<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Instruksikan Semua Polda Kumpulkan Sampel soal Kasus Gagal Ginjal</title><description>Hasil labfor tersebut bakal dibawa ke Jakarta guna diteliti lebih lanjut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/29/337/2697095/polri-instruksikan-semua-polda-kumpulkan-sampel-soal-kasus-gagal-ginjal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/29/337/2697095/polri-instruksikan-semua-polda-kumpulkan-sampel-soal-kasus-gagal-ginjal"/><item><title>Polri Instruksikan Semua Polda Kumpulkan Sampel soal Kasus Gagal Ginjal</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/29/337/2697095/polri-instruksikan-semua-polda-kumpulkan-sampel-soal-kasus-gagal-ginjal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/29/337/2697095/polri-instruksikan-semua-polda-kumpulkan-sampel-soal-kasus-gagal-ginjal</guid><pubDate>Sabtu 29 Oktober 2022 20:34 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/29/337/2697095/polri-instruksikan-semua-polda-kumpulkan-sampel-soal-kasus-gagal-ginjal-JpKnMxsTxX.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/29/337/2697095/polri-instruksikan-semua-polda-kumpulkan-sampel-soal-kasus-gagal-ginjal-JpKnMxsTxX.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Polisi menginstuksikan semua Polda yang ada di Indonesia untuk melakukan pengumpulan sampel darah dan urine dari pasien yang menderita gagal ginjal akut guna penyelidikan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.

&quot;Memerintahkan dari krimsus masing-masing polda yang saat ini pasien sudah dirawat di rumah sakit diambil sampel darahnya, sampel urinenya, sama obat yang diminum,&quot; ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo pada wartawan, Sabtu (29/10/2022).

Menurutnya, semua sampel darah, urine, hingga obat yang dikumpulkan setiap jajaran Polda tersebut lebih dahulu dilakukan pengunian di laboratorium forensik yang ada di setiap Polda. Usai itu,  hasil labfor tersebut bakal dibawa ke Jakarta guna diteliti lebih lanjut.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOS8zNC8xNTU4NjgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Itu diambil semuanya dahulu di lab semuanya dan hasil labnya seperti apa dibawa ke Jakarta lagi, nanti rapatkan lagi dengan para ahli baru nanti dibuat suatu kesimpulan,&quot; tuturnya.

Maka itu, kata dia, butuh waktu dalam proses pengumpulan, pengujian, hingga penelitian tersebut. Maka itu, masyarakat diminta untuk bersama lantaran polisi hingga saat ini pun masih bekerja melakukan pendalam terkait hal itu.

&quot;Masih mendatakan. Jadi agak lama itu karena masih mendatakan itu, dari seluruh Indonesia,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menginstuksikan semua Polda yang ada di Indonesia untuk melakukan pengumpulan sampel darah dan urine dari pasien yang menderita gagal ginjal akut guna penyelidikan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.

&quot;Memerintahkan dari krimsus masing-masing polda yang saat ini pasien sudah dirawat di rumah sakit diambil sampel darahnya, sampel urinenya, sama obat yang diminum,&quot; ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo pada wartawan, Sabtu (29/10/2022).

Menurutnya, semua sampel darah, urine, hingga obat yang dikumpulkan setiap jajaran Polda tersebut lebih dahulu dilakukan pengunian di laboratorium forensik yang ada di setiap Polda. Usai itu,  hasil labfor tersebut bakal dibawa ke Jakarta guna diteliti lebih lanjut.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yOS8zNC8xNTU4NjgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Itu diambil semuanya dahulu di lab semuanya dan hasil labnya seperti apa dibawa ke Jakarta lagi, nanti rapatkan lagi dengan para ahli baru nanti dibuat suatu kesimpulan,&quot; tuturnya.

Maka itu, kata dia, butuh waktu dalam proses pengumpulan, pengujian, hingga penelitian tersebut. Maka itu, masyarakat diminta untuk bersama lantaran polisi hingga saat ini pun masih bekerja melakukan pendalam terkait hal itu.

&quot;Masih mendatakan. Jadi agak lama itu karena masih mendatakan itu, dari seluruh Indonesia,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
