<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nelayan di Lombok Utara Hilang saat Cuaca Memburuk   </title><description>Fery Setiawan, (28) nelayan asal Dusun Lokok Kengkang Desa Sukadana Kecamatan Bayan Lombok Utara dilaporkan hilang&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/29/340/2696706/nelayan-di-lombok-utara-hilang-saat-cuaca-memburuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/29/340/2696706/nelayan-di-lombok-utara-hilang-saat-cuaca-memburuk"/><item><title>Nelayan di Lombok Utara Hilang saat Cuaca Memburuk   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/29/340/2696706/nelayan-di-lombok-utara-hilang-saat-cuaca-memburuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/29/340/2696706/nelayan-di-lombok-utara-hilang-saat-cuaca-memburuk</guid><pubDate>Sabtu 29 Oktober 2022 00:29 WIB</pubDate><dc:creator>edy gustan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/28/340/2696706/nelayan-di-lombok-utara-hilang-saat-cuaca-memburuk-spKBKesFEO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR saat mencari nelayan yang hilang (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/28/340/2696706/nelayan-di-lombok-utara-hilang-saat-cuaca-memburuk-spKBKesFEO.jpg</image><title>Tim SAR saat mencari nelayan yang hilang (foto: dok ist)</title></images><description>
LOMBOK UTARA - Fery Setiawan, (28) nelayan asal Dusun Lokok Kengkang Desa Sukadana Kecamatan Bayan Lombok Utara dilaporkan hilang sejak Kamis 27 Oktober 2022. Petugas Kantor SAR Mataram menerima laporan prihal hilangnya nelayan tersebut pada pukul 22.00 wita.

Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit PH mengatakan, tim rescue Pos Siaga SAR Bangsal, langsung bergerak. Menurutnya  Fery tidak kunjung pulang sejak pergi melaut sekitar pukul 04.00 wita dan biasa pulang menjelang magrib.

Dari informasi yang diterima, Feri pergi memancing ikan di Pantai Rumpon perairan Lombok Utara bersama dua rekannya. Masing-masing orang menggunakan perahu sendiri. Aktivitas memancing berlangsung hingga pukul 16.15 wita sore.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Cuaca Buruk, Nelayan di Sumbawa Dilarang untuk Melaut
Rekannya pun mengajak pulang lantaran sudah sore dan cuaca memburuk. Gelombang mulai tinggi disertai angin kencang. Karena menolak, dia pun ditinggal sendiri dalam kondisi mesin kapal masih beroperasi normal.

&quot;Namun menjelang magrib, Feri tidak kunjung pulang sehingga sejumlah nelayan berinisiatif mencarinya,&quot; ujar Nanang kepada wartawan, Jumat (28/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Nelayan Temukan Mayat Mengapung di Laut PadangPencarian berlangsung cepat. Para nelayan tidak sampai ke lokasi memancing lantaran cuaca buruk. Peristiwa itu lantas dilaporkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Utara yang selanjutnya berkoodinasi dengan Kantor SAR Mataram.

&quot;Pencarian sudah sejak kemarin malam, hingga hari ini pukul 18.00 Wita korban belum berhasil ditemukan,&quot; tandasnya.

Pencarian dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan besok pagi. Adapun unsur-unsur yang terlibat antara lain tim rescue Pos Siaga SAR Bangsal, TNI, Polri, Dinas Kelautan dan Perikanan, Pemadam Kebakaran Lombok Utara, Barasiaga, Pokmaswas, Share Love, warga/nelayan setempat, dan lainnya.
</description><content:encoded>
LOMBOK UTARA - Fery Setiawan, (28) nelayan asal Dusun Lokok Kengkang Desa Sukadana Kecamatan Bayan Lombok Utara dilaporkan hilang sejak Kamis 27 Oktober 2022. Petugas Kantor SAR Mataram menerima laporan prihal hilangnya nelayan tersebut pada pukul 22.00 wita.

Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit PH mengatakan, tim rescue Pos Siaga SAR Bangsal, langsung bergerak. Menurutnya  Fery tidak kunjung pulang sejak pergi melaut sekitar pukul 04.00 wita dan biasa pulang menjelang magrib.

Dari informasi yang diterima, Feri pergi memancing ikan di Pantai Rumpon perairan Lombok Utara bersama dua rekannya. Masing-masing orang menggunakan perahu sendiri. Aktivitas memancing berlangsung hingga pukul 16.15 wita sore.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Cuaca Buruk, Nelayan di Sumbawa Dilarang untuk Melaut
Rekannya pun mengajak pulang lantaran sudah sore dan cuaca memburuk. Gelombang mulai tinggi disertai angin kencang. Karena menolak, dia pun ditinggal sendiri dalam kondisi mesin kapal masih beroperasi normal.

&quot;Namun menjelang magrib, Feri tidak kunjung pulang sehingga sejumlah nelayan berinisiatif mencarinya,&quot; ujar Nanang kepada wartawan, Jumat (28/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Nelayan Temukan Mayat Mengapung di Laut PadangPencarian berlangsung cepat. Para nelayan tidak sampai ke lokasi memancing lantaran cuaca buruk. Peristiwa itu lantas dilaporkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Utara yang selanjutnya berkoodinasi dengan Kantor SAR Mataram.

&quot;Pencarian sudah sejak kemarin malam, hingga hari ini pukul 18.00 Wita korban belum berhasil ditemukan,&quot; tandasnya.

Pencarian dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan besok pagi. Adapun unsur-unsur yang terlibat antara lain tim rescue Pos Siaga SAR Bangsal, TNI, Polri, Dinas Kelautan dan Perikanan, Pemadam Kebakaran Lombok Utara, Barasiaga, Pokmaswas, Share Love, warga/nelayan setempat, dan lainnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
