<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>36 Serangan Roket Rusia Hantam Ukraina, Targetkan Merusak Infrastruktur Sebelum Musim Dingin</title><description>Sebagian besar dari serangan ini berhasil menghantam dan menghancurkan beberapa wilayah Ukraina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/18/2692798/36-serangan-roket-rusia-hantam-ukraina-targetkan-merusak-infrastruktur-sebelum-musim-dingin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/23/18/2692798/36-serangan-roket-rusia-hantam-ukraina-targetkan-merusak-infrastruktur-sebelum-musim-dingin"/><item><title>36 Serangan Roket Rusia Hantam Ukraina, Targetkan Merusak Infrastruktur Sebelum Musim Dingin</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/18/2692798/36-serangan-roket-rusia-hantam-ukraina-targetkan-merusak-infrastruktur-sebelum-musim-dingin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/23/18/2692798/36-serangan-roket-rusia-hantam-ukraina-targetkan-merusak-infrastruktur-sebelum-musim-dingin</guid><pubDate>Minggu 23 Oktober 2022 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/23/18/2692798/36-serangan-roket-rusia-hantam-ukraina-targetkan-merusak-infrastruktur-sebelum-musim-dingin-yLg6PPU55H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serangan rudal Rusia menghantam Ukraina (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/23/18/2692798/36-serangan-roket-rusia-hantam-ukraina-targetkan-merusak-infrastruktur-sebelum-musim-dingin-yLg6PPU55H.jpg</image><title>Serangan rudal Rusia menghantam Ukraina (Foto: AFP)</title></images><description>UKRAINA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa 36 roket Rusia&amp;nbsp; telah diluncurkan pada Sabtu (22/10/2022), dan sebagian besar dari serangan ini berhasil menghantam dan menghancurkan beberapa wilayah Ukraina.

Wakil Wali Kota bagian barat Lviv, Serhiy Kiral, mengatakan kepada BBC pada Sabtu (22/10/2022) bahwa strategi Rusia adalah merusak infrastruktur penting sebelum musim dingin, dan menggiring perang ke daerah-daerah di luar garis depan.

&amp;ldquo;Semakin sukses angkatan bersenjata Ukraina di garis depan, semakin buruk bagi orang-orang di garis depan karena Rusia akan melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menargetkan warga sipil dan menargetkan infrastruktur penting,&amp;rdquo; katanya dalam sebuah wawancara dengan program radio Newshour, dikutip BBC.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Ukraina: Serangan Besar-besaran Rusia Targetkan Jaringan Energi
Ribuan warga sipil telah meninggalkan kota Kherson dalam beberapa hari terakhir, saat pasukan Ukraina bergerak maju.
Baca juga:&amp;nbsp;Serangan Rusia Terus Berlanjut, Rumah Sakit Bekerja dengan Listrik Cadangan
Dan pada Sabtu (22/10/2022) sebuah arahan baru dari otoritas pendudukan Rusia dirilis, memperbaharui seruannya bagi warga sipil untuk pergi &quot;segera&quot;.

Pemindahan atau deportasi warga sipil oleh kekuatan pendudukan dari wilayah pendudukan dianggap sebagai kejahatan perang. Pada September lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan sudah ada tuduhan yang kredibel tentang deportasi paksa anak-anak Ukraina dari daerah-daerah yang diduduki Rusia.
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzia, mengatakan tuduhan itu tidak berdasar.



Sementara itu, angkatan bersenjata Ukraina mengatakan bahwa pasukan Rusia pada Sabtu (22/10/2022) telah meninggalkan dua desa - Charivne dan Chkalove - di wilayah Kherson. Klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.



Di seberang perbatasan, di wilayah Belgorod Rusia, gubernur setempat mengatakan dua orang tewas dalam serangan Ukraina.



</description><content:encoded>UKRAINA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa 36 roket Rusia&amp;nbsp; telah diluncurkan pada Sabtu (22/10/2022), dan sebagian besar dari serangan ini berhasil menghantam dan menghancurkan beberapa wilayah Ukraina.

Wakil Wali Kota bagian barat Lviv, Serhiy Kiral, mengatakan kepada BBC pada Sabtu (22/10/2022) bahwa strategi Rusia adalah merusak infrastruktur penting sebelum musim dingin, dan menggiring perang ke daerah-daerah di luar garis depan.

&amp;ldquo;Semakin sukses angkatan bersenjata Ukraina di garis depan, semakin buruk bagi orang-orang di garis depan karena Rusia akan melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menargetkan warga sipil dan menargetkan infrastruktur penting,&amp;rdquo; katanya dalam sebuah wawancara dengan program radio Newshour, dikutip BBC.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Ukraina: Serangan Besar-besaran Rusia Targetkan Jaringan Energi
Ribuan warga sipil telah meninggalkan kota Kherson dalam beberapa hari terakhir, saat pasukan Ukraina bergerak maju.
Baca juga:&amp;nbsp;Serangan Rusia Terus Berlanjut, Rumah Sakit Bekerja dengan Listrik Cadangan
Dan pada Sabtu (22/10/2022) sebuah arahan baru dari otoritas pendudukan Rusia dirilis, memperbaharui seruannya bagi warga sipil untuk pergi &quot;segera&quot;.

Pemindahan atau deportasi warga sipil oleh kekuatan pendudukan dari wilayah pendudukan dianggap sebagai kejahatan perang. Pada September lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan sudah ada tuduhan yang kredibel tentang deportasi paksa anak-anak Ukraina dari daerah-daerah yang diduduki Rusia.
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzia, mengatakan tuduhan itu tidak berdasar.



Sementara itu, angkatan bersenjata Ukraina mengatakan bahwa pasukan Rusia pada Sabtu (22/10/2022) telah meninggalkan dua desa - Charivne dan Chkalove - di wilayah Kherson. Klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.



Di seberang perbatasan, di wilayah Belgorod Rusia, gubernur setempat mengatakan dua orang tewas dalam serangan Ukraina.



</content:encoded></item></channel></rss>
