<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Reivano Dwi, Remaja 17 Tahun Korban 134 Tragedi Kanjuruan Meninggal Usai 18 Hari Dirawat</title><description>Korban sebelumnya merupakan rujukan dari RS Hasta Husada Kepanjen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/21/337/2691576/reivano-dwi-remaja-17-tahun-korban-134-tragedi-kanjuruan-meninggal-usai-18-hari-dirawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/21/337/2691576/reivano-dwi-remaja-17-tahun-korban-134-tragedi-kanjuruan-meninggal-usai-18-hari-dirawat"/><item><title>Reivano Dwi, Remaja 17 Tahun Korban 134 Tragedi Kanjuruan Meninggal Usai 18 Hari Dirawat</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/21/337/2691576/reivano-dwi-remaja-17-tahun-korban-134-tragedi-kanjuruan-meninggal-usai-18-hari-dirawat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/21/337/2691576/reivano-dwi-remaja-17-tahun-korban-134-tragedi-kanjuruan-meninggal-usai-18-hari-dirawat</guid><pubDate>Jum'at 21 Oktober 2022 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/21/337/2691576/reivano-dwi-remaja-17-tahun-korban-134-tragedi-kanjuruan-meninggal-usai-18-hari-dirawat-fhwWX72QKe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/21/337/2691576/reivano-dwi-remaja-17-tahun-korban-134-tragedi-kanjuruan-meninggal-usai-18-hari-dirawat-fhwWX72QKe.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>KOTA MALANG - Korban Tragedi Kanjuruhan Malang  semakin bertambah. Korban terakhir yang meninggal yakni Reivano Dwi Afriansyah warga Jalan Kebonsari RT 4 RW 1 Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.
&amp;nbsp;(Baca juga: Breaking News! Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Kembali Bertambah, Total 134 Orang)
Remaja 17 tahun itu merupakan anak dari pasangan Arif dan Yayuk yang informasinya menghembuskan napas terakhir pada Jumat pagi (21/10/2022) pukul 06.45 WIB.

Kabid Pelayanan Medik RSSA Malang dr. I Wayan Agung menyatakan, korban sebelumnya merupakan rujukan dari RS Hasta Husada Kepanjen dan telah dirawat sejak 18 hari di RSSA Malang.

&quot;Jadi selama 18 hari kita berikan alat bantu napas ventilator dengan kondisi naik turun. Kita terus berjuang dengan almarhum selama 18 hari,&quot;kata I Wayan Agung, saat ditemui di ruang jenazah RSSA Malang, pada Jumat pagi (21/10/2022).
&quot;Tapi Allah menentukan kehendak lain dipanggil hari ini,&quot; sambung&amp;nbsp;I Wayan Agung.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOS8xLzE1NTIyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selama 18 hari perawatan itulah Reivano disebut Wayan tidak pernah keluar dari Ruang ICU serta tak pernah lepas dari ventilator atau alat bantu napas.



&quot;Tidak pernah lepas ventilator kondisinya naik turun naik turun. Ada luka di kepala, di tulang dada, tulang navikula, kemudian cedera kepala,&quot; tukasnya.

</description><content:encoded>KOTA MALANG - Korban Tragedi Kanjuruhan Malang  semakin bertambah. Korban terakhir yang meninggal yakni Reivano Dwi Afriansyah warga Jalan Kebonsari RT 4 RW 1 Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.
&amp;nbsp;(Baca juga: Breaking News! Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Kembali Bertambah, Total 134 Orang)
Remaja 17 tahun itu merupakan anak dari pasangan Arif dan Yayuk yang informasinya menghembuskan napas terakhir pada Jumat pagi (21/10/2022) pukul 06.45 WIB.

Kabid Pelayanan Medik RSSA Malang dr. I Wayan Agung menyatakan, korban sebelumnya merupakan rujukan dari RS Hasta Husada Kepanjen dan telah dirawat sejak 18 hari di RSSA Malang.

&quot;Jadi selama 18 hari kita berikan alat bantu napas ventilator dengan kondisi naik turun. Kita terus berjuang dengan almarhum selama 18 hari,&quot;kata I Wayan Agung, saat ditemui di ruang jenazah RSSA Malang, pada Jumat pagi (21/10/2022).
&quot;Tapi Allah menentukan kehendak lain dipanggil hari ini,&quot; sambung&amp;nbsp;I Wayan Agung.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOS8xLzE1NTIyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selama 18 hari perawatan itulah Reivano disebut Wayan tidak pernah keluar dari Ruang ICU serta tak pernah lepas dari ventilator atau alat bantu napas.



&quot;Tidak pernah lepas ventilator kondisinya naik turun naik turun. Ada luka di kepala, di tulang dada, tulang navikula, kemudian cedera kepala,&quot; tukasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
