<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada APBD-P 2022, Pj Gubernur Heru: Jika Mendesak Ubah Alokasi Anggaran di Dinas Masing-Masing   </title><description>&amp;nbsp;
Heru menambahkan anggaran darurat dan mendesak (darsak) yang seharusnya masuk dalam APBD-P 2022 tetap akan masuk di dalam SKPD</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/338/2695352/tak-ada-apbd-p-2022-pj-gubernur-heru-jika-mendesak-ubah-alokasi-anggaran-di-dinas-masing-masing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/27/338/2695352/tak-ada-apbd-p-2022-pj-gubernur-heru-jika-mendesak-ubah-alokasi-anggaran-di-dinas-masing-masing"/><item><title>Tak Ada APBD-P 2022, Pj Gubernur Heru: Jika Mendesak Ubah Alokasi Anggaran di Dinas Masing-Masing   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/27/338/2695352/tak-ada-apbd-p-2022-pj-gubernur-heru-jika-mendesak-ubah-alokasi-anggaran-di-dinas-masing-masing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/27/338/2695352/tak-ada-apbd-p-2022-pj-gubernur-heru-jika-mendesak-ubah-alokasi-anggaran-di-dinas-masing-masing</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2022 07:49 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/27/338/2695352/tak-ada-apbd-p-2022-pj-gubernur-heru-jika-mendesak-ubah-alokasi-anggaran-di-dinas-masing-masing-qNk0HeJdW3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pj Gubernur DKI Heru Budi/Foto: Refi Sandi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/27/338/2695352/tak-ada-apbd-p-2022-pj-gubernur-heru-jika-mendesak-ubah-alokasi-anggaran-di-dinas-masing-masing-qNk0HeJdW3.jpg</image><title>Pj Gubernur DKI Heru Budi/Foto: Refi Sandi</title></images><description>JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memutuskan tidak melakukan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD-P) 2022. Diketahui rancangan APBD-P 2022 telah dibahas bersama DPRD DKI Jakarta.

&quot;Jadi kan tidak ada APBD perubahan (2022), jadinya tidak ada APBD-P,&quot; kata Heru di Balairung, Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA: Dijenguk Kuasa Hukumnya, Nikita Mirzani Minta Dispensasi Ketemu Anak di Luar Jam Besuk
Heru menambahkan anggaran darurat dan mendesak (darsak) yang seharusnya masuk dalam APBD-P 2022 tetap akan masuk di dalam satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Ia menyiasati dengan menggeser anggaran program lain di internal SKPD masing-masing yang tidak merubah pagu total anggaran.

&quot;Jadi ada poin-poin yang sangat mendesak, itu pun hanya mengubah (alokasi anggaran) di dinas masing-masing. Pagunya (di dinas) jadinya tetap,&quot; ucap Heru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ratusan Ribu Warga Bali Gelar Doa Bersama demi Kesuksesan KTT G20
Sebagai informasi, Pemprov DKI dan DPRD terkesan saling lempar tanggung jawab terkait telatnya pembahasan APBD-P. Seharusnya, jika tidak telat dibahas, APBD-P akan disahkan melalui peraturan daerah (Perda).</description><content:encoded>JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memutuskan tidak melakukan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD-P) 2022. Diketahui rancangan APBD-P 2022 telah dibahas bersama DPRD DKI Jakarta.

&quot;Jadi kan tidak ada APBD perubahan (2022), jadinya tidak ada APBD-P,&quot; kata Heru di Balairung, Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA: Dijenguk Kuasa Hukumnya, Nikita Mirzani Minta Dispensasi Ketemu Anak di Luar Jam Besuk
Heru menambahkan anggaran darurat dan mendesak (darsak) yang seharusnya masuk dalam APBD-P 2022 tetap akan masuk di dalam satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Ia menyiasati dengan menggeser anggaran program lain di internal SKPD masing-masing yang tidak merubah pagu total anggaran.

&quot;Jadi ada poin-poin yang sangat mendesak, itu pun hanya mengubah (alokasi anggaran) di dinas masing-masing. Pagunya (di dinas) jadinya tetap,&quot; ucap Heru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ratusan Ribu Warga Bali Gelar Doa Bersama demi Kesuksesan KTT G20
Sebagai informasi, Pemprov DKI dan DPRD terkesan saling lempar tanggung jawab terkait telatnya pembahasan APBD-P. Seharusnya, jika tidak telat dibahas, APBD-P akan disahkan melalui peraturan daerah (Perda).</content:encoded></item></channel></rss>
