<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siti Elina, Wanita Bercadar yang Terobos Istana Adalah Pendukung HTI</title><description>Menurut BNPT, Siti Elina sering memposting propaganda khilafah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695222/siti-elina-wanita-bercadar-yang-terobos-istana-adalah-pendukung-hti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695222/siti-elina-wanita-bercadar-yang-terobos-istana-adalah-pendukung-hti"/><item><title>Siti Elina, Wanita Bercadar yang Terobos Istana Adalah Pendukung HTI</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695222/siti-elina-wanita-bercadar-yang-terobos-istana-adalah-pendukung-hti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695222/siti-elina-wanita-bercadar-yang-terobos-istana-adalah-pendukung-hti</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2022 08:05 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/26/337/2695222/siti-elina-wanita-bercadar-yang-terobos-istana-adalah-pendukung-hti-MbAhETqu6A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siti Elina saat diamankan petugas kepolisian. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/26/337/2695222/siti-elina-wanita-bercadar-yang-terobos-istana-adalah-pendukung-hti-MbAhETqu6A.jpg</image><title>Siti Elina saat diamankan petugas kepolisian. (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Seorang wanita bercadar ditangkap polisi setelah nekat menerobos masuk ke Istana Negara dan menodongkan senjata api jenis FN ke petugas. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) turut melakukan penyelidikan terhadap wanita yang diidentifikasi sebagai Siti Elina itu.
Menurut keterangan Direktur Pencegahan BNPT, R Ahmad Nurwakhid, berdasarkan penelusuran sementara, Siti Elina dilaporkan memiliki pemahaman radikal dan merupakan pendukung ormas radikal HTI yang telah dibubarkan pemerintah. Siti Elina juga diketahui sering memposting propaganda khilafah melalui akun media sosialnya.
&amp;ldquo;Pendalaman terhadap profil dan motif pelaku terus dilakukan untuk mendapatkan informasi yang akurat adanya keterkaitan dengan aktor-aktor yang lain,&amp;rdquo; kata Nurwakhid kepada awak media, Jakarta, Rabu (26/10/2022).
Kejadian teror yang melibatkan pelaku perempuan ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Indonesia. Sebelumnya, pada 2016 telah terjadi peristiwa ancaman bom di istana dengan pelaku seorang wanita.&amp;ldquo;Salah satu calon pengantin yang ingin melakukan aksi di istana terlebih dahulu diamankan oleh Densus 88 yang juga pelakunya adalah perempuan, Dian Yuli Novi dan ada juga Zazkia Aini yang melakukan penyerangan ke Mabes Polri pada 2021,&amp;rdquo; jelasnya.
Baca Berita Selengkapnya;&amp;nbsp;BNPT: Siti Elina Pendukung HTI dan Sering Posting Propaganda Khilafah</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Seorang wanita bercadar ditangkap polisi setelah nekat menerobos masuk ke Istana Negara dan menodongkan senjata api jenis FN ke petugas. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) turut melakukan penyelidikan terhadap wanita yang diidentifikasi sebagai Siti Elina itu.
Menurut keterangan Direktur Pencegahan BNPT, R Ahmad Nurwakhid, berdasarkan penelusuran sementara, Siti Elina dilaporkan memiliki pemahaman radikal dan merupakan pendukung ormas radikal HTI yang telah dibubarkan pemerintah. Siti Elina juga diketahui sering memposting propaganda khilafah melalui akun media sosialnya.
&amp;ldquo;Pendalaman terhadap profil dan motif pelaku terus dilakukan untuk mendapatkan informasi yang akurat adanya keterkaitan dengan aktor-aktor yang lain,&amp;rdquo; kata Nurwakhid kepada awak media, Jakarta, Rabu (26/10/2022).
Kejadian teror yang melibatkan pelaku perempuan ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Indonesia. Sebelumnya, pada 2016 telah terjadi peristiwa ancaman bom di istana dengan pelaku seorang wanita.&amp;ldquo;Salah satu calon pengantin yang ingin melakukan aksi di istana terlebih dahulu diamankan oleh Densus 88 yang juga pelakunya adalah perempuan, Dian Yuli Novi dan ada juga Zazkia Aini yang melakukan penyerangan ke Mabes Polri pada 2021,&amp;rdquo; jelasnya.
Baca Berita Selengkapnya;&amp;nbsp;BNPT: Siti Elina Pendukung HTI dan Sering Posting Propaganda Khilafah</content:encoded></item></channel></rss>
