<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangis Pilu Ibu Brigadir Yosua Pecah: Dengan Mata Terbuka, Anak Saya Dicabut Nyawanya!</title><description>Dalam persidangan tersebut, Rosti tampak begitu sedih apabila mengingat kejadian yang menimpa sang anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/25/337/2694376/tangis-pilu-ibu-brigadir-yosua-pecah-dengan-mata-terbuka-anak-saya-dicabut-nyawanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/25/337/2694376/tangis-pilu-ibu-brigadir-yosua-pecah-dengan-mata-terbuka-anak-saya-dicabut-nyawanya"/><item><title>Tangis Pilu Ibu Brigadir Yosua Pecah: Dengan Mata Terbuka, Anak Saya Dicabut Nyawanya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/25/337/2694376/tangis-pilu-ibu-brigadir-yosua-pecah-dengan-mata-terbuka-anak-saya-dicabut-nyawanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/25/337/2694376/tangis-pilu-ibu-brigadir-yosua-pecah-dengan-mata-terbuka-anak-saya-dicabut-nyawanya</guid><pubDate>Selasa 25 Oktober 2022 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/25/337/2694376/tangis-pilu-ibu-brigadir-yosua-pecah-di-pn-jaksel-nyawa-itu-hak-tuhan-hancur-hati-saya-Va01RAFrLi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rosti Simanjuntak dan Bharada E/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/25/337/2694376/tangis-pilu-ibu-brigadir-yosua-pecah-di-pn-jaksel-nyawa-itu-hak-tuhan-hancur-hati-saya-Va01RAFrLi.jpg</image><title>Rosti Simanjuntak dan Bharada E/Foto: MNC Portal</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ibunda Brigadir Yosua,  Rosti Simanjuntak terlihat begitu emosional disidang Bharada E yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).
Dalam persidangan tersebut, Rosti tampak begitu sedih apabila mengingat kejadian yang menimpa sang anak.
(Baca juga: Dilarang Kombes Pakaikan Seragam Yosua, Adik Brigadir J: Izin Komandan, Ini Abang Saya!)
&quot;Anak ini selalu perhatian kepada mamaknya, kepada saudaranya, kepada adiknya. Anak ini sangat patuh, sangat hormat selalu komunikasi, menyapa orangtua,&quot; ujar Rosti.
Dikatakan Rosti, anaknya itu tidak pernah mengeluh akan pekerjaannya sebagai ajudan dari Ferdy Sambo dan istri. Ia juga mengatakan bahwa sang anak sering mengirimkan foto saat mengawal mantan Jenderal Bintang Dua tersebut.
&quot;Anak ini selalu bercerita tapi nggak pernah cerita tentang keluhan dia selalu cerita tanggung jawab tugasnya cerita kebaikan aman, kondisinya selalu baik-baik saja,&quot; kata dia.
Tangisannya semakin kuat tak kala mendengar anaknya mati terbunuh. Dirinya sangat hancur ketika mengetahui hal tersebut, terlebih menurutnya yang melakukan adalah atasannya yang telah dianggap sebagai orangtuanya sendiri.


&quot;Dengan mata terbuka, anak saya dicabut nyawanya. Nyawa itu adalah hak Tuhan. Sebagai ibu, saya menangis setiap saat siang malam,&amp;rdquo;ujarnya.
&amp;ldquo;Saya secara manusia rasanya hancur menerima duka ini. Dia begitu patuhnya, yang selalu mendengarkan nasihat orang tuanya, karena dari kecil sudah saya didik untuk menjalankan tugas dan patuh,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ibunda Brigadir Yosua,  Rosti Simanjuntak terlihat begitu emosional disidang Bharada E yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).
Dalam persidangan tersebut, Rosti tampak begitu sedih apabila mengingat kejadian yang menimpa sang anak.
(Baca juga: Dilarang Kombes Pakaikan Seragam Yosua, Adik Brigadir J: Izin Komandan, Ini Abang Saya!)
&quot;Anak ini selalu perhatian kepada mamaknya, kepada saudaranya, kepada adiknya. Anak ini sangat patuh, sangat hormat selalu komunikasi, menyapa orangtua,&quot; ujar Rosti.
Dikatakan Rosti, anaknya itu tidak pernah mengeluh akan pekerjaannya sebagai ajudan dari Ferdy Sambo dan istri. Ia juga mengatakan bahwa sang anak sering mengirimkan foto saat mengawal mantan Jenderal Bintang Dua tersebut.
&quot;Anak ini selalu bercerita tapi nggak pernah cerita tentang keluhan dia selalu cerita tanggung jawab tugasnya cerita kebaikan aman, kondisinya selalu baik-baik saja,&quot; kata dia.
Tangisannya semakin kuat tak kala mendengar anaknya mati terbunuh. Dirinya sangat hancur ketika mengetahui hal tersebut, terlebih menurutnya yang melakukan adalah atasannya yang telah dianggap sebagai orangtuanya sendiri.


&quot;Dengan mata terbuka, anak saya dicabut nyawanya. Nyawa itu adalah hak Tuhan. Sebagai ibu, saya menangis setiap saat siang malam,&amp;rdquo;ujarnya.
&amp;ldquo;Saya secara manusia rasanya hancur menerima duka ini. Dia begitu patuhnya, yang selalu mendengarkan nasihat orang tuanya, karena dari kecil sudah saya didik untuk menjalankan tugas dan patuh,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
