<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petuah TGB Bagi Santri yang Igin Masuk Parpol: Yang penting Prinsip Santri Bisa Diaktualisasikan   </title><description>Namun, politik bukan satu-satunya sektor yang dinilai paling penting.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/24/519/2693520/petuah-tgb-bagi-santri-yang-igin-masuk-parpol-yang-penting-prinsip-santri-bisa-diaktualisasikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/24/519/2693520/petuah-tgb-bagi-santri-yang-igin-masuk-parpol-yang-penting-prinsip-santri-bisa-diaktualisasikan"/><item><title>Petuah TGB Bagi Santri yang Igin Masuk Parpol: Yang penting Prinsip Santri Bisa Diaktualisasikan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/24/519/2693520/petuah-tgb-bagi-santri-yang-igin-masuk-parpol-yang-penting-prinsip-santri-bisa-diaktualisasikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/24/519/2693520/petuah-tgb-bagi-santri-yang-igin-masuk-parpol-yang-penting-prinsip-santri-bisa-diaktualisasikan</guid><pubDate>Senin 24 Oktober 2022 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Inin Nastain</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/24/519/2693520/petuah-tgb-bagi-santri-yang-igin-masuk-parpol-yang-penting-prinsip-santri-bisa-diaktualisasikan-Htap8tOoou.JPG" expression="full" type="image/jpeg">TGB di Pesantren Tebuireng/Foto: MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/24/519/2693520/petuah-tgb-bagi-santri-yang-igin-masuk-parpol-yang-penting-prinsip-santri-bisa-diaktualisasikan-Htap8tOoou.JPG</image><title>TGB di Pesantren Tebuireng/Foto: MPI</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Ketua Alumni Al Azhar Indonesia DR. TGB Zainul Majdi Lc., MA  menegaskan, politik memiliki peran penting dalam kehidupan bernegara. Namun, politik bukan satu-satunya sektor yang dinilai paling penting.


&amp;ldquo;Politik itu penting, tapi tidak satu-satunya. Politik itu sebagaimana aspek-aspek kehidupan yang lain. Jangan juga kita menempatkan politik melebihi yang lain,&amp;rdquo; kata TGB saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional Istighosah dan Do&amp;rsquo;a Bersama yang digelar CSSMORA, Senin (24/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Komunitas Pedagang di Kulon Progo Deklarasi Dukung Prabowo

Secara umum, jelas dia, politik memiliki makna mengatur kehidupan. Adapun politik yang berkaitan dengan kekuasan, TGB menilai, hanya sebagai bagian semata.


&amp;ldquo;Kalau kita memaknakan politik itu sebagai kategori umumnya, itu mengatur kehidupan menjadi lebih baik. Kalau politik dimaknakan sebagai al imamah, kekuasaan, maka sebenarnya itu hanya bagian kecil dari keseluruhan aspek-aspek kehidupan yang penting untuk kita majukan. Dalam ahlussunnah waljamaah itu jelas, al imamah laysa minal usul. Jadi tidak boleh juga kita menganggap bahwa politik itu segala-galanya, tidak. Kita baca misalnya karya Imam Ghozali,&amp;rdquo; jelas dia.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Jadi Korban Ke-135 Tragedi Kanjuruhan, Keluarga dan Teman Kenang Farzah Sosok Pendiam
&amp;ldquo;Kita ini bukan makhluk pengejar kekuasaan ya. Tetapi politik dalam makna mengatur dunia ini agar lebih dekat kepada kebaikan, lebih jauh dari keburukan. itu adalah esensi yang penting,&amp;rdquo; lanjut dia.



Menanggapi tema terkait kepartaian, TGB menilai hal itu sebagai bagian dari muamalah. Oleh karena itu, ruang lingkupnya cukup luas.




&amp;ldquo;Yang penting kita pastikan di tempat itu prinsip-prinsip yang kita pegang sebagai santri, bisa kita aktualisasikan. Jadi misinya baik, visinya baik, programnya baik, menghadirkan kemaslahatan, dan jauh dari kemudaratan, tafadhol, silakan dipilih. Kalau mau berkiprah. Kalau tidak mau berkiprah di partai, itu juga banyak ruang-ruang lain dalam kehidupan,&amp;rdquo; jelas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Ketua Alumni Al Azhar Indonesia DR. TGB Zainul Majdi Lc., MA  menegaskan, politik memiliki peran penting dalam kehidupan bernegara. Namun, politik bukan satu-satunya sektor yang dinilai paling penting.


&amp;ldquo;Politik itu penting, tapi tidak satu-satunya. Politik itu sebagaimana aspek-aspek kehidupan yang lain. Jangan juga kita menempatkan politik melebihi yang lain,&amp;rdquo; kata TGB saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional Istighosah dan Do&amp;rsquo;a Bersama yang digelar CSSMORA, Senin (24/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Komunitas Pedagang di Kulon Progo Deklarasi Dukung Prabowo

Secara umum, jelas dia, politik memiliki makna mengatur kehidupan. Adapun politik yang berkaitan dengan kekuasan, TGB menilai, hanya sebagai bagian semata.


&amp;ldquo;Kalau kita memaknakan politik itu sebagai kategori umumnya, itu mengatur kehidupan menjadi lebih baik. Kalau politik dimaknakan sebagai al imamah, kekuasaan, maka sebenarnya itu hanya bagian kecil dari keseluruhan aspek-aspek kehidupan yang penting untuk kita majukan. Dalam ahlussunnah waljamaah itu jelas, al imamah laysa minal usul. Jadi tidak boleh juga kita menganggap bahwa politik itu segala-galanya, tidak. Kita baca misalnya karya Imam Ghozali,&amp;rdquo; jelas dia.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Jadi Korban Ke-135 Tragedi Kanjuruhan, Keluarga dan Teman Kenang Farzah Sosok Pendiam
&amp;ldquo;Kita ini bukan makhluk pengejar kekuasaan ya. Tetapi politik dalam makna mengatur dunia ini agar lebih dekat kepada kebaikan, lebih jauh dari keburukan. itu adalah esensi yang penting,&amp;rdquo; lanjut dia.



Menanggapi tema terkait kepartaian, TGB menilai hal itu sebagai bagian dari muamalah. Oleh karena itu, ruang lingkupnya cukup luas.




&amp;ldquo;Yang penting kita pastikan di tempat itu prinsip-prinsip yang kita pegang sebagai santri, bisa kita aktualisasikan. Jadi misinya baik, visinya baik, programnya baik, menghadirkan kemaslahatan, dan jauh dari kemudaratan, tafadhol, silakan dipilih. Kalau mau berkiprah. Kalau tidak mau berkiprah di partai, itu juga banyak ruang-ruang lain dalam kehidupan,&amp;rdquo; jelas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
