<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lompat ke Sungai Kabur dari Kejaran Polisi, Remaja Tewas Tenggelam</title><description>Seorang remaja tewas tenggelam ketika melompat ke sungai saat berupaya kabur dari kejaran polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/519/2692699/lompat-ke-sungai-kabur-dari-kejaran-polisi-remaja-tewas-tenggelam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/23/519/2692699/lompat-ke-sungai-kabur-dari-kejaran-polisi-remaja-tewas-tenggelam"/><item><title>Lompat ke Sungai Kabur dari Kejaran Polisi, Remaja Tewas Tenggelam</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/23/519/2692699/lompat-ke-sungai-kabur-dari-kejaran-polisi-remaja-tewas-tenggelam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/23/519/2692699/lompat-ke-sungai-kabur-dari-kejaran-polisi-remaja-tewas-tenggelam</guid><pubDate>Minggu 23 Oktober 2022 07:47 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/23/519/2692699/lompat-ke-sungai-kabur-dari-kejaran-polisi-remaja-tewas-tenggelam-vEKuJVJBBa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang bocah tenggelam saat melompat ke sungai ketika berupaya kabur dari kejaran polisi. (Ilustrasi/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/23/519/2692699/lompat-ke-sungai-kabur-dari-kejaran-polisi-remaja-tewas-tenggelam-vEKuJVJBBa.jpg</image><title>Seorang bocah tenggelam saat melompat ke sungai ketika berupaya kabur dari kejaran polisi. (Ilustrasi/Ist)</title></images><description>SAMPANG - Seorang remaja di Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meninggal tenggelam di sungai. Ia diduga berupaya lari dari kejaran polisi lalu melompat ke sungai hingga hilang terseret arus.

Kejadian berawal ketika korban SFP Purnomo (14) berada di lokasi judi adu jangkrik bersama sejumlah orang lainnnya di kawasan semak-semak berlokasi di desa setempat.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Moh Imam membenarkan peristiwa tersebut. Bocah itu melompat ke sungai karena takut.

&quot;Sempat minta tolong, tetapi tidak lama kemudian tenggelam dan hilang terbawa arus,&quot; ucapnya, Sabtu (22/10/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xNy8xLzE1NTA0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Imam menambahkan, tim di lapangan kesulitan mencari korban karena dalamnya sungai dan derasnya arus.

Setelah 20 jam pencarian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

BACA JUGA:Siswa Peserta Jambore di Sikucing Moga Tewas Tenggelam di Sungai

&quot;Korban ditemukan sekitar pukul 09.50 WIB, tersangkut pada akar pohon,&quot; imbuhnya.


Warga setempat, Yusuf, ikut menyelam membantu melakukan pencarian korban. Dia mengatakan korban diduga hilang sejak Jumat kemarin usai bermain adu jangkrik.

Mendengar ada gerebekan petugas sekitar pukul 15.00 WIB, korban kabur dan melompat ke sungai yang diperkirakan sedalam 4 meter.

&quot;Saat ini FS sudah dimakamkan oleh pihak keluarga, dan sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat,&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>SAMPANG - Seorang remaja di Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meninggal tenggelam di sungai. Ia diduga berupaya lari dari kejaran polisi lalu melompat ke sungai hingga hilang terseret arus.

Kejadian berawal ketika korban SFP Purnomo (14) berada di lokasi judi adu jangkrik bersama sejumlah orang lainnnya di kawasan semak-semak berlokasi di desa setempat.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Moh Imam membenarkan peristiwa tersebut. Bocah itu melompat ke sungai karena takut.

&quot;Sempat minta tolong, tetapi tidak lama kemudian tenggelam dan hilang terbawa arus,&quot; ucapnya, Sabtu (22/10/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xNy8xLzE1NTA0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Imam menambahkan, tim di lapangan kesulitan mencari korban karena dalamnya sungai dan derasnya arus.

Setelah 20 jam pencarian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

BACA JUGA:Siswa Peserta Jambore di Sikucing Moga Tewas Tenggelam di Sungai

&quot;Korban ditemukan sekitar pukul 09.50 WIB, tersangkut pada akar pohon,&quot; imbuhnya.


Warga setempat, Yusuf, ikut menyelam membantu melakukan pencarian korban. Dia mengatakan korban diduga hilang sejak Jumat kemarin usai bermain adu jangkrik.

Mendengar ada gerebekan petugas sekitar pukul 15.00 WIB, korban kabur dan melompat ke sungai yang diperkirakan sedalam 4 meter.

&quot;Saat ini FS sudah dimakamkan oleh pihak keluarga, dan sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat,&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
