<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Targetkan Laporan Selesai Pekan Depan</title><description>Laporan terkait tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan 134 orang ditargetkan Komnas HAM rampung pekan depan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/21/337/2691730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-targetkan-laporan-selesai-pekan-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/21/337/2691730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-targetkan-laporan-selesai-pekan-depan"/><item><title>Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Targetkan Laporan Selesai Pekan Depan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/21/337/2691730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-targetkan-laporan-selesai-pekan-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/21/337/2691730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-targetkan-laporan-selesai-pekan-depan</guid><pubDate>Jum'at 21 Oktober 2022 12:54 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/21/337/2691730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-targetkan-laporan-selesai-pekan-depan-PvjGFDGuH5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Ant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/21/337/2691730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-targetkan-laporan-selesai-pekan-depan-PvjGFDGuH5.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Ant)</title></images><description>JAKARTA - Laporan terkait tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan 134 orang ditargetkan Komnas HAM rampung pekan depan. Lembaga ini sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.

&quot;Ada perubahan jadwal untuk menyelesaikan laporan (investigasi) serta rekomendasi, karena kami membutuhkan lebih banyak waktu lagi, harapannya minggu depan sudah selesai semua,&quot; ujar Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara kepada wartawan, Jumat (21/10/2022).

BACA JUGA:Temuan Terbaru Tragedi Kanjuruhan, Tembakan Gas Air Mata ke Tribun Picu Korban Berjatuhan


BACA JUGA:4 Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Dirawat di RSSA Malang, Satu Orang Masih Pakai Ventilator

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yMC8xLzE1NTI4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Beka melanjutkan, pihaknya tengah melakukan pemantauan dan penyelidikan yang di Malang. Dirinya juga sempat menyinggung terkait rencana ekshumasi terhadap beberapa korban.

&quot;Jadi hari ini tim pemantauan penyelidikan Komnas HAM sedang di Malang, karena sampai semalam belum ada pembatalan secara resmi ekshumasi dan autopsi dari korban,&quot; jelas dia.&amp;nbsp;

&quot;Jadi ini yang sedang kami lakukan dan tentu saja juga meng-cross check juga beberapa keterangan yang sudah didapat dari PSSI, PT LIB, kemudian dari pihak Mabes Polri, kemudian untuk dicek langsung di lapangan dengan pihak-pihak Panpel, Arema, dan sebagainya,&quot; terangnya.
Selain itu, Komnas HAM juga sedang menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak broadcaster dan PT LIB soal jam tayang pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan.

&quot;Kami juga sedang menunggu keterangan tambahan dari broadcaster, karena kan ada yang masih belum sesuai, masih ada perbedaan keterangan dari broadcaster dengan PT LIB. Karenanya, kami memberi kesempatan kepada broadcaster untuk memberi keterangan tambahan. Itu yang sedang kami lakukan,&quot; kata Beka.</description><content:encoded>JAKARTA - Laporan terkait tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan 134 orang ditargetkan Komnas HAM rampung pekan depan. Lembaga ini sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.

&quot;Ada perubahan jadwal untuk menyelesaikan laporan (investigasi) serta rekomendasi, karena kami membutuhkan lebih banyak waktu lagi, harapannya minggu depan sudah selesai semua,&quot; ujar Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara kepada wartawan, Jumat (21/10/2022).

BACA JUGA:Temuan Terbaru Tragedi Kanjuruhan, Tembakan Gas Air Mata ke Tribun Picu Korban Berjatuhan


BACA JUGA:4 Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Dirawat di RSSA Malang, Satu Orang Masih Pakai Ventilator

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yMC8xLzE1NTI4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Beka melanjutkan, pihaknya tengah melakukan pemantauan dan penyelidikan yang di Malang. Dirinya juga sempat menyinggung terkait rencana ekshumasi terhadap beberapa korban.

&quot;Jadi hari ini tim pemantauan penyelidikan Komnas HAM sedang di Malang, karena sampai semalam belum ada pembatalan secara resmi ekshumasi dan autopsi dari korban,&quot; jelas dia.&amp;nbsp;

&quot;Jadi ini yang sedang kami lakukan dan tentu saja juga meng-cross check juga beberapa keterangan yang sudah didapat dari PSSI, PT LIB, kemudian dari pihak Mabes Polri, kemudian untuk dicek langsung di lapangan dengan pihak-pihak Panpel, Arema, dan sebagainya,&quot; terangnya.
Selain itu, Komnas HAM juga sedang menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak broadcaster dan PT LIB soal jam tayang pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan.

&quot;Kami juga sedang menunggu keterangan tambahan dari broadcaster, karena kan ada yang masih belum sesuai, masih ada perbedaan keterangan dari broadcaster dengan PT LIB. Karenanya, kami memberi kesempatan kepada broadcaster untuk memberi keterangan tambahan. Itu yang sedang kami lakukan,&quot; kata Beka.</content:encoded></item></channel></rss>
