<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG : Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan</title><description>BMKG mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/20/337/2690790/bmkg-waspada-potensi-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/20/337/2690790/bmkg-waspada-potensi-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan"/><item><title>BMKG : Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/20/337/2690790/bmkg-waspada-potensi-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/20/337/2690790/bmkg-waspada-potensi-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan</guid><pubDate>Kamis 20 Oktober 2022 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/20/337/2690790/bmkg-waspada-potensi-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan-0xDuskt6zf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gelombang tinggi (Dok MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/20/337/2690790/bmkg-waspada-potensi-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan-0xDuskt6zf.jpg</image><title>Gelombang tinggi (Dok MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan Indonesia pada 20-21 Oktober 2022.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 4 - 25 knot. Sementara di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot.
&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka Utara, perairan utara P Sabang, perairan barat Aceh dan perairan P Enggano,&quot; tulis keterangan BMKG, Kamis (20/10/2022).
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25-2.50 meter berpeluang terjadi di perairan barat Nias-Kepulauan Mentawai, perairan barat Bengkulu, perairan barat Lampung, Selat Sunda, perairan selatan Jawa - NTT, Selat Bali - Lombok - Alas, Selat Sape bagian selatan, perairan P. Sawu, Laut Sawu, perairan utara Kepulauan Anambas - Natuna, perairan P. Subi - Serasan, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat, Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua.
Pada gelombang yang lebih tinggi yakni di kisaran 2.50-4.0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue, perairan P. Enggano, Samudra Hindia Barat Sumatera, Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur, Laut Natuna Utara.
BACA JUGA:Masyarakat Diminta Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 21 Oktober 2022
&quot;Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat beresiko terhadap keselamatan pelayaran,&quot; tulisnya.Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).
&quot;Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan Indonesia pada 20-21 Oktober 2022.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 4 - 25 knot. Sementara di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot.
&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka Utara, perairan utara P Sabang, perairan barat Aceh dan perairan P Enggano,&quot; tulis keterangan BMKG, Kamis (20/10/2022).
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25-2.50 meter berpeluang terjadi di perairan barat Nias-Kepulauan Mentawai, perairan barat Bengkulu, perairan barat Lampung, Selat Sunda, perairan selatan Jawa - NTT, Selat Bali - Lombok - Alas, Selat Sape bagian selatan, perairan P. Sawu, Laut Sawu, perairan utara Kepulauan Anambas - Natuna, perairan P. Subi - Serasan, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat, Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua.
Pada gelombang yang lebih tinggi yakni di kisaran 2.50-4.0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue, perairan P. Enggano, Samudra Hindia Barat Sumatera, Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur, Laut Natuna Utara.
BACA JUGA:Masyarakat Diminta Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 21 Oktober 2022
&quot;Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat beresiko terhadap keselamatan pelayaran,&quot; tulisnya.Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).
&quot;Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
