<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setidaknya 33 Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Nepal</title><description>Setidaknya 22 orang masih hilang dan puluhan mengalami luka-luka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/12/18/2685501/setidaknya-33-orang-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-nepal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/12/18/2685501/setidaknya-33-orang-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-nepal"/><item><title>Setidaknya 33 Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Nepal</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/12/18/2685501/setidaknya-33-orang-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-nepal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/12/18/2685501/setidaknya-33-orang-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-nepal</guid><pubDate>Rabu 12 Oktober 2022 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/12/18/2685501/setidaknya-33-orang-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-nepal-IehQvHceGI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hujan deras telah menyebabkan banjir dan longsor di Nepal. (Foto: UNICEF)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/12/18/2685501/setidaknya-33-orang-tewas-akibat-banjir-dan-longsor-di-nepal-IehQvHceGI.jpg</image><title>Hujan deras telah menyebabkan banjir dan longsor di Nepal. (Foto: UNICEF)</title></images><description>KATHMANDU - Setidaknya 33 orang tewas dalam banjir dan tanah longsor di Nepal barat dalam sepekan terakhir, media lokal melaporkan.
Hujan monsun terburuk melanda provinsi Karnali di barat laut, tempat ribuan penduduk dievakuasi, kata para pejabat, sebagaimana dilansir BBC. Hujan menyebabkan ratusan rumah rusak akibat longsor dan banjir.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tanah Longsor Landa Venezuela, 22 Orang Tewas

Setidaknya 22 orang masih hilang di seluruh provinsi dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Tim penyelamat telah menggambarkan kesulitan untuk mencapai wilayah pegunungan di tengah hujan yang terus berlanjut.
&quot;Kami telah mengerahkan petugas polisi di lapangan. Kami telah mengatur helikopter untuk penyelamatan udara dari Surkhet,&quot; kata seorang juru bicara polisi, seperti dikutip dari Annapurna Post.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tanah Longsor di Nepal Tewaskan 22 Orang

&quot;Namun, sayangnya, karena cuaca tidak membaik, kemajuan tidak seperti yang diharapkan.&quot;
Sebagian besar laporan orang hilang datang dari Distrik Kalikot. Ribuan orang dievakuasi dari rumah mereka di sana dalam seminggu terakhir di tengah peringatan hujan lebat.

Di beberapa daerah di provinsi itu, sungai Karnali telah naik menjadi lebih dari 12m, kata otoritas darurat Nepal. Beberapa jembatan gantung di atas sungai juga telah hanyut, media lokal melaporkan.
Pejabat pemerintah telah mengirimkan bantuan ke wilayah tersebut dengan helikopter.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMi8xLzE1NDczNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu badan-badan kemanusiaan PBB mengatakan mereka mendistribusikan makanan dan obat-obatan kepada masyarakat yang terkena dampak paling parah di Nepal barat.
Nepal mendekati akhir musim hujan, yang biasanya dimulai pada Juni dan berakhir pada bulan Oktober.
Setidaknya 110 orang tewas tahun ini dalam bencana terkait hujan, menurut Pusat Operasi Darurat Nasional.</description><content:encoded>KATHMANDU - Setidaknya 33 orang tewas dalam banjir dan tanah longsor di Nepal barat dalam sepekan terakhir, media lokal melaporkan.
Hujan monsun terburuk melanda provinsi Karnali di barat laut, tempat ribuan penduduk dievakuasi, kata para pejabat, sebagaimana dilansir BBC. Hujan menyebabkan ratusan rumah rusak akibat longsor dan banjir.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tanah Longsor Landa Venezuela, 22 Orang Tewas

Setidaknya 22 orang masih hilang di seluruh provinsi dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Tim penyelamat telah menggambarkan kesulitan untuk mencapai wilayah pegunungan di tengah hujan yang terus berlanjut.
&quot;Kami telah mengerahkan petugas polisi di lapangan. Kami telah mengatur helikopter untuk penyelamatan udara dari Surkhet,&quot; kata seorang juru bicara polisi, seperti dikutip dari Annapurna Post.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tanah Longsor di Nepal Tewaskan 22 Orang

&quot;Namun, sayangnya, karena cuaca tidak membaik, kemajuan tidak seperti yang diharapkan.&quot;
Sebagian besar laporan orang hilang datang dari Distrik Kalikot. Ribuan orang dievakuasi dari rumah mereka di sana dalam seminggu terakhir di tengah peringatan hujan lebat.

Di beberapa daerah di provinsi itu, sungai Karnali telah naik menjadi lebih dari 12m, kata otoritas darurat Nepal. Beberapa jembatan gantung di atas sungai juga telah hanyut, media lokal melaporkan.
Pejabat pemerintah telah mengirimkan bantuan ke wilayah tersebut dengan helikopter.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMi8xLzE1NDczNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu badan-badan kemanusiaan PBB mengatakan mereka mendistribusikan makanan dan obat-obatan kepada masyarakat yang terkena dampak paling parah di Nepal barat.
Nepal mendekati akhir musim hujan, yang biasanya dimulai pada Juni dan berakhir pada bulan Oktober.
Setidaknya 110 orang tewas tahun ini dalam bencana terkait hujan, menurut Pusat Operasi Darurat Nasional.</content:encoded></item></channel></rss>
