<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gunung Anak Krakatau Erupsi, Status Masih Siaga   </title><description>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terjadi erupsi&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695935/gunung-anak-krakatau-erupsi-status-masih-siaga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695935/gunung-anak-krakatau-erupsi-status-masih-siaga"/><item><title> Gunung Anak Krakatau Erupsi, Status Masih Siaga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695935/gunung-anak-krakatau-erupsi-status-masih-siaga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/27/337/2695935/gunung-anak-krakatau-erupsi-status-masih-siaga</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2022 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/27/337/2695935/gunung-anak-krakatau-erupsi-status-masih-siaga-HEFnJsUQVf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau saat erupsi (foto: dok PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/27/337/2695935/gunung-anak-krakatau-erupsi-status-masih-siaga-HEFnJsUQVf.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau saat erupsi (foto: dok PVMBG)</title></images><description>

JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terjadi erupsi pada Kamis 27 Oktober 2022, pukul 19.55 WIB.

&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 27 Oktober 2022, pukul 19:55 WIB. Visual letusan tidak teramati,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam keterangan resminya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu hingga 800 Meter di atas Puncak
Sementara itu, PVMBG mengatakan erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 12 mm dan durasi 17 detik. Namun tinggi kolom tidak teramati.

&amp;ldquo;Dari CCTV jelas, teramati letusan dengan sinar api tinggi 25 meter. Tidak terdengar suara dentuman,&amp;rdquo; ungkap PVMBG.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Kerinci Kembali Erupsi, Kolom Abu 750 Meter di Atas Puncak
Hingga saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berada pada tingkat aktivitas level III (siaga).

PVMBG juga mencatat tadi siang Gunung Anak Krakatau juga terjadi erupsi tepatnya pukul 12:05 WIB dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 250 m di atas puncak (&amp;plusmn; 407 m di atas permukaan laut).

&amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi 25 detik,&amp;rdquo; ungkap PVMBG.

PVMBG pun meminta masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terjadi erupsi pada Kamis 27 Oktober 2022, pukul 19.55 WIB.

&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 27 Oktober 2022, pukul 19:55 WIB. Visual letusan tidak teramati,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam keterangan resminya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu hingga 800 Meter di atas Puncak
Sementara itu, PVMBG mengatakan erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 12 mm dan durasi 17 detik. Namun tinggi kolom tidak teramati.

&amp;ldquo;Dari CCTV jelas, teramati letusan dengan sinar api tinggi 25 meter. Tidak terdengar suara dentuman,&amp;rdquo; ungkap PVMBG.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Kerinci Kembali Erupsi, Kolom Abu 750 Meter di Atas Puncak
Hingga saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berada pada tingkat aktivitas level III (siaga).

PVMBG juga mencatat tadi siang Gunung Anak Krakatau juga terjadi erupsi tepatnya pukul 12:05 WIB dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 250 m di atas puncak (&amp;plusmn; 407 m di atas permukaan laut).

&amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi 25 detik,&amp;rdquo; ungkap PVMBG.

PVMBG pun meminta masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.

</content:encoded></item></channel></rss>
