<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan, Polri Konfirmasi ke Keluarga</title><description>Autopsi korban tragedi Kanjuruhan akan digelar pekan depan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/13/519/2686594/autopsi-korban-tragedi-kanjuruhan-polri-konfirmasi-ke-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/13/519/2686594/autopsi-korban-tragedi-kanjuruhan-polri-konfirmasi-ke-keluarga"/><item><title>Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan, Polri Konfirmasi ke Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/13/519/2686594/autopsi-korban-tragedi-kanjuruhan-polri-konfirmasi-ke-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/13/519/2686594/autopsi-korban-tragedi-kanjuruhan-polri-konfirmasi-ke-keluarga</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2022 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/13/519/2686594/autopsi-korban-tragedi-kanjuruhan-digelar-pekan-depan-VksP4GYxjb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Autopsi korban tragedi Kanjuruhan digelar pekan depan. (MNC Portal/Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/13/519/2686594/autopsi-korban-tragedi-kanjuruhan-digelar-pekan-depan-VksP4GYxjb.jpg</image><title>Autopsi korban tragedi Kanjuruhan digelar pekan depan. (MNC Portal/Avirista Midaada)</title></images><description>MALANG - Autopsi korban tragedi di Kanjuruhan, Malang, bakal digelar pada Kamis 20 Oktober mendatang. Autopsi dilakukan kedokteran forensik dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI)
Kabiddokkes Polda Jawa Timur Kombes Erwin Zainul Hakim menyebutkan, nantinya dokter yang akan melakukan autopsi bakal ditunjuk PDFI.
&quot;Besar pelaksanaannya adalah dokter-dokter yang ditunjuk oleh persatuan dokter forensik, autopsinya disebut dengan eksomasi, jenazah di tempat langsung dilakukan pemeriksaan,&quot; ucap Erwin saat memberikan keterangan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, pada Kamis (13/10/2022).
Namun, sebelum autopsi, pihaknya bakal memastikan ke dua keluarga almarhum yang mengajukan autopsi. Sebab sejauh ini, dari 132 orang yang meninggal, baru dua keluarga yang bersedia dilakukan autopsi.
&quot;Kita masih kroscek dulu dengan keluarganya apakah konfirm. Insya Allah kalau nggak salah waktu ditetapkan tanggal 20 (Oktober) Kamis depan, untuk pelaksanaannya. Jadi memastikan dulu dokternya yang dilibatkan siapa, kedua mengecek ulang ke pihak keluarganya, apakah konfirm pihak keluarga, berkenan untuk dilaksanakan autopsi,&quot; tuturnya.
Bila nantinya ada permintaan tambahan mengenai jumlah korban yang diautopsi, hal itu akan kembali dilakukan. Namun, tentu harus konfirmasi ke keluarga korban.
BACA JUGA:Olah TKP, Polri Cek Pintu Stadion Kanjuruhan
&quot;(Tambahan jenazah yang diautopsi) Tentunya nanti hanya menerima perintah dari penyidik, kalau seandainya memang akan ada tambahan autopsi, tentu akan kita laksanakan atau autopsi,&quot; katanya.Di sisi lain Ketua Harian Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamoto menyebutkan, keperluan autopsi jenazah Tragedi Kanjuruhan Malang menjadi hak penyidik dan keluarga. Jika memang pihak keluarga menghendaki, maka hal itu akan dikoordinasikan dengan jaksa dan akan diputuskan.
&quot;Itu juga nanti pertama dari sisi kebutuhan yang diperlukan, kedua juga bagian dari pihak keluarga, nanti akan diputuskan Kareena masih berkoordinasi dengan jaksa juga,&quot; kata Benny Mamoto.</description><content:encoded>MALANG - Autopsi korban tragedi di Kanjuruhan, Malang, bakal digelar pada Kamis 20 Oktober mendatang. Autopsi dilakukan kedokteran forensik dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI)
Kabiddokkes Polda Jawa Timur Kombes Erwin Zainul Hakim menyebutkan, nantinya dokter yang akan melakukan autopsi bakal ditunjuk PDFI.
&quot;Besar pelaksanaannya adalah dokter-dokter yang ditunjuk oleh persatuan dokter forensik, autopsinya disebut dengan eksomasi, jenazah di tempat langsung dilakukan pemeriksaan,&quot; ucap Erwin saat memberikan keterangan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, pada Kamis (13/10/2022).
Namun, sebelum autopsi, pihaknya bakal memastikan ke dua keluarga almarhum yang mengajukan autopsi. Sebab sejauh ini, dari 132 orang yang meninggal, baru dua keluarga yang bersedia dilakukan autopsi.
&quot;Kita masih kroscek dulu dengan keluarganya apakah konfirm. Insya Allah kalau nggak salah waktu ditetapkan tanggal 20 (Oktober) Kamis depan, untuk pelaksanaannya. Jadi memastikan dulu dokternya yang dilibatkan siapa, kedua mengecek ulang ke pihak keluarganya, apakah konfirm pihak keluarga, berkenan untuk dilaksanakan autopsi,&quot; tuturnya.
Bila nantinya ada permintaan tambahan mengenai jumlah korban yang diautopsi, hal itu akan kembali dilakukan. Namun, tentu harus konfirmasi ke keluarga korban.
BACA JUGA:Olah TKP, Polri Cek Pintu Stadion Kanjuruhan
&quot;(Tambahan jenazah yang diautopsi) Tentunya nanti hanya menerima perintah dari penyidik, kalau seandainya memang akan ada tambahan autopsi, tentu akan kita laksanakan atau autopsi,&quot; katanya.Di sisi lain Ketua Harian Kompolnas Irjen (Purn) Benny Mamoto menyebutkan, keperluan autopsi jenazah Tragedi Kanjuruhan Malang menjadi hak penyidik dan keluarga. Jika memang pihak keluarga menghendaki, maka hal itu akan dikoordinasikan dengan jaksa dan akan diputuskan.
&quot;Itu juga nanti pertama dari sisi kebutuhan yang diperlukan, kedua juga bagian dari pihak keluarga, nanti akan diputuskan Kareena masih berkoordinasi dengan jaksa juga,&quot; kata Benny Mamoto.</content:encoded></item></channel></rss>
