<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Bidik Perusahaan Farmasi Lain</title><description>Usut kasus gagal ginjal akut, Bareskrim tengah membidik perusahaan farmasi lain.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/28/337/2696500/kasus-gagal-ginjal-akut-bareskrim-bidik-perusahaan-farmasi-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/28/337/2696500/kasus-gagal-ginjal-akut-bareskrim-bidik-perusahaan-farmasi-lain"/><item><title>Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Bidik Perusahaan Farmasi Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/28/337/2696500/kasus-gagal-ginjal-akut-bareskrim-bidik-perusahaan-farmasi-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/28/337/2696500/kasus-gagal-ginjal-akut-bareskrim-bidik-perusahaan-farmasi-lain</guid><pubDate>Jum'at 28 Oktober 2022 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/28/337/2696500/kasus-gagal-ginjal-akut-bareskrim-bidik-perusahaan-farmasi-lain-1uMI4gHait.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bareskrim membidik perusahaan farmasi lain dalam kasus gagal ginjal akut. (Ilustrasi/Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/28/337/2696500/kasus-gagal-ginjal-akut-bareskrim-bidik-perusahaan-farmasi-lain-1uMI4gHait.jpg</image><title>Bareskrim membidik perusahaan farmasi lain dalam kasus gagal ginjal akut. (Ilustrasi/Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tim gabungan Bareskrim Polri menyatakan membidik perusahan farmasi lain terkait pengusutan munculnya kasus gagal ginjal akut terhadap anak-anak.

Pemeriksaan terhadap perusahaan farmasi lain tersebut untuk mendalami dugaan melanggar ketentuan dalam penggunaan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) di obat sirop.

&quot;Masih ada, nanti kita informasikan,&quot; kata Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dihubungi, Jakarta, Jumat (28/10/2022).

Menurutnya, untuk sementara ini, Bareskrim akan mengumpulkan seluruh sampel urine dan darah dari para pasien yang terjangkit penyakit gagal ginjal akut tersebut.

&quot;Berikan kesempatan kami untuk mengumpulkan semua sampel dari mayoritas pasien,&quot; ujar Pipit.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC8zNC8xNTU3OTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Sementara itu, Bareskrim Polri akan memeriksa 2 perusahaan farmasi yang diduga melanggar ketentuan dalam penggunaan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

BACA JUGA:157 Anak Meninggal karena Gagal Ginjal Akut, Wapres: Status KLB Sedang Dikaji

&quot;Kita sedang dalam proses, dari sampel semua sampel dan juga akan meminta klarifikasi pihak pihak yang memproduksi,&quot; ucap Pipit.


Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan pihaknya bersama kepolisian menyelidiki dua perusahaan farmasi yang diduga melanggar ketentuan dalam penggunaan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Dua senyawa tersebut tengah jadi sorotan karena diduga jadi penyebab maraknya anak-anak yang mengalami gangguan ginjal akut.
</description><content:encoded>JAKARTA - Tim gabungan Bareskrim Polri menyatakan membidik perusahan farmasi lain terkait pengusutan munculnya kasus gagal ginjal akut terhadap anak-anak.

Pemeriksaan terhadap perusahaan farmasi lain tersebut untuk mendalami dugaan melanggar ketentuan dalam penggunaan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) di obat sirop.

&quot;Masih ada, nanti kita informasikan,&quot; kata Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dihubungi, Jakarta, Jumat (28/10/2022).

Menurutnya, untuk sementara ini, Bareskrim akan mengumpulkan seluruh sampel urine dan darah dari para pasien yang terjangkit penyakit gagal ginjal akut tersebut.

&quot;Berikan kesempatan kami untuk mengumpulkan semua sampel dari mayoritas pasien,&quot; ujar Pipit.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC8zNC8xNTU3OTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Sementara itu, Bareskrim Polri akan memeriksa 2 perusahaan farmasi yang diduga melanggar ketentuan dalam penggunaan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

BACA JUGA:157 Anak Meninggal karena Gagal Ginjal Akut, Wapres: Status KLB Sedang Dikaji

&quot;Kita sedang dalam proses, dari sampel semua sampel dan juga akan meminta klarifikasi pihak pihak yang memproduksi,&quot; ucap Pipit.


Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan pihaknya bersama kepolisian menyelidiki dua perusahaan farmasi yang diduga melanggar ketentuan dalam penggunaan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Dua senyawa tersebut tengah jadi sorotan karena diduga jadi penyebab maraknya anak-anak yang mengalami gangguan ginjal akut.
</content:encoded></item></channel></rss>
