<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mayoritas Warga Puas dengan Kinerja Pemprov DKI Jakarta Lima Tahun Terakhir</title><description>Masyarakat menilai kondisi ekonomi di DKI Jakarta selama lima tahun terakhir cenderung positif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/26/337/2695257/mayoritas-warga-puas-dengan-kinerja-pemprov-dki-jakarta-lima-tahun-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/26/337/2695257/mayoritas-warga-puas-dengan-kinerja-pemprov-dki-jakarta-lima-tahun-terakhir"/><item><title>Mayoritas Warga Puas dengan Kinerja Pemprov DKI Jakarta Lima Tahun Terakhir</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/26/337/2695257/mayoritas-warga-puas-dengan-kinerja-pemprov-dki-jakarta-lima-tahun-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/26/337/2695257/mayoritas-warga-puas-dengan-kinerja-pemprov-dki-jakarta-lima-tahun-terakhir</guid><pubDate>Rabu 26 Oktober 2022 22:31 WIB</pubDate><dc:creator>Opini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/26/337/2695257/mayoritas-warga-puas-dengan-kinerja-pemprov-dki-jakarta-lima-tahun-terakhir-4TPFScRXIB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerhati Sosial Qusyaini Hasan (Foto: Okezone/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/26/337/2695257/mayoritas-warga-puas-dengan-kinerja-pemprov-dki-jakarta-lima-tahun-terakhir-4TPFScRXIB.jpg</image><title>Pemerhati Sosial Qusyaini Hasan (Foto: Okezone/Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan survei terbarunya terkait dengan kepuasan masyarakat terhadap kinerja lima tahun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah Gubernur Anies Baswedan. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja ini sangat positif yakni mencapai 80,9 persen.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan hasil surveinya secara daring, Jumat 21 Oktober 2022, menerangkan bahwa pelaksanaan pemerintahan DKI Jakarta mendapat respons positif dari masyarakat. Sebanyak 50,8 persen menilai baik, 26,8 persen menilai sedang, dan 7 persen menilai sangat baik. Sementara yang menilai buruk yakni sebanyak 14,1 persen, sangat buruk 0,9 persen, dan sisanya sebanyak 0,4 persen mengaku tak tahu atau tak menjawab.
Terkait kondisi ekonomi di DKI Jakarta, masyarakat menilai kondisi ekonomi di DKI Jakarta selama lima tahun terakhir cenderung positif, yakni 1,2 persen menilai sangat baik, 34 persen menilai baik, dan 37 persen sedang. indikator penilaian positif untuk kinerja Anies Baswedan adalah program Oke Oce atau Jakpreneur.
Baca juga:&amp;nbsp;Survei LSI : Masyarakat DKI Puas dengan Kinerja Anies Baswedan saat Jadi Gubernur
Survei dilakukan menjelang pergantian kepemimpinan gubernur pada 16 Oktober 2022. Survei dilakukan terhadap warga DKI Jakarta yang sudah berusia 17 tahun atau sudah memiliki hak untuk memilih dalam pemilihan umum. Survei dilakukuan dengan cara wawancara tatap muka. Sampel sebanyak 640 orang menggunakan metode multistage dengan margin eror kurang lebih persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemprov DKI Klaim Lebih dari 100 Warga Gunakan Layanan Aduan via JAKI Tiap Harinya
Hasil survei juga merilis, masyarakat juga puas dengan program-program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama Anies memimpin sebagai Gubernur DKI Jakarta, antara lain soal transportasi, pembangunan Jakarta International Stadium, hingga pembangungan atau revitalisasi taman-taman di Jakarta.
&amp;ldquo;Pertama soal transportasi umum yang terintegrasi di Jakarta, ini yang pernah menggunakan dari survei ini kita menemukan sekitar 63 persen masyarakat pernah menggunakan transportasi umum yang terintegrasi,&amp;rdquo; kata Djayadi. Di antara yang menggunakan ini, ujarnya, sebanyak 63 persen menyatakan puas. Tingkat penilaiannya juga positif lebih dari 90 persen.Program kedua yang dinilai berhasil adalah pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS). &amp;ldquo;Kami menanyakan, ternyata 77 persen mayoritas masyarakat mengetahui adanya pembangunan JIS dan di antara yang tahu itu, sama dengan yang tadi 90 persen menyatakan pelaksanaan atau program ini atau kebijakan soal JIS ini dinilai baik,&amp;rdquo; ucap Djayadi. Selain JIS, pembangunan taman seperti Tebet Eco Park mendapat penilaian sangat baik sebanyak 91 persen.
Selanjutnya, program naturalisasi sungai juga direspons baik publik. 79 persen responden menilai positif program ini. Penilaian positif itu soal naturalisasi sungai yang cenderung mendapat apresiasi tinggi di kalangan perempuan, anak muda, terutama yang pos milenial.
Program revitalisasi Taman Ismail Marzuki juga diapresiasi 88,9 persen responden. Namun, program ini belum sepenuhnya diketahui publik dan itu terlihat dari 59 persen responden yang tidak tahu.
Baca juga:&amp;nbsp;Keliling Jakarta Lebih Hemat dengan Tarif Integrasi JakLingko
Selanjutnya, ada juga progam kartu kejahteraan yang dinilai publik baik sangat baik dan cukup baik di angka 85,1 persen. Progam ini dinilai paling popular karena 89 masyarakat DKI Jakarta mengetahuinya. Tak hanya itu, ada juga program balap mobil Formula E yang dinilai publik positif di angka 73,6 persen dan program hunian rumah di angka 47,4 persen.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemprov DKI Berencana Buka Monas hingga Malam saat Akhir Pekan
Survei yang dilakukan Populi Center juga mengungkap tingkat kepuasan mencapai 83,5 persen atas kinerja Pemprov DKI Jakarta dalam lima tahun terakhir. &amp;ldquo;Rerata tingkat kepuasan ada pada angka 7,66 (skala 1-10) dengan akumulasi skor 6-10 (positif/puas) sebesar 83,5 persen, sedangkan akumulasi skor 1-5 (negatif/tidak puas) sebesar 15,8 persen. Rerata kepuasan sedikit meningkat dibandingkan survei sebelumnya,&quot; kata peneliti Populi Center Dimas Ramadhan, soal survei yang digelar pada 9-16 Oktober 2022 ini.
Dimas menjelaskan bahwa survei ini dikerjakan dengan sampel responden tersebar secara proporsional di 60 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta. Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) terhadap 600 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error kurang lebih empat persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.Sesi wawancara tatap muka dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center. Dimas mengatakan survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal. Survei ini juga menanyakan tingkat kepuasan atas 27 program yang selama ini dijalankan Anies, seperti penanganan banjir, sumur resapan, Formula E, pembangunan Stadion JIS dan lain sebagainya.
Sebelum dua survei ini, Ide Cipta Research &amp;amp; Consulting (ICRC) juga merilis survei soal lima tahun Pemprov Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies. &amp;ldquo;Dari survei itu, 73,6 persen responden merasa puas dengan kinerja Pemprov,&amp;rdquo; kata Direktur Eksekutif ICRC Hadi Suprapto Rusli (20/8/2022).
Ada sejumlah indikator kepuasan responden terhadap kinerja ini. Alasan tertinggi kelima adalah kinerja bagus (26,5 persen), Jakarta lebih rapih (12,6 persen), serta banyak perubahan (12,6 persen). Selain itu, pembangunan JIS turut andil dalam penilaian kinerja ini.
Kepuasan warga Jakarta ini tentu menjadi citra positif bagi Pemprov Jakarta di mata warganya. Diharapkan, kanal-kanal yang menjadi ujung tombak layanan lebih dioptimalkan lagi untuk kian mendekatkan birokrasi dengan masyarakat. Lebih dari itu, tonggak-tonggak Jakarta sebagai kota maju dan mulai mendunia ini menjadi modal dasar bagi pembangunan Jakarta di masa mendatang.
Penulis:&amp;nbsp;Pemerhati Sosial Perkotaan&amp;nbsp;Qusyaini Hasan</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan survei terbarunya terkait dengan kepuasan masyarakat terhadap kinerja lima tahun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah Gubernur Anies Baswedan. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja ini sangat positif yakni mencapai 80,9 persen.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan hasil surveinya secara daring, Jumat 21 Oktober 2022, menerangkan bahwa pelaksanaan pemerintahan DKI Jakarta mendapat respons positif dari masyarakat. Sebanyak 50,8 persen menilai baik, 26,8 persen menilai sedang, dan 7 persen menilai sangat baik. Sementara yang menilai buruk yakni sebanyak 14,1 persen, sangat buruk 0,9 persen, dan sisanya sebanyak 0,4 persen mengaku tak tahu atau tak menjawab.
Terkait kondisi ekonomi di DKI Jakarta, masyarakat menilai kondisi ekonomi di DKI Jakarta selama lima tahun terakhir cenderung positif, yakni 1,2 persen menilai sangat baik, 34 persen menilai baik, dan 37 persen sedang. indikator penilaian positif untuk kinerja Anies Baswedan adalah program Oke Oce atau Jakpreneur.
Baca juga:&amp;nbsp;Survei LSI : Masyarakat DKI Puas dengan Kinerja Anies Baswedan saat Jadi Gubernur
Survei dilakukan menjelang pergantian kepemimpinan gubernur pada 16 Oktober 2022. Survei dilakukan terhadap warga DKI Jakarta yang sudah berusia 17 tahun atau sudah memiliki hak untuk memilih dalam pemilihan umum. Survei dilakukuan dengan cara wawancara tatap muka. Sampel sebanyak 640 orang menggunakan metode multistage dengan margin eror kurang lebih persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemprov DKI Klaim Lebih dari 100 Warga Gunakan Layanan Aduan via JAKI Tiap Harinya
Hasil survei juga merilis, masyarakat juga puas dengan program-program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama Anies memimpin sebagai Gubernur DKI Jakarta, antara lain soal transportasi, pembangunan Jakarta International Stadium, hingga pembangungan atau revitalisasi taman-taman di Jakarta.
&amp;ldquo;Pertama soal transportasi umum yang terintegrasi di Jakarta, ini yang pernah menggunakan dari survei ini kita menemukan sekitar 63 persen masyarakat pernah menggunakan transportasi umum yang terintegrasi,&amp;rdquo; kata Djayadi. Di antara yang menggunakan ini, ujarnya, sebanyak 63 persen menyatakan puas. Tingkat penilaiannya juga positif lebih dari 90 persen.Program kedua yang dinilai berhasil adalah pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS). &amp;ldquo;Kami menanyakan, ternyata 77 persen mayoritas masyarakat mengetahui adanya pembangunan JIS dan di antara yang tahu itu, sama dengan yang tadi 90 persen menyatakan pelaksanaan atau program ini atau kebijakan soal JIS ini dinilai baik,&amp;rdquo; ucap Djayadi. Selain JIS, pembangunan taman seperti Tebet Eco Park mendapat penilaian sangat baik sebanyak 91 persen.
Selanjutnya, program naturalisasi sungai juga direspons baik publik. 79 persen responden menilai positif program ini. Penilaian positif itu soal naturalisasi sungai yang cenderung mendapat apresiasi tinggi di kalangan perempuan, anak muda, terutama yang pos milenial.
Program revitalisasi Taman Ismail Marzuki juga diapresiasi 88,9 persen responden. Namun, program ini belum sepenuhnya diketahui publik dan itu terlihat dari 59 persen responden yang tidak tahu.
Baca juga:&amp;nbsp;Keliling Jakarta Lebih Hemat dengan Tarif Integrasi JakLingko
Selanjutnya, ada juga progam kartu kejahteraan yang dinilai publik baik sangat baik dan cukup baik di angka 85,1 persen. Progam ini dinilai paling popular karena 89 masyarakat DKI Jakarta mengetahuinya. Tak hanya itu, ada juga program balap mobil Formula E yang dinilai publik positif di angka 73,6 persen dan program hunian rumah di angka 47,4 persen.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemprov DKI Berencana Buka Monas hingga Malam saat Akhir Pekan
Survei yang dilakukan Populi Center juga mengungkap tingkat kepuasan mencapai 83,5 persen atas kinerja Pemprov DKI Jakarta dalam lima tahun terakhir. &amp;ldquo;Rerata tingkat kepuasan ada pada angka 7,66 (skala 1-10) dengan akumulasi skor 6-10 (positif/puas) sebesar 83,5 persen, sedangkan akumulasi skor 1-5 (negatif/tidak puas) sebesar 15,8 persen. Rerata kepuasan sedikit meningkat dibandingkan survei sebelumnya,&quot; kata peneliti Populi Center Dimas Ramadhan, soal survei yang digelar pada 9-16 Oktober 2022 ini.
Dimas menjelaskan bahwa survei ini dikerjakan dengan sampel responden tersebar secara proporsional di 60 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta. Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) terhadap 600 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error kurang lebih empat persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.Sesi wawancara tatap muka dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center. Dimas mengatakan survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal. Survei ini juga menanyakan tingkat kepuasan atas 27 program yang selama ini dijalankan Anies, seperti penanganan banjir, sumur resapan, Formula E, pembangunan Stadion JIS dan lain sebagainya.
Sebelum dua survei ini, Ide Cipta Research &amp;amp; Consulting (ICRC) juga merilis survei soal lima tahun Pemprov Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies. &amp;ldquo;Dari survei itu, 73,6 persen responden merasa puas dengan kinerja Pemprov,&amp;rdquo; kata Direktur Eksekutif ICRC Hadi Suprapto Rusli (20/8/2022).
Ada sejumlah indikator kepuasan responden terhadap kinerja ini. Alasan tertinggi kelima adalah kinerja bagus (26,5 persen), Jakarta lebih rapih (12,6 persen), serta banyak perubahan (12,6 persen). Selain itu, pembangunan JIS turut andil dalam penilaian kinerja ini.
Kepuasan warga Jakarta ini tentu menjadi citra positif bagi Pemprov Jakarta di mata warganya. Diharapkan, kanal-kanal yang menjadi ujung tombak layanan lebih dioptimalkan lagi untuk kian mendekatkan birokrasi dengan masyarakat. Lebih dari itu, tonggak-tonggak Jakarta sebagai kota maju dan mulai mendunia ini menjadi modal dasar bagi pembangunan Jakarta di masa mendatang.
Penulis:&amp;nbsp;Pemerhati Sosial Perkotaan&amp;nbsp;Qusyaini Hasan</content:encoded></item></channel></rss>
