<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ancam Golpul Pada Pilkada 2024   </title><description>Kondisi itu sangat memungkinkan jika anggaran daerahnya tersedia dan mulai pulih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/28/525/2696192/jalan-rusak-tak-kunjung-diperbaiki-warga-ancam-golpul-pada-pilkada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/28/525/2696192/jalan-rusak-tak-kunjung-diperbaiki-warga-ancam-golpul-pada-pilkada-2024"/><item><title>Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ancam Golpul Pada Pilkada 2024   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/28/525/2696192/jalan-rusak-tak-kunjung-diperbaiki-warga-ancam-golpul-pada-pilkada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/28/525/2696192/jalan-rusak-tak-kunjung-diperbaiki-warga-ancam-golpul-pada-pilkada-2024</guid><pubDate>Jum'at 28 Oktober 2022 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/28/525/2696192/jalan-rusak-tak-kunjung-diperbaiki-warga-ancam-golpul-pada-pilkada-2024-DoFTA1Jg7r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalanan rusak yang diprotes warga/Foto: Adi Haryanto</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/28/525/2696192/jalan-rusak-tak-kunjung-diperbaiki-warga-ancam-golpul-pada-pilkada-2024-DoFTA1Jg7r.jpg</image><title>Jalanan rusak yang diprotes warga/Foto: Adi Haryanto</title></images><description>BANDUNG BARAT - Protes jalan rusak yang dilakukan oleh masyatakat di Desa Tanjungjaya dan Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandunh Barat (KBB), dengan menanam pohon di tengah jalan dan ancaman golput di Pilkada jadi perhatian Pemda KBB.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, rencananya jalan rusak tersebut akan diupayakan masuk dalam program perbaikan di tahun 2023. Kondisi itu sangat memungkinkan jika anggaran daerahnya tersedia dan mulai pulih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kapolri Copot Kapolres Muara Enim yang Dikabarkan Menikahi Banyak Wanita
&quot;Nanti akan coba diusulkan di tahun 2023, semoga anggarannya ada dan memungkinkan,&quot; terang Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) KBB Aan Sopian, Jumat (28/10/2022).

Aan Sopian mengatakan, perbaikan jalan tersebut tidak memungkinkan dilakukan di anggaran perubahan tahun ini. Semoga di 2023 anggarannya memungkinkan dan bisa langsung dilaksanakan. Jika anggaran tidak memadai nanti lihat situasinya seperti apa.

Di tahun ini pihaknya baru memperbaiki sekitar 800 meter kerusakan jalan di ruas jalan tersebut yang di bagian depan. Sedangkan sisanya seperti yang ada di Desa Tanjungjaya dikerjakan bertahap dan sisanya diusulkan tahun depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Jakarta Dikepung Demo Hari Ini, Polisi Kerahkan 3.236 Personel
&quot;Di sana ada yang sudah diperbaiki tapi memang baru 800 meter. Kita cona ajukan lagi di tahub depan,&quot; imbuhnya.

Seperti diketahui, kesal karena jalan di wilayahnya tidak kunjung diperbaiki, masyarakat dua desa di Kecamatan Cihampelas, KBB, mengancam tidak akan ikut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) KBB 2024 mendatang atau golput.

Mereka adalah masyarakat di Desa Tanjungjaya dan Desa Mekarjaya yang mengeluh tidak diperhatikan oleh Pemda KBB, karena jalan di wilayahnya sudah 12 tahun rusak. Mereka kemudian memasang spanduk kekesalan, setelah sebelumnya menanam pohon pisang di jalan rusak.

Tulisan dalam spanduk yang dipasang dipinggir jalan itu bertuliskan, &quot;Masyarakat Desa Mekarjaya dan Tanjungjaya tidak akan ikut serta dalam Pilkada sebelum Jalan Kabupaten Cihampelas - Bunder diperbaiki&quot;.

Ancaman itu merupakan reaksi spontan atas akumulasi kekesalan warga selama ini.</description><content:encoded>BANDUNG BARAT - Protes jalan rusak yang dilakukan oleh masyatakat di Desa Tanjungjaya dan Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandunh Barat (KBB), dengan menanam pohon di tengah jalan dan ancaman golput di Pilkada jadi perhatian Pemda KBB.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, rencananya jalan rusak tersebut akan diupayakan masuk dalam program perbaikan di tahun 2023. Kondisi itu sangat memungkinkan jika anggaran daerahnya tersedia dan mulai pulih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kapolri Copot Kapolres Muara Enim yang Dikabarkan Menikahi Banyak Wanita
&quot;Nanti akan coba diusulkan di tahun 2023, semoga anggarannya ada dan memungkinkan,&quot; terang Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) KBB Aan Sopian, Jumat (28/10/2022).

Aan Sopian mengatakan, perbaikan jalan tersebut tidak memungkinkan dilakukan di anggaran perubahan tahun ini. Semoga di 2023 anggarannya memungkinkan dan bisa langsung dilaksanakan. Jika anggaran tidak memadai nanti lihat situasinya seperti apa.

Di tahun ini pihaknya baru memperbaiki sekitar 800 meter kerusakan jalan di ruas jalan tersebut yang di bagian depan. Sedangkan sisanya seperti yang ada di Desa Tanjungjaya dikerjakan bertahap dan sisanya diusulkan tahun depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Jakarta Dikepung Demo Hari Ini, Polisi Kerahkan 3.236 Personel
&quot;Di sana ada yang sudah diperbaiki tapi memang baru 800 meter. Kita cona ajukan lagi di tahub depan,&quot; imbuhnya.

Seperti diketahui, kesal karena jalan di wilayahnya tidak kunjung diperbaiki, masyarakat dua desa di Kecamatan Cihampelas, KBB, mengancam tidak akan ikut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) KBB 2024 mendatang atau golput.

Mereka adalah masyarakat di Desa Tanjungjaya dan Desa Mekarjaya yang mengeluh tidak diperhatikan oleh Pemda KBB, karena jalan di wilayahnya sudah 12 tahun rusak. Mereka kemudian memasang spanduk kekesalan, setelah sebelumnya menanam pohon pisang di jalan rusak.

Tulisan dalam spanduk yang dipasang dipinggir jalan itu bertuliskan, &quot;Masyarakat Desa Mekarjaya dan Tanjungjaya tidak akan ikut serta dalam Pilkada sebelum Jalan Kabupaten Cihampelas - Bunder diperbaiki&quot;.

Ancaman itu merupakan reaksi spontan atas akumulasi kekesalan warga selama ini.</content:encoded></item></channel></rss>
