<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geger Petani Temukan Mayat Tergantung di Pohon Petai di Cianjur</title><description>Geger seorang petani menemukan mayat tergantung di pohon petai di Cianjur.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/17/525/2688255/geger-petani-temukan-mayat-tergantung-di-pohon-petai-di-cianjur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/17/525/2688255/geger-petani-temukan-mayat-tergantung-di-pohon-petai-di-cianjur"/><item><title>Geger Petani Temukan Mayat Tergantung di Pohon Petai di Cianjur</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/17/525/2688255/geger-petani-temukan-mayat-tergantung-di-pohon-petai-di-cianjur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/17/525/2688255/geger-petani-temukan-mayat-tergantung-di-pohon-petai-di-cianjur</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2022 02:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Susan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/16/525/2688255/geger-petani-temukan-mayat-tergantung-di-pohon-petai-di-cianjur-wYc8Qkykvy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang petani menemukan mayat tergantung di pohon petai. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/16/525/2688255/geger-petani-temukan-mayat-tergantung-di-pohon-petai-di-cianjur-wYc8Qkykvy.jpg</image><title>Seorang petani menemukan mayat tergantung di pohon petai. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>CIANJUR - Sesosok mayat ditemukan tergantung di pohon petai di kebun di Kampung Sukarame, Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (16/10/2022).


Belum diketahui identitas mayat tersebut. Saat ditemukan, mayat itu mengenakan kaus biru dengan tulisan SMAN 1 Sukaresmi serta menggunakan celana jeans.

Berdasarkan informasi, mayat tersebut ditemukan petani bernama Angga (30), warga Kampung Kabandungan RT 03/05, Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi. Saat itu Angga hendak menuju kebunnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMi8xLzE1NDc5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Tiba-tiba, Angga mencium aroma bau busuk. Penasaran, ia pun mencari asal aroma tidak sedap tersebut.

&quot;Saat diperiksa di lokasi yang bau busuk, saya mencari di sekitar lokasi dan melihat ada mayat menggantung di pohon petai yang ada di tebing sungai batu halang,&quot; ujar Angga.

Ia menyebutkan, mayat saat itu kondisinya tidak dikenalai karena wajah dan badan yang membusuk.

BACA JUGA: Terseret Arus Sejauh 30 Km, Mayat Mahasiswi IPB Berakhir di BKB Jakbar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Saat melihat, saya langsung balik kanan dan memberitahukan kepada ketua RT, bahwa saya menemukan mayat di kebun,&quot; ucapnya.

Ia kemudian melaporkan hal itu ke kepala desa dan diteruskan ke polisi. Mayat tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Cimacan.

Sementara, saat ini penemuan mayat tersebut tengah diselidiki polisi untuk mencari identitas korban.
</description><content:encoded>CIANJUR - Sesosok mayat ditemukan tergantung di pohon petai di kebun di Kampung Sukarame, Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (16/10/2022).


Belum diketahui identitas mayat tersebut. Saat ditemukan, mayat itu mengenakan kaus biru dengan tulisan SMAN 1 Sukaresmi serta menggunakan celana jeans.

Berdasarkan informasi, mayat tersebut ditemukan petani bernama Angga (30), warga Kampung Kabandungan RT 03/05, Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi. Saat itu Angga hendak menuju kebunnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMi8xLzE1NDc5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Tiba-tiba, Angga mencium aroma bau busuk. Penasaran, ia pun mencari asal aroma tidak sedap tersebut.

&quot;Saat diperiksa di lokasi yang bau busuk, saya mencari di sekitar lokasi dan melihat ada mayat menggantung di pohon petai yang ada di tebing sungai batu halang,&quot; ujar Angga.

Ia menyebutkan, mayat saat itu kondisinya tidak dikenalai karena wajah dan badan yang membusuk.

BACA JUGA: Terseret Arus Sejauh 30 Km, Mayat Mahasiswi IPB Berakhir di BKB Jakbar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Saat melihat, saya langsung balik kanan dan memberitahukan kepada ketua RT, bahwa saya menemukan mayat di kebun,&quot; ucapnya.

Ia kemudian melaporkan hal itu ke kepala desa dan diteruskan ke polisi. Mayat tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Cimacan.

Sementara, saat ini penemuan mayat tersebut tengah diselidiki polisi untuk mencari identitas korban.
</content:encoded></item></channel></rss>
