<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dituding Desak NasDem Keluar dari Koalisi, Ini Respons PDIP</title><description>Kendati demikian, Hasto merasa, hal itu telab menyentuh aspek etika penyelenggaraan pemerintahan negara&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/337/2692925/dituding-desak-nasdem-keluar-dari-koalisi-ini-respons-pdip</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/23/337/2692925/dituding-desak-nasdem-keluar-dari-koalisi-ini-respons-pdip"/><item><title>Dituding Desak NasDem Keluar dari Koalisi, Ini Respons PDIP</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/337/2692925/dituding-desak-nasdem-keluar-dari-koalisi-ini-respons-pdip</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/23/337/2692925/dituding-desak-nasdem-keluar-dari-koalisi-ini-respons-pdip</guid><pubDate>Minggu 23 Oktober 2022 18:59 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/23/337/2692925/dituding-desak-nasdem-keluar-dari-koalisi-ini-respons-pdip-zvunWe99Ug.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hasto Kristiyanto/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/23/337/2692925/dituding-desak-nasdem-keluar-dari-koalisi-ini-respons-pdip-zvunWe99Ug.jpg</image><title>Hasto Kristiyanto/Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto angkat bicara ihwal dituding Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali yang merasa partainya didorong keluar dari koalisi Joko Widodo (Jokowi)

&quot;Sekarang mari kita bayangkan, ketika Bapak Presiden Jokowi sedang berkonsentrasi pada agenda negara yang begitu penting menyiapkan G20, kemudian juga mengatasi berbagai masalah ekonomi, lalu di dalam bagian dari koalisi pendukung Presiden Jokowi ada yang menggalang kekuatan partai yang selama ini berseberangan dengan pemerintah,&quot; tutur Hasto, saat ditemui di GBK Arena, Jakarta Pusat, Minggu (23/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Viral! Kepergok Curi Kabel PT KAI, Pria Ini Malah Ancam Bunuh Perekam Video
Kendati demikian, Hasto merasa, hal itu telah menyentuh aspek etika penyelenggaraan pemerintahan negara. Apalagi, Partai NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024.

&quot;Yang secara sadar, dinyatakan itu sebagai antitesa dari kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi, sehingga ini yang menimbulkan persoalan etika di dalam pemerintahan negara,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:TGB Ajak Kandidat Capres Populer Sampaikan Gagasan dan Solusi
Bagi Hasto, persoalannya lantaran hal yang dibahas Presiden Jokowi dalam ratas bersifat rahasia. Baginya, dalam menjalankan penyelenggaraan pemerintahan diperlukan suatu jajaran kabinet yang sangat solid, dan terlepas dari kepentingan pilpres.

&quot;Yang orientasinya hanya tunggal, yaitu membawa keberhasilan bagi kabinet Indonesia Maju untuk rakyat, bangsa dan negara, bukan untuk partai. Karena menteri yang sudah bergabung dengan presiden ini sepenuhnya menjadi pembantu presiden,&quot; tutur Hasto.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto angkat bicara ihwal dituding Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali yang merasa partainya didorong keluar dari koalisi Joko Widodo (Jokowi)

&quot;Sekarang mari kita bayangkan, ketika Bapak Presiden Jokowi sedang berkonsentrasi pada agenda negara yang begitu penting menyiapkan G20, kemudian juga mengatasi berbagai masalah ekonomi, lalu di dalam bagian dari koalisi pendukung Presiden Jokowi ada yang menggalang kekuatan partai yang selama ini berseberangan dengan pemerintah,&quot; tutur Hasto, saat ditemui di GBK Arena, Jakarta Pusat, Minggu (23/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Viral! Kepergok Curi Kabel PT KAI, Pria Ini Malah Ancam Bunuh Perekam Video
Kendati demikian, Hasto merasa, hal itu telah menyentuh aspek etika penyelenggaraan pemerintahan negara. Apalagi, Partai NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024.

&quot;Yang secara sadar, dinyatakan itu sebagai antitesa dari kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi, sehingga ini yang menimbulkan persoalan etika di dalam pemerintahan negara,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:TGB Ajak Kandidat Capres Populer Sampaikan Gagasan dan Solusi
Bagi Hasto, persoalannya lantaran hal yang dibahas Presiden Jokowi dalam ratas bersifat rahasia. Baginya, dalam menjalankan penyelenggaraan pemerintahan diperlukan suatu jajaran kabinet yang sangat solid, dan terlepas dari kepentingan pilpres.

&quot;Yang orientasinya hanya tunggal, yaitu membawa keberhasilan bagi kabinet Indonesia Maju untuk rakyat, bangsa dan negara, bukan untuk partai. Karena menteri yang sudah bergabung dengan presiden ini sepenuhnya menjadi pembantu presiden,&quot; tutur Hasto.
</content:encoded></item></channel></rss>
