<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Putin, Presiden Palestina: Kami Tidak Mempercayai Amerika</title><description>Rusia adalah salah satu dari kuartet mediator perdamaian Palestina-Israel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/14/18/2687092/bertemu-putin-presiden-palestina-kami-tidak-mempercayai-amerika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/14/18/2687092/bertemu-putin-presiden-palestina-kami-tidak-mempercayai-amerika"/><item><title>Bertemu Putin, Presiden Palestina: Kami Tidak Mempercayai Amerika</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/14/18/2687092/bertemu-putin-presiden-palestina-kami-tidak-mempercayai-amerika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/14/18/2687092/bertemu-putin-presiden-palestina-kami-tidak-mempercayai-amerika</guid><pubDate>Jum'at 14 Oktober 2022 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/14/18/2687092/bertemu-putin-presiden-palestina-kami-tidak-mempercayai-amerika-ozjoa5m5MO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela Konferensi tentang Interaksi dan Tindakan Membangun Keyakinan di Asia (CICA) di Astana, Kazakhstan, 13 Oktober 2022. (Foto: Sputnik via Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/14/18/2687092/bertemu-putin-presiden-palestina-kami-tidak-mempercayai-amerika-ozjoa5m5MO.jpg</image><title>Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela Konferensi tentang Interaksi dan Tindakan Membangun Keyakinan di Asia (CICA) di Astana, Kazakhstan, 13 Oktober 2022. (Foto: Sputnik via Reuters)</title></images><description>YERUSALEM - Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu dengan Presiden Rusia Vladmir Putin pada Kamis, (13/10/2022). Dalam pertemuan itu, Abbas menyatakan kembali ketidakpercayaannya terhadap Amerika Serikat (AS) dalam menyelesaikan konflik dengan Israel dan menyatakan penghargaan atas peran Rusia.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Presiden Abbas Bertemu Putin, Beri Penghargaan pada Peran Rusia

Abbas menegaskan kembali dukungannya untuk apa yang disebut Kuartet mediator internasional - Rusia, Amerika Serikat, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa. Tetapi, dia mengatakan Amerika Serikat tidak dapat dibiarkan bebas bertindak sendiri.
&quot;Kami tidak mempercayai Amerika dan Anda tahu posisi kami. Kami tidak mempercayainya, kami tidak bergantung padanya, dan dalam situasi apa pun kami tidak dapat menerima bahwa Amerika adalah satu-satunya pihak dalam menyelesaikan masalah,&quot; kata Abbas kepada Putin saat keduanya bertemu di Konferensi tentang Interaksi dan Tindakan Membangun Keyakinan di Asia (CICA) di Kazakhstan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Usai Bertemu Mahmoud Abbas, Biden Janji Lanjutkan Upaya Perdamaian Israel-Palestina
&quot;Itu bisa berada di dalam Kuartet karena ini adalah negara yang hebat, tetapi kami tidak akan pernah menerimanya sebagai satu-satunya,&quot; katanya, dalam sambutan yang disiarkan televisi, sebagaimana dilansir Reuters.

Komentar tersebut menggemakan kecurigaan lama pemimpin Palestina berusia 87 tahun itu terhadap Amerika Serikat, sekutu utama Israel, tetapi muncul ketika Presiden Joe Biden telah meningkatkan upaya untuk mengisolasi Rusia atas serangannya terhadap Ukraina.
Abbas mengatakan dia &quot;benar-benar puas&quot; dengan posisi Rusia terhadap rakyat Palestina.
&quot;Rusia berdiri dengan keadilan dan hukum internasional dan itu sudah cukup bagi kami,&quot; katanya.
&quot;Ketika Anda mengatakan Anda mendukung legitimasi internasional, ini sudah cukup bagi saya dan itulah yang saya inginkan. Oleh karena itu, kami senang dan puas dengan posisi Rusia.&quot;</description><content:encoded>YERUSALEM - Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu dengan Presiden Rusia Vladmir Putin pada Kamis, (13/10/2022). Dalam pertemuan itu, Abbas menyatakan kembali ketidakpercayaannya terhadap Amerika Serikat (AS) dalam menyelesaikan konflik dengan Israel dan menyatakan penghargaan atas peran Rusia.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Presiden Abbas Bertemu Putin, Beri Penghargaan pada Peran Rusia

Abbas menegaskan kembali dukungannya untuk apa yang disebut Kuartet mediator internasional - Rusia, Amerika Serikat, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa. Tetapi, dia mengatakan Amerika Serikat tidak dapat dibiarkan bebas bertindak sendiri.
&quot;Kami tidak mempercayai Amerika dan Anda tahu posisi kami. Kami tidak mempercayainya, kami tidak bergantung padanya, dan dalam situasi apa pun kami tidak dapat menerima bahwa Amerika adalah satu-satunya pihak dalam menyelesaikan masalah,&quot; kata Abbas kepada Putin saat keduanya bertemu di Konferensi tentang Interaksi dan Tindakan Membangun Keyakinan di Asia (CICA) di Kazakhstan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Usai Bertemu Mahmoud Abbas, Biden Janji Lanjutkan Upaya Perdamaian Israel-Palestina
&quot;Itu bisa berada di dalam Kuartet karena ini adalah negara yang hebat, tetapi kami tidak akan pernah menerimanya sebagai satu-satunya,&quot; katanya, dalam sambutan yang disiarkan televisi, sebagaimana dilansir Reuters.

Komentar tersebut menggemakan kecurigaan lama pemimpin Palestina berusia 87 tahun itu terhadap Amerika Serikat, sekutu utama Israel, tetapi muncul ketika Presiden Joe Biden telah meningkatkan upaya untuk mengisolasi Rusia atas serangannya terhadap Ukraina.
Abbas mengatakan dia &quot;benar-benar puas&quot; dengan posisi Rusia terhadap rakyat Palestina.
&quot;Rusia berdiri dengan keadilan dan hukum internasional dan itu sudah cukup bagi kami,&quot; katanya.
&quot;Ketika Anda mengatakan Anda mendukung legitimasi internasional, ini sudah cukup bagi saya dan itulah yang saya inginkan. Oleh karena itu, kami senang dan puas dengan posisi Rusia.&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
