<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bikin Surat untuk Brigadir J, Bharada E: Saya Tak Memiliki Kemampuan Menolak Perintah Jenderal</title><description>Surat itu ditulis Bharada E saat berada di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Bereskrim Polri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/18/337/2689515/bikin-surat-untuk-brigadir-j-bharada-e-saya-tak-memiliki-kemampuan-menolak-perintah-jenderal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/18/337/2689515/bikin-surat-untuk-brigadir-j-bharada-e-saya-tak-memiliki-kemampuan-menolak-perintah-jenderal"/><item><title>Bikin Surat untuk Brigadir J, Bharada E: Saya Tak Memiliki Kemampuan Menolak Perintah Jenderal</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/18/337/2689515/bikin-surat-untuk-brigadir-j-bharada-e-saya-tak-memiliki-kemampuan-menolak-perintah-jenderal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/18/337/2689515/bikin-surat-untuk-brigadir-j-bharada-e-saya-tak-memiliki-kemampuan-menolak-perintah-jenderal</guid><pubDate>Selasa 18 Oktober 2022 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/18/337/2689515/bikin-surat-untuk-brigadir-j-bharada-e-saya-tak-memiliki-kemampuan-menolak-perintah-jenderal-EnIWp1y1hQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bharada E membacakan surat yang dibuatnya untuk Brigadir J usai persidangan/Foto: Fiqri</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/18/337/2689515/bikin-surat-untuk-brigadir-j-bharada-e-saya-tak-memiliki-kemampuan-menolak-perintah-jenderal-EnIWp1y1hQ.jpg</image><title>Bharada E membacakan surat yang dibuatnya untuk Brigadir J usai persidangan/Foto: Fiqri</title></images><description>
JAKARTA - Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E membuat secarik surat untuk rekan yang ditembaknya atas perintah Ferdy Sambo, yaitu Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Surat tersebut ditulis oleh Bharada E usai menjalani ibadah minggu, pada 16 Okober 2022. Surat itu ditulis Bharada E saat berada di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Bereskrim Polri.
BACA JUGA:Bharada E Buat Surat untuk Brigadir J Usai Ibadah Minggu, Dibacakan Sambil Menangis

&quot;(Surat itu) langsung dari Bharada E, hari minggu setelah selesai ibadah tanggal 16 Oktober 2022,&quot; kata kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy usai menghadiri sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022).

Surat itu pun dibacakan oleh Bharada E usai menjalani sidang dakwaan. Saat membacakan surat yang ditulisnya itu, air mata Bharada E bercucuran.
BACA JUGA: Karyawan Minimarket Ditodong Sajam, Uang Puluhan Juta Raib
&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Dalam suratnya dia mengungkapkan penyesalannya lantaran tak dapat menolak perintah seorang Jenderal.

&quot;Saya sangat menyesali perbuatan saya, namun saya ingin menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal,&quot; tutur Bharada E sambil menitikan air mata.


Adapun isi secarik surat yang dibuat Bharada untuk Brigadir J sebagai berikut:

Mohon izin sekali lagi saya menyampaikan turut berbelangsungkawa yang sedalam-dalamnya untuk kejadian yang telah menimpa almarhum Bang Yos. Saya berdoa semoga almarhum Bang Yos diterima di sisi Tuhan Yesus Kristus. Dan untuk keluarga almarhum Bang Yos, Bapak - Ibu, Reza, serta seluruh keluarga besar Bang Yos, saya memohon maaf.

Semoga permohonan maaf saya ini dapat diterima oleh pihak keluarga, Tuhan Yesus selalu memberikan kekuatan, serta penghiburan untuk keluarga almarhum Bang Yos. Saya sangat menyesali perbuatan saya, namun saya ingin menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal.

Terimakasih. Minggu 16 Oktober 2022, Rutan Bareskrim.</description><content:encoded>
JAKARTA - Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E membuat secarik surat untuk rekan yang ditembaknya atas perintah Ferdy Sambo, yaitu Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Surat tersebut ditulis oleh Bharada E usai menjalani ibadah minggu, pada 16 Okober 2022. Surat itu ditulis Bharada E saat berada di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Bereskrim Polri.
BACA JUGA:Bharada E Buat Surat untuk Brigadir J Usai Ibadah Minggu, Dibacakan Sambil Menangis

&quot;(Surat itu) langsung dari Bharada E, hari minggu setelah selesai ibadah tanggal 16 Oktober 2022,&quot; kata kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy usai menghadiri sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022).

Surat itu pun dibacakan oleh Bharada E usai menjalani sidang dakwaan. Saat membacakan surat yang ditulisnya itu, air mata Bharada E bercucuran.
BACA JUGA: Karyawan Minimarket Ditodong Sajam, Uang Puluhan Juta Raib
&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Dalam suratnya dia mengungkapkan penyesalannya lantaran tak dapat menolak perintah seorang Jenderal.

&quot;Saya sangat menyesali perbuatan saya, namun saya ingin menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal,&quot; tutur Bharada E sambil menitikan air mata.


Adapun isi secarik surat yang dibuat Bharada untuk Brigadir J sebagai berikut:

Mohon izin sekali lagi saya menyampaikan turut berbelangsungkawa yang sedalam-dalamnya untuk kejadian yang telah menimpa almarhum Bang Yos. Saya berdoa semoga almarhum Bang Yos diterima di sisi Tuhan Yesus Kristus. Dan untuk keluarga almarhum Bang Yos, Bapak - Ibu, Reza, serta seluruh keluarga besar Bang Yos, saya memohon maaf.

Semoga permohonan maaf saya ini dapat diterima oleh pihak keluarga, Tuhan Yesus selalu memberikan kekuatan, serta penghiburan untuk keluarga almarhum Bang Yos. Saya sangat menyesali perbuatan saya, namun saya ingin menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal.

Terimakasih. Minggu 16 Oktober 2022, Rutan Bareskrim.</content:encoded></item></channel></rss>
