<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Anak Pasien Gagal Ginjal Akut di Jambi Meninggal Dunia</title><description>Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan, ada dua pasien di Jambi yang gagal ginjal akut meninggal dunia.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/28/340/2696599/dua-anak-pasien-gagal-ginjal-akut-di-jambi-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/28/340/2696599/dua-anak-pasien-gagal-ginjal-akut-di-jambi-meninggal-dunia"/><item><title>Dua Anak Pasien Gagal Ginjal Akut di Jambi Meninggal Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/28/340/2696599/dua-anak-pasien-gagal-ginjal-akut-di-jambi-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/28/340/2696599/dua-anak-pasien-gagal-ginjal-akut-di-jambi-meninggal-dunia</guid><pubDate>Jum'at 28 Oktober 2022 18:06 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/28/340/2696599/dua-anak-pasien-gagal-ginjal-akut-di-jambi-meninggal-dunia-utzJNeRU1e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/28/340/2696599/dua-anak-pasien-gagal-ginjal-akut-di-jambi-meninggal-dunia-utzJNeRU1e.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAMBI - Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan, ada dua pasien di Jambi yang gagal ginjal akut meninggal dunia.

&quot;Di Jambi gagal ginjal akut progresif ada dua kasus. Dan dua kasus tersebut terjadi pada anak-anak yang menyebabkan meninggal dunia,&quot; ungkapnya, Jumat (28/10/2022).

Diakuinya, penyebab utamanya hingga kini masih belum pasti dan masih diteliti balai BPOM.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC8zNC8xNTU3OTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Namun, balai BPOM meneliti bahwa ada obat yang tidak boleh dikonsumsi anak-anak yang kadar ambangnya diatas dan diduga di minum anak-anak,&quot; tutur Ida.

Terkait keberadaan obat gangguan ginjal akut yang menimpa anak-anak, dia menambahkan, Dinas Kesehatan Kota Jambi masih belum menerima informasi tersebut.
Namun, dirinya menambahkan, saat ini di Kota Jambi sudah terdapat mesin cuci darah atau Hemodialisa.

&quot;Mesin cuci darah tersebut berada di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher, Jambi,&quot; tegasnya.

Ida berharap, agar masyarakat tidak mengkonsumsi obat sirup yang dilarang pemerintah.
</description><content:encoded>JAMBI - Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan, ada dua pasien di Jambi yang gagal ginjal akut meninggal dunia.

&quot;Di Jambi gagal ginjal akut progresif ada dua kasus. Dan dua kasus tersebut terjadi pada anak-anak yang menyebabkan meninggal dunia,&quot; ungkapnya, Jumat (28/10/2022).

Diakuinya, penyebab utamanya hingga kini masih belum pasti dan masih diteliti balai BPOM.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOC8zNC8xNTU3OTkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Namun, balai BPOM meneliti bahwa ada obat yang tidak boleh dikonsumsi anak-anak yang kadar ambangnya diatas dan diduga di minum anak-anak,&quot; tutur Ida.

Terkait keberadaan obat gangguan ginjal akut yang menimpa anak-anak, dia menambahkan, Dinas Kesehatan Kota Jambi masih belum menerima informasi tersebut.
Namun, dirinya menambahkan, saat ini di Kota Jambi sudah terdapat mesin cuci darah atau Hemodialisa.

&quot;Mesin cuci darah tersebut berada di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher, Jambi,&quot; tegasnya.

Ida berharap, agar masyarakat tidak mengkonsumsi obat sirup yang dilarang pemerintah.
</content:encoded></item></channel></rss>
