<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>754 Korban Tragedi Kanjuruhan Sudah Terverifikasi</title><description>Total sebanyak 754 korban Tragedi Kanjuruhan sudah terverifikasi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/13/519/2686606/754-korban-tragedi-kanjuruhan-sudah-terverifikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/13/519/2686606/754-korban-tragedi-kanjuruhan-sudah-terverifikasi"/><item><title>754 Korban Tragedi Kanjuruhan Sudah Terverifikasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/13/519/2686606/754-korban-tragedi-kanjuruhan-sudah-terverifikasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/13/519/2686606/754-korban-tragedi-kanjuruhan-sudah-terverifikasi</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2022 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/13/519/2686606/754-korban-tragedi-kanjuruhan-sudah-terverifikasi-akQek9qW9f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebanyak 754 korban Tragedi Kanjuruhan telah terverifikasi. (MNC Portal/Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/13/519/2686606/754-korban-tragedi-kanjuruhan-sudah-terverifikasi-akQek9qW9f.jpg</image><title>Sebanyak 754 korban Tragedi Kanjuruhan telah terverifikasi. (MNC Portal/Avirista Midaada)</title></images><description>MALANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang memastikan total 754 korban Tragedi Kanjuruhan sudah terverifikasi. Jumlah tersebut terdiri atas korban meninggal dunia, luka berat, dan luka ringan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang dr Wijanto Widjojo menyatakan, dari jumlah 754, sebanyak 596 di antaranya mengalami luka ringan, 26 luka berat, dan 132 korban meninggal dunia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMi8xLzE1NDc3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Data-data yang dikumpulkan sebanyak 132 ini, mengalami banyak validasi. Tidak serta-merta kita menerima bekerja sama dengan dokes Polda, dengan dokter Erwin, dan anggotanya,&quot; ucap dr Wijanto Widjojo, saat memberikan keterangannya di hadapan wartawan, pada Kamis sore (13/10/2022) di posko krisis center Dinkes Kabupaten Malang.

Ia menyebutkan, khusus untuk data korban luka, masih bisa bertambah. Sebab ada beberapa korban Tragedi Kanjuruhan yang baru masuk ke rumah sakit sehingga datanya mungkin berubah.

BACA JUGA:Autopsi Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan Dilakukan 20 Oktober 2022

&quot;Karena ada juga yang masih masuk berobat, misalnya seperti gangguan pada mata itu termasuk luka ringan. Ada juga yang sudah berobat ke rumah sakit, kemudian pulang dalam satu minggu, ada kurang matanya masih kurang enak, sehingga masuk lagi ke berobat ke rumah sakit. Jadi itu datanya yang luka ringan, sedang agak bervariasi,&quot; tuturnya.

Sementara itu Kabiddokkes Polda Jawa Timur Kombes Erwin Zainul Hakim menjelaskan, dalam verifikasi data pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur. Verifikasi dilakukan di tiga tempat fasilitas kesehatan (faskes) milik pemerintah, swasta, serta kelurahan atau desa dan kecamatan.

&quot;Kita bekerja sama dengan pemda di sini, mengecek ke seluruh kecamatan dan kelurahan, dipastikan yang meninggal itu adalah korban, dikroscek oleh RW RT setempat, dikroscek juga dengan data-data yang sakit, sehingga bisa dipastikan datanya valid,&quot; ucap Erwin.

</description><content:encoded>MALANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang memastikan total 754 korban Tragedi Kanjuruhan sudah terverifikasi. Jumlah tersebut terdiri atas korban meninggal dunia, luka berat, dan luka ringan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang dr Wijanto Widjojo menyatakan, dari jumlah 754, sebanyak 596 di antaranya mengalami luka ringan, 26 luka berat, dan 132 korban meninggal dunia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMi8xLzE1NDc3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Data-data yang dikumpulkan sebanyak 132 ini, mengalami banyak validasi. Tidak serta-merta kita menerima bekerja sama dengan dokes Polda, dengan dokter Erwin, dan anggotanya,&quot; ucap dr Wijanto Widjojo, saat memberikan keterangannya di hadapan wartawan, pada Kamis sore (13/10/2022) di posko krisis center Dinkes Kabupaten Malang.

Ia menyebutkan, khusus untuk data korban luka, masih bisa bertambah. Sebab ada beberapa korban Tragedi Kanjuruhan yang baru masuk ke rumah sakit sehingga datanya mungkin berubah.

BACA JUGA:Autopsi Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan Dilakukan 20 Oktober 2022

&quot;Karena ada juga yang masih masuk berobat, misalnya seperti gangguan pada mata itu termasuk luka ringan. Ada juga yang sudah berobat ke rumah sakit, kemudian pulang dalam satu minggu, ada kurang matanya masih kurang enak, sehingga masuk lagi ke berobat ke rumah sakit. Jadi itu datanya yang luka ringan, sedang agak bervariasi,&quot; tuturnya.

Sementara itu Kabiddokkes Polda Jawa Timur Kombes Erwin Zainul Hakim menjelaskan, dalam verifikasi data pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur. Verifikasi dilakukan di tiga tempat fasilitas kesehatan (faskes) milik pemerintah, swasta, serta kelurahan atau desa dan kecamatan.

&quot;Kita bekerja sama dengan pemda di sini, mengecek ke seluruh kecamatan dan kelurahan, dipastikan yang meninggal itu adalah korban, dikroscek oleh RW RT setempat, dikroscek juga dengan data-data yang sakit, sehingga bisa dipastikan datanya valid,&quot; ucap Erwin.

</content:encoded></item></channel></rss>
