<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Rendam Masjid, SD hingga Puskesmas di Jambi, Aktivitas Masyarakat Lumpuh</title><description>Warga Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin Jambi yang terjebak banjir di rumahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692628/banjir-rendam-masjid-sd-hingga-puskesmas-di-jambi-aktivitas-masyarakat-lumpuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692628/banjir-rendam-masjid-sd-hingga-puskesmas-di-jambi-aktivitas-masyarakat-lumpuh"/><item><title>Banjir Rendam Masjid, SD hingga Puskesmas di Jambi, Aktivitas Masyarakat Lumpuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692628/banjir-rendam-masjid-sd-hingga-puskesmas-di-jambi-aktivitas-masyarakat-lumpuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692628/banjir-rendam-masjid-sd-hingga-puskesmas-di-jambi-aktivitas-masyarakat-lumpuh</guid><pubDate>Minggu 23 Oktober 2022 02:01 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/23/340/2692628/banjir-rendam-masjid-sd-hingga-puskesmas-di-jambi-aktivitas-masyarakat-lumpuh-R4BEXPe7fe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Jambi (Foto: Nanang Fachrurozi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/23/340/2692628/banjir-rendam-masjid-sd-hingga-puskesmas-di-jambi-aktivitas-masyarakat-lumpuh-R4BEXPe7fe.jpg</image><title>Banjir di Jambi (Foto: Nanang Fachrurozi)</title></images><description>MERANGIN - Warga Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin Jambi yang terjebak banjir di rumahnya, secara bergiliran dibantu dievakuasi Wakil Bupati Merangin Nilwan Yahya bersama rombongan, Sabtu (22/10/2022).
Wabup yang semula hanya berniat memantau kondisi banjir di desa itu, tiba-tiba mendapat kabar ada warga yang terjebak banjir. Begitu mendapat informasi tersebut, Nilwan Yahya langsung turun melakukan evakuasi.
BACA JUGA:Diguyur Hujan Lebat, Ratusan Rumah di Batang Masumai Terendam Banjir

Tanpa mengganti bajunya terlebih dahulu, Wabup langsung menceburkan diri ke genangan banjir setinggi 2 meter tersebut. Satu per satu warga berhasil dievakuasi dari rumahnya yang terendam.&amp;nbsp;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Alhamdulillah warga yang terjebak banjir di rumahnya itu sudah berhasil kita evakuasi. Kita akan sisiri lagi rumah-rumah lain yang terendam, jangan sampai masih ada warga yang belum dievakuasi,&amp;rsquo; &amp;rsquo;ujar Wabup.
Selain mengevakuasi warga korban banjir, wabup bersama rombongan juga ikut menyelamatkan barang-barang berharga milik warga yang rumahnya terendam banjir. Wabup minta warga korban banjir tetap tabah menghadapi cobaan tersebut.
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Nanti kita akan segera menurunkan bantuan untuk warga korban banjir ini dan kita akan segera melakukan rapat OPD, untuk membentuk tim penanggulangan banjir ini,&quot; kata Nilwan Yahya.
BACA JUGA:Heru Budi Blusukan Keliling, Kebut Penanganan Banjir hingga Benahi Layanan PublikSedikitnya ada sebanyak 53 rumah warga yang terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan alam sepekan terakhir di Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai. Selain rumah, masjid, pondok pesantren, bangunan SD dan puskesmas juga ikut terendam.
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Tadi Pak Kades Sudirman bilang, ini banjir perparah yang terjadi dalam kurun waktu 30 tahun terakhir. Lihat air Sungai Batang Masumai itu meluap luar biasa,&amp;rsquo;&amp;rsquo; ujar Wabup.
Setelah mengevakuasi warga korban banjir di Desa Pulau Baru, wabup bersama rombongan kemudian memantau kondisi banjir di Desa Kederasan Panjang dan Desa Rantau Alai.</description><content:encoded>MERANGIN - Warga Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin Jambi yang terjebak banjir di rumahnya, secara bergiliran dibantu dievakuasi Wakil Bupati Merangin Nilwan Yahya bersama rombongan, Sabtu (22/10/2022).
Wabup yang semula hanya berniat memantau kondisi banjir di desa itu, tiba-tiba mendapat kabar ada warga yang terjebak banjir. Begitu mendapat informasi tersebut, Nilwan Yahya langsung turun melakukan evakuasi.
BACA JUGA:Diguyur Hujan Lebat, Ratusan Rumah di Batang Masumai Terendam Banjir

Tanpa mengganti bajunya terlebih dahulu, Wabup langsung menceburkan diri ke genangan banjir setinggi 2 meter tersebut. Satu per satu warga berhasil dievakuasi dari rumahnya yang terendam.&amp;nbsp;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Alhamdulillah warga yang terjebak banjir di rumahnya itu sudah berhasil kita evakuasi. Kita akan sisiri lagi rumah-rumah lain yang terendam, jangan sampai masih ada warga yang belum dievakuasi,&amp;rsquo; &amp;rsquo;ujar Wabup.
Selain mengevakuasi warga korban banjir, wabup bersama rombongan juga ikut menyelamatkan barang-barang berharga milik warga yang rumahnya terendam banjir. Wabup minta warga korban banjir tetap tabah menghadapi cobaan tersebut.
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Nanti kita akan segera menurunkan bantuan untuk warga korban banjir ini dan kita akan segera melakukan rapat OPD, untuk membentuk tim penanggulangan banjir ini,&quot; kata Nilwan Yahya.
BACA JUGA:Heru Budi Blusukan Keliling, Kebut Penanganan Banjir hingga Benahi Layanan PublikSedikitnya ada sebanyak 53 rumah warga yang terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan alam sepekan terakhir di Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai. Selain rumah, masjid, pondok pesantren, bangunan SD dan puskesmas juga ikut terendam.
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Tadi Pak Kades Sudirman bilang, ini banjir perparah yang terjadi dalam kurun waktu 30 tahun terakhir. Lihat air Sungai Batang Masumai itu meluap luar biasa,&amp;rsquo;&amp;rsquo; ujar Wabup.
Setelah mengevakuasi warga korban banjir di Desa Pulau Baru, wabup bersama rombongan kemudian memantau kondisi banjir di Desa Kederasan Panjang dan Desa Rantau Alai.</content:encoded></item></channel></rss>
