<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sadis! Bayi 3 Bulan Tewas Dibanting Pamannya</title><description>Bayi yang masih berusia tiga bulan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan ditemukan tewas bersimbah darah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692634/sadis-bayi-3-bulan-tewas-dibanting-pamannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692634/sadis-bayi-3-bulan-tewas-dibanting-pamannya"/><item><title>Sadis! Bayi 3 Bulan Tewas Dibanting Pamannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692634/sadis-bayi-3-bulan-tewas-dibanting-pamannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692634/sadis-bayi-3-bulan-tewas-dibanting-pamannya</guid><pubDate>Minggu 23 Oktober 2022 04:00 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Ruslan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/23/340/2692634/sadis-bayi-3-bulan-tewas-dibanting-pamannya-zgxwpFpups.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/23/340/2692634/sadis-bayi-3-bulan-tewas-dibanting-pamannya-zgxwpFpups.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: freepik)</title></images><description>SULSEL - Seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang masih berusia tiga bulan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumah nenek korban. Kondisinya penuh luka dan bagian kepala pecah.
Diketahui, korban tewas setelah dianiaya pamannya sendiri dengan cara dibanting ke lantai. Bahkan, polisi yang tiba di lokasi sempat memiting pelaku yang mencoba melawan saat akan diamankan.
Dalam video amatir, kondisi jasad bayi malang itu terbujur kaku bersimbah darah setelah tewas di tangan pamannya sendiri. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian serta memeriksa sejumlah saksi. Sementara jasad bayi masih tergeletak di atas kasur.
BACA JUGA:Polisi: Korban Pembunuhan di Apartemen Jaktim Tak Alami Kekerasan Seksual&amp;nbsp;
Peristiwa ini terjadi di kamar rumah nenek korban yang berada di Dusun Parangki, Desa Mattoangin, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Petugas yang mengetahui identitas pelaku, kemudian  bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku berinisial MR (22) yang masih berkeliaran di sekitar rumah nenek bayi tersebut. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Maros dengan menggunakan minibus milik petugas.
Nenek korban hanya bisa menangis saat mengingat tragedi sadis yang dialami cucunya. Bayi tersebut merupakan anak dari pasangan suami istri, Hamsa dan Munawarah, yang diketahui dalam kondisi sakit dan tinggal di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sedangkan sang bayi dititipkan ke neneknya untuk dirawat.
BACA JUGA:4 Kasus Pembunuhan Bayi, Buang ke Kolam hingga Dibacok&amp;nbsp;
Nenek korban Salmah, mengaku jika cucunya dibunuh oleh anaknya sendiri dengan cara dianiaya saat ia sedang berada di toilet. Ia mengaku tidak diketahui penyebab dari pembunuhan sadis ini.

Namun, sebelum pelaku membunuh keponakannya sendiri, pelaku sempat meminta kepada orangtuanya untuk dinikahkan namun hal tersebut tak diwujudkan lantaran keterbatasan ekonomi.

Hingga kini, korban bayi malang ini telah dimakamkan di kampung orangtuanya di Kabupaten Gowa. Bayi perempuan berusia tiga bulan ini semasa hidupnya diasuh oleh neneknya yang diketahui bernama Salmah dan Daeng Salim lantaran orangtua bayi sudah lama mengalami sakit.
</description><content:encoded>SULSEL - Seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang masih berusia tiga bulan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumah nenek korban. Kondisinya penuh luka dan bagian kepala pecah.
Diketahui, korban tewas setelah dianiaya pamannya sendiri dengan cara dibanting ke lantai. Bahkan, polisi yang tiba di lokasi sempat memiting pelaku yang mencoba melawan saat akan diamankan.
Dalam video amatir, kondisi jasad bayi malang itu terbujur kaku bersimbah darah setelah tewas di tangan pamannya sendiri. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian serta memeriksa sejumlah saksi. Sementara jasad bayi masih tergeletak di atas kasur.
BACA JUGA:Polisi: Korban Pembunuhan di Apartemen Jaktim Tak Alami Kekerasan Seksual&amp;nbsp;
Peristiwa ini terjadi di kamar rumah nenek korban yang berada di Dusun Parangki, Desa Mattoangin, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Petugas yang mengetahui identitas pelaku, kemudian  bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku berinisial MR (22) yang masih berkeliaran di sekitar rumah nenek bayi tersebut. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Maros dengan menggunakan minibus milik petugas.
Nenek korban hanya bisa menangis saat mengingat tragedi sadis yang dialami cucunya. Bayi tersebut merupakan anak dari pasangan suami istri, Hamsa dan Munawarah, yang diketahui dalam kondisi sakit dan tinggal di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sedangkan sang bayi dititipkan ke neneknya untuk dirawat.
BACA JUGA:4 Kasus Pembunuhan Bayi, Buang ke Kolam hingga Dibacok&amp;nbsp;
Nenek korban Salmah, mengaku jika cucunya dibunuh oleh anaknya sendiri dengan cara dianiaya saat ia sedang berada di toilet. Ia mengaku tidak diketahui penyebab dari pembunuhan sadis ini.

Namun, sebelum pelaku membunuh keponakannya sendiri, pelaku sempat meminta kepada orangtuanya untuk dinikahkan namun hal tersebut tak diwujudkan lantaran keterbatasan ekonomi.

Hingga kini, korban bayi malang ini telah dimakamkan di kampung orangtuanya di Kabupaten Gowa. Bayi perempuan berusia tiga bulan ini semasa hidupnya diasuh oleh neneknya yang diketahui bernama Salmah dan Daeng Salim lantaran orangtua bayi sudah lama mengalami sakit.
</content:encoded></item></channel></rss>
