan bahwa air memasuki pemukiman warga pada dini hari. &quot;Jam 2 pagi air sudah mulai masuk, kiriman dari bogor,&quot; katanya.
Sebanyak dua RT terdampak akibat banjir kiriman dari Bogor tersebut dan membuat sebanyak 50 lebih warga terdampak dan mengungsi ke posko yang disiapkan. &quot;Kurang lebih sebanyak 50 lah yang terdampak disini,&quot; terangnya.
Ia juga menerangkan, alasan sebagian besar warga bertahan dikepungan banjir karena sudah terbiasa dengan situasi seperti ini. Apalagi banjir yang tejadi saat ini adalah banjir yang sudah kesekian kalinya terjadi setiap musim hujan dan kiriman air dari Bendungan Katulampa.



&quot;Ya karena sudah terbiasa, jadi milih bertahan. Tetapi kalau airnya masih terus naik, mungkin baru di evakuasi atau ngungsi, kalau bisa bertahan, ya bertahan aja gitu,&quot; terangnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Senin (10/10/2022) disebutkan banjir terparah ada di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian 0,4-2,7 meter.
Kemudian ada Kelurahan Cawang dengan ketinggian 60-230 cm yang membuat 18 RT terendam banjir. Di Kelurahan Cililitan ada dua RT yang terendam dengan ketinggian 1,7-2,2 meter.
Di Kelurahan Kampung Melayu sebanyak 13 RT terendam banjir dengan ketinggian 0,7 - 2 meter. Lalu di Pejaten Timur ada 5 RT tergenang banjir dengan ketinggian 0,4-2 meter.Sedangkan di Kelurahan Pengadegan ada satu RT tergenang banjir setinggi 1-1,9 meter. Di Kelurahan Rawajati ada total 5 RT terdampak banjir dengan ketinggian 1,1-1,6 meter.
Sedangkan banjir dengan ketinggian terendah ada di 2 RT di Kelurahan Kebon Baru dengan ketinggian 0,9 meter dan 7 RT di Kelurahan Manggarai dengan ketinggian 0,4-0,8 meter.
Untuk titik pengungsi diketahui ada di tiga lokasi kelurahan. Titik pertama ada di Kelurahan Rawajati dengan jumlah 10 kepala keluarga atau 75 jiwa di Musholla Daarur Rahman.
Titik kedua ada di Kelurahan Cawang dengan jumlah 10 kepala keluarga atau 30 jiwa di Musholla Al Islah dan Depan Gg. Haji Maliki.
Kemudian titik ketiga ada di kelurahan Bidara Cina dengan jumlah 3 kepala keluarga atau 11 jiwa yang mengungsi di SKKT RW 11.</content:encoded></item></channel></rss>
