<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPT Bakal Dalami Kejiwaan Wanita Terobos Istana dan Todongkan Pistol ke Paspampres</title><description>Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya bakal mendalami lebih lanjut terkait kondisi kejiwaan SE.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695335/bnpt-bakal-dalami-kejiwaan-wanita-terobos-istana-dan-todongkan-pistol-ke-paspampres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695335/bnpt-bakal-dalami-kejiwaan-wanita-terobos-istana-dan-todongkan-pistol-ke-paspampres"/><item><title>BNPT Bakal Dalami Kejiwaan Wanita Terobos Istana dan Todongkan Pistol ke Paspampres</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695335/bnpt-bakal-dalami-kejiwaan-wanita-terobos-istana-dan-todongkan-pistol-ke-paspampres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695335/bnpt-bakal-dalami-kejiwaan-wanita-terobos-istana-dan-todongkan-pistol-ke-paspampres</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2022 06:41 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/27/337/2695335/bnpt-bakal-dalami-kejiwaan-wanita-terobos-istana-dan-todongkan-pistol-ke-paspampres-qXeOaxDC0Q.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Siti Elina ditangkap polisi karena mencoba menerobos Istana Negara. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/27/337/2695335/bnpt-bakal-dalami-kejiwaan-wanita-terobos-istana-dan-todongkan-pistol-ke-paspampres-qXeOaxDC0Q.jpeg</image><title>Siti Elina ditangkap polisi karena mencoba menerobos Istana Negara. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bakal mendalami kejiwaan Siti Elina (SE) yang sempat viral usai mencoba menerobos Istana Negara dan menodongkan pistol ke Paspampres pada Selasa 25 Oktober 2022 pagi.&amp;nbsp;

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya bakal mendalami lebih lanjut terkait kondisi kejiwaan SE.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;BNPT: Siti Elina Pendukung HTI dan Sering Posting Propaganda Khilafah
&quot;Ini lagi didalami aspek kejiwaan juga karena ini kan perlu pendalaman lebih lanjut terhadap perilaku yang bersangkutan,&quot; ujar Boy di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).&amp;nbsp;

Hal itu guna mendapatkan informasi lebih dari SE.  Termasuk, mengorek motif di balik nekatnya pelaku melakukan hal tersebut.&amp;nbsp;

&quot;Dan perlu waktu mendalami apa yang jadi motif yang bersangkutan. Ini perlu dibantu dengan kaitan pemeriksaan psikologi dan faktor kejiwaan panting,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;



Sebab, kata Boy, jika dirinya berniat untuk menghabisi nyawa orang lain, tidak mungkin SE datang dan mengancam Paspampres dengan pistol yang tidak berpeluru.&amp;nbsp;

&quot;Kalau dia berniat menyakiti gak mungkin pakai senjata tanpa peluru. Ini ada keterpengaruhan cara berpikir. Ini juga kita lihat apakah ada kaitan dengan berbagai pihak lainnya. Itu sedang didalami,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bakal mendalami kejiwaan Siti Elina (SE) yang sempat viral usai mencoba menerobos Istana Negara dan menodongkan pistol ke Paspampres pada Selasa 25 Oktober 2022 pagi.&amp;nbsp;

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya bakal mendalami lebih lanjut terkait kondisi kejiwaan SE.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;BNPT: Siti Elina Pendukung HTI dan Sering Posting Propaganda Khilafah
&quot;Ini lagi didalami aspek kejiwaan juga karena ini kan perlu pendalaman lebih lanjut terhadap perilaku yang bersangkutan,&quot; ujar Boy di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).&amp;nbsp;

Hal itu guna mendapatkan informasi lebih dari SE.  Termasuk, mengorek motif di balik nekatnya pelaku melakukan hal tersebut.&amp;nbsp;

&quot;Dan perlu waktu mendalami apa yang jadi motif yang bersangkutan. Ini perlu dibantu dengan kaitan pemeriksaan psikologi dan faktor kejiwaan panting,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;



Sebab, kata Boy, jika dirinya berniat untuk menghabisi nyawa orang lain, tidak mungkin SE datang dan mengancam Paspampres dengan pistol yang tidak berpeluru.&amp;nbsp;

&quot;Kalau dia berniat menyakiti gak mungkin pakai senjata tanpa peluru. Ini ada keterpengaruhan cara berpikir. Ini juga kita lihat apakah ada kaitan dengan berbagai pihak lainnya. Itu sedang didalami,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
