<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 Subvarian XBB Masuk Indonesia, Wapres Minta Masyarakat Waspada      </title><description>Subvarian tersebut menimbulkan kasus baru Covid-19 di sejumlah negara, salah satunya di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/29/337/2696831/covid-19-subvarian-xbb-masuk-indonesia-wapres-minta-masyarakat-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/29/337/2696831/covid-19-subvarian-xbb-masuk-indonesia-wapres-minta-masyarakat-waspada"/><item><title>Covid-19 Subvarian XBB Masuk Indonesia, Wapres Minta Masyarakat Waspada      </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/29/337/2696831/covid-19-subvarian-xbb-masuk-indonesia-wapres-minta-masyarakat-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/29/337/2696831/covid-19-subvarian-xbb-masuk-indonesia-wapres-minta-masyarakat-waspada</guid><pubDate>Sabtu 29 Oktober 2022 08:13 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/29/337/2696831/covid-19-subvarian-xbb-masuk-indonesia-wapres-minta-masyarakat-waspada-Y5zgRtEslu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Ma'ruf Amin. (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/29/337/2696831/covid-19-subvarian-xbb-masuk-indonesia-wapres-minta-masyarakat-waspada-Y5zgRtEslu.jpg</image><title>Wapres Ma'ruf Amin. (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta masyarakat waspada terkait merebaknya subvarian Omicron XBB. Subvarian tersebut menimbulkan kasus baru Covid-19 di sejumlah negara, salah satunya di Indonesia.

Wapres pun mengingatkan agar tidak terjadi lonjakan kasus secara besar-besaran, diperlukan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.

&amp;ldquo;Kita sudah menjaga kondisi seperti sekarang, kepada masyarakat tetap harus menggunakan masker dan berhati-hati,&amp;rdquo; imbau Wapres dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (29/10/2022).

Wapres menyampaikan, dengan kehati-hatian yang tinggi, masyarakat tetap diminta untuk melakukan aktivitas sehari-harinya. Sebab, rutinitas tersebut dinilai akan membantu dalam menstabilkan roda sosial ekonomi masyarakat yang telah sama-sama dibangun sejak awal terjadinya pandemi Covid-19.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Seorang Warga Jatim Terkonfirmasi Varian Omicron XBB, Khofifah Minta Tidak Panik
&amp;ldquo;Tetapi Jangan sampai mengganggu mobilisasi masyarakat, jangan sampai ekonomi terganggu,&amp;rdquo; ucap Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga menegaskan bahwa pemerintah terus mengkaji perkembangan yang terjadi terkait Covid-19. Hal tersebut yang kemudian menjadi dasar dalam menentukan status kedaruratan di Indonesia dalam pandemi ini.

&amp;ldquo;Pemerintah terus mengamati perkembangan. Karena itu, sampai hari ini belum mengubah status pandemi menjadi endemi karena kita masih terus mengamati sambil juga menunggu petunjuk-petunjuk lebih lanjut dari WHO,&amp;rdquo; tegas Wapres.

Lebih lanjut, Wapres menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan telah secara proaktif dan responsif melakukan analisis-analisis terhadap sub varian Omicron XBB dan potensi munculnya sub varian baru ke depan.&amp;ldquo;Di Kementerian Kesehatan sedang melakukan pengkajian dan seberapa besar berbahaya daripada varian baru itu,&amp;rdquo; ujar Wapres.

&amp;ldquo;Pemerintah terus melakukan kajian dan upaya deteksi terhadap varian baru virus Corona,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta masyarakat waspada terkait merebaknya subvarian Omicron XBB. Subvarian tersebut menimbulkan kasus baru Covid-19 di sejumlah negara, salah satunya di Indonesia.

Wapres pun mengingatkan agar tidak terjadi lonjakan kasus secara besar-besaran, diperlukan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.

&amp;ldquo;Kita sudah menjaga kondisi seperti sekarang, kepada masyarakat tetap harus menggunakan masker dan berhati-hati,&amp;rdquo; imbau Wapres dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (29/10/2022).

Wapres menyampaikan, dengan kehati-hatian yang tinggi, masyarakat tetap diminta untuk melakukan aktivitas sehari-harinya. Sebab, rutinitas tersebut dinilai akan membantu dalam menstabilkan roda sosial ekonomi masyarakat yang telah sama-sama dibangun sejak awal terjadinya pandemi Covid-19.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Seorang Warga Jatim Terkonfirmasi Varian Omicron XBB, Khofifah Minta Tidak Panik
&amp;ldquo;Tetapi Jangan sampai mengganggu mobilisasi masyarakat, jangan sampai ekonomi terganggu,&amp;rdquo; ucap Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga menegaskan bahwa pemerintah terus mengkaji perkembangan yang terjadi terkait Covid-19. Hal tersebut yang kemudian menjadi dasar dalam menentukan status kedaruratan di Indonesia dalam pandemi ini.

&amp;ldquo;Pemerintah terus mengamati perkembangan. Karena itu, sampai hari ini belum mengubah status pandemi menjadi endemi karena kita masih terus mengamati sambil juga menunggu petunjuk-petunjuk lebih lanjut dari WHO,&amp;rdquo; tegas Wapres.

Lebih lanjut, Wapres menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan telah secara proaktif dan responsif melakukan analisis-analisis terhadap sub varian Omicron XBB dan potensi munculnya sub varian baru ke depan.&amp;ldquo;Di Kementerian Kesehatan sedang melakukan pengkajian dan seberapa besar berbahaya daripada varian baru itu,&amp;rdquo; ujar Wapres.

&amp;ldquo;Pemerintah terus melakukan kajian dan upaya deteksi terhadap varian baru virus Corona,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
