<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Dalami Keterangan dari Manajemen Persebaya</title><description>Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masih melakukan investigasi terkait tragedi Kanjuruhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/17/337/2688653/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-dalami-keterangan-dari-manajemen-persebaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/17/337/2688653/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-dalami-keterangan-dari-manajemen-persebaya"/><item><title>Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Dalami Keterangan dari Manajemen Persebaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/17/337/2688653/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-dalami-keterangan-dari-manajemen-persebaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/17/337/2688653/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-dalami-keterangan-dari-manajemen-persebaya</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2022 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/17/337/2688653/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-dalami-keterangan-dari-manajemen-persebaya-kBbUm4zi19.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mural Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Ant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/17/337/2688653/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-dalami-keterangan-dari-manajemen-persebaya-kBbUm4zi19.jpg</image><title>Mural Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Ant)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp; - Komnas HAM telah meminta keterangan manajemen Persebaya.&amp;nbsp; Komnas HAM masih melakukan investigasi terkait tragedi Kanjuruhan.

&quot;Sebagai tambahan informasi, hari Sabtu kemarin kami sudah meminta keterangan dari Persebaya. Saya sendiri yang meminta keterangan manajemen Persebaya,&quot; kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada wartawan, Senin (17/10/2022).

Dia melanjutkan, manajemen Persebaya yang dimaksud tersebut terdiri dari manajer, security officer, perwakilan penggemar Persebaya, dan media official.

&quot;Ada Manajer Persebaya, security officer, perwakilan Bonek, dan dua media official,&quot; kata Beka.

BACA JUGA:Komnas HAM Telusuri Kabar Pemprov Jatim Hentikan Pembiayaan Korban Luka Tragedi Kanjuruhan

BACA JUGA:Kementerian PPPA Ungkap 43 Anak Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan


&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMy8xLzE1NDg3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Berdasarkan pertemuan tersebut, dia melanjutkan, Persebaya menjabarkan kronologi hingga pengalaman yang dialami sejak awal pertandingan, kerusuhan, hingga dibawa keluar menggunakan kendaraan taktis (rantis).

&quot;Jadi dari Persebaya menyampaikan soal kronologi atau kemudian pengalaman yang mereka alami sejak pertandingan, menit-menit pertandingan, setelah peluit panjang berbunyi, kemudian dievakuasi dari locker room untuk dimasukkan ke rantis,&quot; ucap Beka.

&quot;Sampai kemudian pengalaman di dalam kendaraan taktis, sampai mereka bisa keluar dari area stadion dan sampai di mess Persebaya dengan selamat,&quot; sambungnya.
Walau begitu, Beka belum dapat memerinci apa saja temuan baru, termasuk hasil lab gas air mata. Namun ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus menyampaikan perkembangan soal investigasi tragedi Kanjuruhan.

&quot;Sampai saat ini kami belum menerima hasil labnya. Mungkin nanti saya konfirmasi lagi,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp; - Komnas HAM telah meminta keterangan manajemen Persebaya.&amp;nbsp; Komnas HAM masih melakukan investigasi terkait tragedi Kanjuruhan.

&quot;Sebagai tambahan informasi, hari Sabtu kemarin kami sudah meminta keterangan dari Persebaya. Saya sendiri yang meminta keterangan manajemen Persebaya,&quot; kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada wartawan, Senin (17/10/2022).

Dia melanjutkan, manajemen Persebaya yang dimaksud tersebut terdiri dari manajer, security officer, perwakilan penggemar Persebaya, dan media official.

&quot;Ada Manajer Persebaya, security officer, perwakilan Bonek, dan dua media official,&quot; kata Beka.

BACA JUGA:Komnas HAM Telusuri Kabar Pemprov Jatim Hentikan Pembiayaan Korban Luka Tragedi Kanjuruhan

BACA JUGA:Kementerian PPPA Ungkap 43 Anak Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan


&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMy8xLzE1NDg3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Berdasarkan pertemuan tersebut, dia melanjutkan, Persebaya menjabarkan kronologi hingga pengalaman yang dialami sejak awal pertandingan, kerusuhan, hingga dibawa keluar menggunakan kendaraan taktis (rantis).

&quot;Jadi dari Persebaya menyampaikan soal kronologi atau kemudian pengalaman yang mereka alami sejak pertandingan, menit-menit pertandingan, setelah peluit panjang berbunyi, kemudian dievakuasi dari locker room untuk dimasukkan ke rantis,&quot; ucap Beka.

&quot;Sampai kemudian pengalaman di dalam kendaraan taktis, sampai mereka bisa keluar dari area stadion dan sampai di mess Persebaya dengan selamat,&quot; sambungnya.
Walau begitu, Beka belum dapat memerinci apa saja temuan baru, termasuk hasil lab gas air mata. Namun ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus menyampaikan perkembangan soal investigasi tragedi Kanjuruhan.

&quot;Sampai saat ini kami belum menerima hasil labnya. Mungkin nanti saya konfirmasi lagi,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
