<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Rudolf Berniat Sewa Pembunuh Bayaran Incar Korban Lain</title><description>Berikut 5 fakta Rudolf berniat sewa pembunuh bayaran incar korban lain.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/338/2695059/5-fakta-rudolf-berniat-sewa-pembunuh-bayaran-incar-korban-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/27/338/2695059/5-fakta-rudolf-berniat-sewa-pembunuh-bayaran-incar-korban-lain"/><item><title>5 Fakta Rudolf Berniat Sewa Pembunuh Bayaran Incar Korban Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/338/2695059/5-fakta-rudolf-berniat-sewa-pembunuh-bayaran-incar-korban-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/27/338/2695059/5-fakta-rudolf-berniat-sewa-pembunuh-bayaran-incar-korban-lain</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2022 06:17 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/26/338/2695059/5-fakta-rudolf-berniat-sewa-pembunuh-bayaran-incar-korban-lain-AePrDL1YHw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tersangka Christian Rudolf Tobing berencana menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi target lainnya. (MNC Portal/Irfan Maruf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/26/338/2695059/5-fakta-rudolf-berniat-sewa-pembunuh-bayaran-incar-korban-lain-AePrDL1YHw.jpg</image><title>Tersangka Christian Rudolf Tobing berencana menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi target lainnya. (MNC Portal/Irfan Maruf)</title></images><description>JAKARTA - Tersangka kasus pembunuhan di Tol Becakayu, Christian Rudolf Tobing (36) ternyata berniat untuk menyewa pembunuh bayaran. Hal itu dilakukan setelah dirinya membunuh Ade Yunia Rizabani atau Icha di Apartemen di Jakarta Timur, lalu membuang jasadnya.


Berikut 5 fakta Rudolf berniat sewa pembunuh bayaran untuk menghabisi H, teman yang sangat dibencinya, sebagaimana dirangkum pada Kamis (27/10/2022) :


1. Peras Uang Korban

Sebelum membunuh Icha pada Sabtu (17/10/2022), Rudolf terlebih dahulu menanyakan korban berada di pihaknya atau H, teman yang dibenci tersangka. Icha lalu menjawab berada di kubu Rudolf. Saat itulah Rudolf meminta ditransfer sejumlah uang untuk membunuh H.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yNC8xLzE1NTU0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Pelaku menyampaikan kepada korban kamu akan ada di kubu mana? Saya atau H? Dan dijawab korban di bagian kamu. Selanjutnya pelaku berbicara dengan korban kamu harus membantu saya dengan cara memberikan saya sejumlah uang untuk membantu saya menghabisi saudara H,&quot; ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga, 22 Oktober 2022.

Saat itu, dengan kondisi kaki dan tangan terikat, Icha mentransfer sejumlah uang ke Rudolf. Tersangka bahkan menyuruh Icha agar keluarganya juga mentransfer uang ke korban.

&quot;Pelaku mentransfer uang dari rekening korban sebanyak Rp 19,5 juta. Lalu pelaku juga sempat meminta korban menghubungi keluarganya untuk ditransfer uang sebesar Rp 10 juta,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Rudolf Ingin Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Target Berikutnya

2. Sebagian Uang Korban untuk Main Binomo

Rudolf total menggasak uang Icha senilai Rp30 juta dari rekening korban. Uang itu akan digunakan untuk menyewa pembunuh bayaran. Namun, sebagian uang itu digunakan Rudolf untuk trading di Binomo.

&quot;Kemudian yang Rp4 juta sudah digunakan untuk aplikasi trading Binomo,&quot; kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di Polda Metro Jaya, Senin (24/10/2022).


3. Berencana Sewa Pembunuh Bayaran

Panjiyoga menambahkan adapun sisa Rp26 juta akan digunakan Rudolf untuk menyewa pembunuh bayaran. Namun, rencana itu urung dilakukan karena tarifnya terlalu mahal.

&quot;Jasa itu (pembunuh bayaran) tidak jadi karena menurut keterangan pelaku itu tarifnya terlalu mahal dan pelaku tidak sanggup,&quot; ucapnya.



4. Targetkan Habisi H dan S

Hengki menyebutkan, tersangka Rudolf berencana setelah membunuh Icha, mengincar nyawa H dan S.

&quot;Kalau saja dia tidak tertangkap di kasus ini, dia bisa saja membunuh dua target lainnya,&quot; jelasnya.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga mengatakan Rudolf sempat mencoba menemui H melalui adik H untuk mengetahui keberadaan temannya tersebut. Namun, karena responnya kurang tersangka bergerak menghubungi korban Ade.

Tersangka juga menghubungi S, tapi S sedang berada di luar kota.

&quot;Karena H di Bali dan S juga di Semarang. Jadi dia akhirnya membunuh I ini,&quot; jelas Panjiyoga.


5. Sakit Hati


Rudolf mengaku sakit hati terhadap temannya H. Ia dendam terhadap sejak 2015 disebabkan bisnis HT (handy talkie). Lantas dendam itu menyasar teman-teman dari H salah satunya Icha.

Berangkat dari pelacakan profil yang dilakukan Rudolf melihat kalau H ternyata berteman dengan AYR ketika melihat adanya dokumentasi foto bersama saat perkawinan. Dari situ didapatlah hobi korban yang suka membuat konten untuk selanjutnya diajak oleb korban.


Atas perbuatan Rudolf, penyidik menetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan atau Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Tersangka terancam pidana maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama lamanya 20 tahun.
</description><content:encoded>JAKARTA - Tersangka kasus pembunuhan di Tol Becakayu, Christian Rudolf Tobing (36) ternyata berniat untuk menyewa pembunuh bayaran. Hal itu dilakukan setelah dirinya membunuh Ade Yunia Rizabani atau Icha di Apartemen di Jakarta Timur, lalu membuang jasadnya.


Berikut 5 fakta Rudolf berniat sewa pembunuh bayaran untuk menghabisi H, teman yang sangat dibencinya, sebagaimana dirangkum pada Kamis (27/10/2022) :


1. Peras Uang Korban

Sebelum membunuh Icha pada Sabtu (17/10/2022), Rudolf terlebih dahulu menanyakan korban berada di pihaknya atau H, teman yang dibenci tersangka. Icha lalu menjawab berada di kubu Rudolf. Saat itulah Rudolf meminta ditransfer sejumlah uang untuk membunuh H.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yNC8xLzE1NTU0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


&quot;Pelaku menyampaikan kepada korban kamu akan ada di kubu mana? Saya atau H? Dan dijawab korban di bagian kamu. Selanjutnya pelaku berbicara dengan korban kamu harus membantu saya dengan cara memberikan saya sejumlah uang untuk membantu saya menghabisi saudara H,&quot; ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga, 22 Oktober 2022.

Saat itu, dengan kondisi kaki dan tangan terikat, Icha mentransfer sejumlah uang ke Rudolf. Tersangka bahkan menyuruh Icha agar keluarganya juga mentransfer uang ke korban.

&quot;Pelaku mentransfer uang dari rekening korban sebanyak Rp 19,5 juta. Lalu pelaku juga sempat meminta korban menghubungi keluarganya untuk ditransfer uang sebesar Rp 10 juta,&quot; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Rudolf Ingin Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Target Berikutnya

2. Sebagian Uang Korban untuk Main Binomo

Rudolf total menggasak uang Icha senilai Rp30 juta dari rekening korban. Uang itu akan digunakan untuk menyewa pembunuh bayaran. Namun, sebagian uang itu digunakan Rudolf untuk trading di Binomo.

&quot;Kemudian yang Rp4 juta sudah digunakan untuk aplikasi trading Binomo,&quot; kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di Polda Metro Jaya, Senin (24/10/2022).


3. Berencana Sewa Pembunuh Bayaran

Panjiyoga menambahkan adapun sisa Rp26 juta akan digunakan Rudolf untuk menyewa pembunuh bayaran. Namun, rencana itu urung dilakukan karena tarifnya terlalu mahal.

&quot;Jasa itu (pembunuh bayaran) tidak jadi karena menurut keterangan pelaku itu tarifnya terlalu mahal dan pelaku tidak sanggup,&quot; ucapnya.



4. Targetkan Habisi H dan S

Hengki menyebutkan, tersangka Rudolf berencana setelah membunuh Icha, mengincar nyawa H dan S.

&quot;Kalau saja dia tidak tertangkap di kasus ini, dia bisa saja membunuh dua target lainnya,&quot; jelasnya.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga mengatakan Rudolf sempat mencoba menemui H melalui adik H untuk mengetahui keberadaan temannya tersebut. Namun, karena responnya kurang tersangka bergerak menghubungi korban Ade.

Tersangka juga menghubungi S, tapi S sedang berada di luar kota.

&quot;Karena H di Bali dan S juga di Semarang. Jadi dia akhirnya membunuh I ini,&quot; jelas Panjiyoga.


5. Sakit Hati


Rudolf mengaku sakit hati terhadap temannya H. Ia dendam terhadap sejak 2015 disebabkan bisnis HT (handy talkie). Lantas dendam itu menyasar teman-teman dari H salah satunya Icha.

Berangkat dari pelacakan profil yang dilakukan Rudolf melihat kalau H ternyata berteman dengan AYR ketika melihat adanya dokumentasi foto bersama saat perkawinan. Dari situ didapatlah hobi korban yang suka membuat konten untuk selanjutnya diajak oleb korban.


Atas perbuatan Rudolf, penyidik menetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan atau Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Tersangka terancam pidana maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama lamanya 20 tahun.
</content:encoded></item></channel></rss>
