<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngeri! Jalur Denpasar-Gilimanuk Lumpuh Total Akibat Banjir Bandang, Batang Kayu Bergelimpangan</title><description>&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, kemacetan parah terjadi karena jembatan Biluk Poh merupakan jalur utama kendaraan dari Jawa-Bali dan sebaliknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/17/244/2688413/ngeri-jalur-denpasar-gilimanuk-lumpuh-total-akibat-banjir-bandang-batang-kayu-bergelimpangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/17/244/2688413/ngeri-jalur-denpasar-gilimanuk-lumpuh-total-akibat-banjir-bandang-batang-kayu-bergelimpangan"/><item><title>Ngeri! Jalur Denpasar-Gilimanuk Lumpuh Total Akibat Banjir Bandang, Batang Kayu Bergelimpangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/17/244/2688413/ngeri-jalur-denpasar-gilimanuk-lumpuh-total-akibat-banjir-bandang-batang-kayu-bergelimpangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/17/244/2688413/ngeri-jalur-denpasar-gilimanuk-lumpuh-total-akibat-banjir-bandang-batang-kayu-bergelimpangan</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2022 09:42 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/17/244/2688413/ngeri-jalur-denpasar-gilimanuk-lumpuh-total-akibat-banjir-bandang-batang-kayu-bergelimpangan-DRn2R6nVLd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Batang kayu berukuran besar bergelimpangan di jalan akibat banjir, akses jalan terputus/Foto: Mohammad Chusna</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/17/244/2688413/ngeri-jalur-denpasar-gilimanuk-lumpuh-total-akibat-banjir-bandang-batang-kayu-bergelimpangan-DRn2R6nVLd.jpg</image><title>Batang kayu berukuran besar bergelimpangan di jalan akibat banjir, akses jalan terputus/Foto: Mohammad Chusna</title></images><description>
DENPASAR - Jalur Denpasar-Gilimanuk lumpuh total akibat banjir bandang yang menerjang jembatan Biluk Poh, Penyaringan, Jembrana, Senin (17/10/2022). Akibatnya terjadi kemacetan hingga belasan kilometer.

&quot;Jembatan tidak bisa dilewati karena masih tertutup material banjir terutama kayu ukuran besar,&quot; kata Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ferdy Sambo Tiba di PN Jaksel Menenteng Buku Hitam, Akan Dibuka di Persidangan?
Dia menjelaskan, kemacetan parah terjadi karena jembatan Biluk Poh merupakan jalur utama kendaraan dari Jawa-Bali dan sebaliknya.

Polisi telah mengalihkan arus lalulintas yang akan menuju Gilimanuk maupun Denpasar dengan mengambil jalur alternatif melalui Singaraja.
BACA JUGA:Lokasi Samsat Keliling di Jakarta Hari Ini, Tersebar di 14 Wilayah
Menurut Juliana, banjir bandang menerjang jembatan sejak Minggu (16/10/2022) malam. Hingga kini material kayu besar masih menumpuk di jembatan dan dilakukan pembersihan.

Setelah material dibersihkan polisi akan melakukan pengecekan jembatan. &quot;Kita pastikan dulu apakah nanti bisa dilewati atau tidak,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>
DENPASAR - Jalur Denpasar-Gilimanuk lumpuh total akibat banjir bandang yang menerjang jembatan Biluk Poh, Penyaringan, Jembrana, Senin (17/10/2022). Akibatnya terjadi kemacetan hingga belasan kilometer.

&quot;Jembatan tidak bisa dilewati karena masih tertutup material banjir terutama kayu ukuran besar,&quot; kata Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ferdy Sambo Tiba di PN Jaksel Menenteng Buku Hitam, Akan Dibuka di Persidangan?
Dia menjelaskan, kemacetan parah terjadi karena jembatan Biluk Poh merupakan jalur utama kendaraan dari Jawa-Bali dan sebaliknya.

Polisi telah mengalihkan arus lalulintas yang akan menuju Gilimanuk maupun Denpasar dengan mengambil jalur alternatif melalui Singaraja.
BACA JUGA:Lokasi Samsat Keliling di Jakarta Hari Ini, Tersebar di 14 Wilayah
Menurut Juliana, banjir bandang menerjang jembatan sejak Minggu (16/10/2022) malam. Hingga kini material kayu besar masih menumpuk di jembatan dan dilakukan pembersihan.

Setelah material dibersihkan polisi akan melakukan pengecekan jembatan. &quot;Kita pastikan dulu apakah nanti bisa dilewati atau tidak,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
