<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Perjuangan Palestina Negara Pertama Akui Kemerdekaan RI di Berlin, Prabowo: Berjasa saat Indonesia Susah</title><description>Indonesia menegaskan posisi sebagai negara yang mendukung kemerdekaan Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695385/kisah-perjuangan-palestina-negara-pertama-akui-kemerdekaan-ri-di-berlin-prabowo-berjasa-saat-indonesia-susah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695385/kisah-perjuangan-palestina-negara-pertama-akui-kemerdekaan-ri-di-berlin-prabowo-berjasa-saat-indonesia-susah"/><item><title>Kisah Perjuangan Palestina Negara Pertama Akui Kemerdekaan RI di Berlin, Prabowo: Berjasa saat Indonesia Susah</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695385/kisah-perjuangan-palestina-negara-pertama-akui-kemerdekaan-ri-di-berlin-prabowo-berjasa-saat-indonesia-susah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695385/kisah-perjuangan-palestina-negara-pertama-akui-kemerdekaan-ri-di-berlin-prabowo-berjasa-saat-indonesia-susah</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2022 09:17 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/27/337/2695385/kisah-perjuangan-palestina-negara-pertama-akui-kemerdekaan-ri-prabowo-berjasa-bantu-saat-indonesia-susah-LMwGmBMkx7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto/Tim Media Prabowo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/27/337/2695385/kisah-perjuangan-palestina-negara-pertama-akui-kemerdekaan-ri-prabowo-berjasa-bantu-saat-indonesia-susah-LMwGmBMkx7.jpg</image><title>Prabowo Subianto/Tim Media Prabowo</title></images><description>JAKARTA - Palestina merupakan salah satu negara pertama yang mengakui Indonesia sebagai negara merdeka secara de facto, tanggal 6 September 1944 atau sebelum memproklamirkan Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
(Baca juga: Tegaskan Dukungan untuk Rakyat Palestina, Prabowo: Hati dan Doa Kami Bersamamu)
Saat itu, seorang mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini menyebarkannya ke seluruh dunia melalui radio berbahasa Arab di Berlin, Jerman. Palestina mendukung kemerdekaan Indonesia didasari oleh  pernyataan janji Perdana Menteri Koiso pada 6 September 1944.
Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto pun menyambut baik kedatangan Perdana Menteri (PM) Palestina, Mohammad Ibrahim Shtayyeh.
Mantan Danjen Kopassus itu mencuitkan kesannya mengenai pertemuan tersebut melalui akun Twitter pribadinya, @prabowo, Rabu (26/10). Dalam sebuah foto yang diunggahnya, tampak Prabowo dan Ibrahim saling berpelukan erat.
&quot;Kebanggaan bagi saya menyambut Perdana Menteri dari sebuah negara yang berjasa besar, yang membantu negara kita di saat susah, di saat butuh pengakuan kemerdekaan,&quot;dikutip, Kamis 927/10/2022).
&quot;Negara Palestina di awal kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya sekadar mengakui, tidak sekadar mendukung, tetapi berperan aktif meningkatkan pengakuan negara-negara Arab atas kemerdekaan Republik Indonesia. Kebaikan yang akan selalu diingat oleh seluruh bangsa Indonesia,&quot; cuit Prabowo lagi.
Meskipun demikian, Indonesia menegaskan posisi sebagai negara yang mendukung kemerdekaan Palestina. Bahkan, hingga kini Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel lantaran mengedepankan sikap antikolonialisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo pun memberikan kesempatan kepada anak-anak Palestina untuk mendapatkan beasiswa kuliah di Universitas Pertahanan (Unhan) RI untuk memperdalam bidang kedokteran, farmasi, matematika, fisika, biologi, informatika, dan teknik.
&quot;Kami juga menawarkan beasiswa di tingkat SMA berasrama (boarding school) serta sekolah-sekolah militer lainnya untuk anak-anak muda Palestina,&quot; ucapnya.
Prabowo menegaskan, pemberian beasiswa tersebut sebagai bentuk langkah nyata posisi Indonesia di belakang Palestina dan untuk mempersiapkan masa depan Palestina. &quot;Ini adalah bantuan konkret untuk mempersiapkan masa depan bangsa Palestina,&quot;pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Palestina merupakan salah satu negara pertama yang mengakui Indonesia sebagai negara merdeka secara de facto, tanggal 6 September 1944 atau sebelum memproklamirkan Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
(Baca juga: Tegaskan Dukungan untuk Rakyat Palestina, Prabowo: Hati dan Doa Kami Bersamamu)
Saat itu, seorang mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini menyebarkannya ke seluruh dunia melalui radio berbahasa Arab di Berlin, Jerman. Palestina mendukung kemerdekaan Indonesia didasari oleh  pernyataan janji Perdana Menteri Koiso pada 6 September 1944.
Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto pun menyambut baik kedatangan Perdana Menteri (PM) Palestina, Mohammad Ibrahim Shtayyeh.
Mantan Danjen Kopassus itu mencuitkan kesannya mengenai pertemuan tersebut melalui akun Twitter pribadinya, @prabowo, Rabu (26/10). Dalam sebuah foto yang diunggahnya, tampak Prabowo dan Ibrahim saling berpelukan erat.
&quot;Kebanggaan bagi saya menyambut Perdana Menteri dari sebuah negara yang berjasa besar, yang membantu negara kita di saat susah, di saat butuh pengakuan kemerdekaan,&quot;dikutip, Kamis 927/10/2022).
&quot;Negara Palestina di awal kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya sekadar mengakui, tidak sekadar mendukung, tetapi berperan aktif meningkatkan pengakuan negara-negara Arab atas kemerdekaan Republik Indonesia. Kebaikan yang akan selalu diingat oleh seluruh bangsa Indonesia,&quot; cuit Prabowo lagi.
Meskipun demikian, Indonesia menegaskan posisi sebagai negara yang mendukung kemerdekaan Palestina. Bahkan, hingga kini Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel lantaran mengedepankan sikap antikolonialisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo pun memberikan kesempatan kepada anak-anak Palestina untuk mendapatkan beasiswa kuliah di Universitas Pertahanan (Unhan) RI untuk memperdalam bidang kedokteran, farmasi, matematika, fisika, biologi, informatika, dan teknik.
&quot;Kami juga menawarkan beasiswa di tingkat SMA berasrama (boarding school) serta sekolah-sekolah militer lainnya untuk anak-anak muda Palestina,&quot; ucapnya.
Prabowo menegaskan, pemberian beasiswa tersebut sebagai bentuk langkah nyata posisi Indonesia di belakang Palestina dan untuk mempersiapkan masa depan Palestina. &quot;Ini adalah bantuan konkret untuk mempersiapkan masa depan bangsa Palestina,&quot;pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
