<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Gunung Kerinci Erupsi, Keluarkan Asap Tebal Mengarah ke Solok Selatan</title><description>Gunung Kerinci erupsi mengeluarkan asap tebal abu vulkanik yang mengarah ke Kabupaten Solok Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/19/340/2690279/waspada-gunung-kerinci-erupsi-keluarkan-asap-tebal-mengarah-ke-solok-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/19/340/2690279/waspada-gunung-kerinci-erupsi-keluarkan-asap-tebal-mengarah-ke-solok-selatan"/><item><title>Waspada! Gunung Kerinci Erupsi, Keluarkan Asap Tebal Mengarah ke Solok Selatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/19/340/2690279/waspada-gunung-kerinci-erupsi-keluarkan-asap-tebal-mengarah-ke-solok-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/19/340/2690279/waspada-gunung-kerinci-erupsi-keluarkan-asap-tebal-mengarah-ke-solok-selatan</guid><pubDate>Rabu 19 Oktober 2022 14:40 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/19/340/2690279/waspada-gunung-kerinci-erupsi-keluarkan-asap-tebal-mengarah-ke-solok-selatan-m7q7VagiYb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Kerinci. (Foto: Nanang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/19/340/2690279/waspada-gunung-kerinci-erupsi-keluarkan-asap-tebal-mengarah-ke-solok-selatan-m7q7VagiYb.jpg</image><title>Gunung Kerinci. (Foto: Nanang)</title></images><description>KERINCI - Gunung Kerinci erupsi mengeluarkan asap tebal abu vulkanik yang mengarah ke Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pukul 06.46 WIB, Rabu (19/10/2022),
Gunung dengan memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini menyemburkan abu vulkanik yang cukup tebal berwarna kehitaman.
Chua salah satu anggota kelompok Pencinta Alam Kerinci - Sungaipenuh mengatakan hal tersebut biasa terjadi pada gunung aktif. Yang perlu dilakukan adalah pemahaman dan pemberitahuan dari pihak pengelola ke pengunjung agar mewaspadai aktifitas gunung.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Bikin Penasaran Ilmuwan Inggris, Begini Sosok Uhang Pandak Makhluk Misterius Penghuni Gunung Kerinci
&quot;Kalau bisa semasa erupsi dilarang dulu pendakian Gunung Kerinci demi menjaga keamanan dan meminimalisir resiko, dan agar tidak membesar-besarkan hal ini, karena erupsi ini sudah biasa, hingga tidak terjadi kepanikan di masyarakat. Jadi tunggu pemberitahuan lebih lanjut dari pihak yang berwenang seperti BMKG dan Taman nasional,&quot; ucapnya.
Sementara itu Camat Kayu Aro, Edi Ruslan, juga mengaku juga melihat Gunung Kerinci mengeluarkan asap tebal. &amp;ldquo;Meskipun jarak cukup jauh, tapi juga nampak jelas, asap tebal keluar dari kawah Gunung Kerinci, beda dari seperti hari biasanya,&amp;rdquo; ujarnya.
Namun Edi mengatakan kejadian itu tidak mengganggu aktivitas warga. &amp;ldquo;Warga tetap ke ladang menjalankan aktifitas seperti biasa,&amp;rdquo; kata dia.Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, Darifus dikonfirmasi membenarkan pagi tadi Gunung Kerinci erupsi mengeluarkan asap tebal.
&quot;Laporan dari petugas pengamatan Gunung Api di Kayu Aro untuk kondisi sekarang sudah normal kembali,&quot; sebutnya.</description><content:encoded>KERINCI - Gunung Kerinci erupsi mengeluarkan asap tebal abu vulkanik yang mengarah ke Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pukul 06.46 WIB, Rabu (19/10/2022),
Gunung dengan memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini menyemburkan abu vulkanik yang cukup tebal berwarna kehitaman.
Chua salah satu anggota kelompok Pencinta Alam Kerinci - Sungaipenuh mengatakan hal tersebut biasa terjadi pada gunung aktif. Yang perlu dilakukan adalah pemahaman dan pemberitahuan dari pihak pengelola ke pengunjung agar mewaspadai aktifitas gunung.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Bikin Penasaran Ilmuwan Inggris, Begini Sosok Uhang Pandak Makhluk Misterius Penghuni Gunung Kerinci
&quot;Kalau bisa semasa erupsi dilarang dulu pendakian Gunung Kerinci demi menjaga keamanan dan meminimalisir resiko, dan agar tidak membesar-besarkan hal ini, karena erupsi ini sudah biasa, hingga tidak terjadi kepanikan di masyarakat. Jadi tunggu pemberitahuan lebih lanjut dari pihak yang berwenang seperti BMKG dan Taman nasional,&quot; ucapnya.
Sementara itu Camat Kayu Aro, Edi Ruslan, juga mengaku juga melihat Gunung Kerinci mengeluarkan asap tebal. &amp;ldquo;Meskipun jarak cukup jauh, tapi juga nampak jelas, asap tebal keluar dari kawah Gunung Kerinci, beda dari seperti hari biasanya,&amp;rdquo; ujarnya.
Namun Edi mengatakan kejadian itu tidak mengganggu aktivitas warga. &amp;ldquo;Warga tetap ke ladang menjalankan aktifitas seperti biasa,&amp;rdquo; kata dia.Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, Darifus dikonfirmasi membenarkan pagi tadi Gunung Kerinci erupsi mengeluarkan asap tebal.
&quot;Laporan dari petugas pengamatan Gunung Api di Kayu Aro untuk kondisi sekarang sudah normal kembali,&quot; sebutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
