<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Balita 4 Tahun di Bengkulu Meninggal karena Gagal Ginjal Akut</title><description>Balita berusia 4 tahun di Lebong, Bengkulu meninggal karena gagal ginjal akut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692744/balita-4-tahun-di-bengkulu-meninggal-karena-gagal-ginjal-akut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692744/balita-4-tahun-di-bengkulu-meninggal-karena-gagal-ginjal-akut"/><item><title>Balita 4 Tahun di Bengkulu Meninggal karena Gagal Ginjal Akut</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692744/balita-4-tahun-di-bengkulu-meninggal-karena-gagal-ginjal-akut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/23/340/2692744/balita-4-tahun-di-bengkulu-meninggal-karena-gagal-ginjal-akut</guid><pubDate>Minggu 23 Oktober 2022 10:47 WIB</pubDate><dc:creator>Endro Dwirawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/23/340/2692744/balita-4-tahun-di-bengkulu-meninggal-karena-gagal-ginjal-akut-qdHIsLZT7H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Balita 4 tahun di Lebong, Bengkulu, meninggal karena gagal ginjal akut. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/23/340/2692744/balita-4-tahun-di-bengkulu-meninggal-karena-gagal-ginjal-akut-qdHIsLZT7H.jpg</image><title>Balita 4 tahun di Lebong, Bengkulu, meninggal karena gagal ginjal akut. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>BENGKULU &amp;ndash; Seorang balita berusia 4 tahun di Kabupaten Lebong, Bengkulu, meninggal dunia lantaran gagal ginjal akut. Balita itu meninggal setelah sempat menjalani perawatan di RSUD setempat.

Balita itu meninggal dunia pada 17 Oktober 2022. Dokter mendiagnosis balita itu menderita gagal ginjal akut. Balita itu tak bisa buang air hingga lemas.

Balita berinisial B asal Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong ini, sempat dirawat intensif di RSUD setempat, tapi nyawanya tidak tertolong.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yMy8zNC8xNTU0MjMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Hasil diagnosis ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Lebong sekaligus Plt Dirut RSUD Lebong, Rahman, Minggu (23/10/2022). Ia menyatakan, berdasarkan penelusuran tim kesehatan, pasien sebelumnya sempat mengonsumsi obat yang diduga mengandung dietilen glikol atau etilen glikol. Hal ini akan diteliti lebih lanjut.

BACA JUGA:21 Kasus Gagal Ginjal Akut Terdeteksi di Kota Bandung, Jadi yang Terbanyak di Jabar

Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong akan melakukan uji laboratorium terhadap sampel obat yang sempat dikonsumsi oleh pasien. Uji laboratorium juga akan melibatkan balai pengawas obat dan makanan
Setelah adanya balita yang meninggal akibat gagal ginjal akut tersebut, pihak Polres Lebong langsung mendatangi sejumlah apotek di wilayah tersebut.

Polisi menemukan masih ada obat yang masuk daftar dilarang beredar oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dijual di beberapa apotek. Pihak kepolisian meminta kepada pemilik apotek agar tidak menjual obat-obatan tersebut.

</description><content:encoded>BENGKULU &amp;ndash; Seorang balita berusia 4 tahun di Kabupaten Lebong, Bengkulu, meninggal dunia lantaran gagal ginjal akut. Balita itu meninggal setelah sempat menjalani perawatan di RSUD setempat.

Balita itu meninggal dunia pada 17 Oktober 2022. Dokter mendiagnosis balita itu menderita gagal ginjal akut. Balita itu tak bisa buang air hingga lemas.

Balita berinisial B asal Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong ini, sempat dirawat intensif di RSUD setempat, tapi nyawanya tidak tertolong.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yMy8zNC8xNTU0MjMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Hasil diagnosis ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Lebong sekaligus Plt Dirut RSUD Lebong, Rahman, Minggu (23/10/2022). Ia menyatakan, berdasarkan penelusuran tim kesehatan, pasien sebelumnya sempat mengonsumsi obat yang diduga mengandung dietilen glikol atau etilen glikol. Hal ini akan diteliti lebih lanjut.

BACA JUGA:21 Kasus Gagal Ginjal Akut Terdeteksi di Kota Bandung, Jadi yang Terbanyak di Jabar

Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong akan melakukan uji laboratorium terhadap sampel obat yang sempat dikonsumsi oleh pasien. Uji laboratorium juga akan melibatkan balai pengawas obat dan makanan
Setelah adanya balita yang meninggal akibat gagal ginjal akut tersebut, pihak Polres Lebong langsung mendatangi sejumlah apotek di wilayah tersebut.

Polisi menemukan masih ada obat yang masuk daftar dilarang beredar oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dijual di beberapa apotek. Pihak kepolisian meminta kepada pemilik apotek agar tidak menjual obat-obatan tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
