<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dokter di Lokasi Pesta Halloween Itaewon: Saya Memompa Darah Keluar dari Mulut Korban</title><description>Lee mengatakan jumlah korban meningkat dengan cepat membuat responden kewalahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/31/18/2697871/dokter-di-lokasi-pesta-halloween-itaewon-saya-memompa-darah-keluar-dari-mulut-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/31/18/2697871/dokter-di-lokasi-pesta-halloween-itaewon-saya-memompa-darah-keluar-dari-mulut-korban"/><item><title>Dokter di Lokasi Pesta Halloween Itaewon: Saya Memompa Darah Keluar dari Mulut Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/31/18/2697871/dokter-di-lokasi-pesta-halloween-itaewon-saya-memompa-darah-keluar-dari-mulut-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/31/18/2697871/dokter-di-lokasi-pesta-halloween-itaewon-saya-memompa-darah-keluar-dari-mulut-korban</guid><pubDate>Senin 31 Oktober 2022 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/31/18/2697871/dokter-di-lokasi-pesta-halloween-itaewon-saya-memompa-darah-keluar-dari-mulut-korban-avgChfopRH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua polisi berjaga di lokasi tragedi Pesta Halloween Itaewon, Korea Selatan, 30 Oktober 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/31/18/2697871/dokter-di-lokasi-pesta-halloween-itaewon-saya-memompa-darah-keluar-dari-mulut-korban-avgChfopRH.jpg</image><title>Dua polisi berjaga di lokasi tragedi Pesta Halloween Itaewon, Korea Selatan, 30 Oktober 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>SEOUL &amp;ndash; Tragedi pesta Halloween di Itaewon, Korea Selatan menewaskan setidaknya 154 orang dan melukai 149 lainnya, dengan 33 di antaranya dalam kondisi serius, menurut laporan media, Senin, (31/10/2022). Warga dari setidaknya 24 negara termasuk di antara korban yang tewas dalam tragedi itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;KBRI Seoul: 2 WNI Jadi Korban Tragedi Pesta Halloween Itaewon
Puluhan ribu pengunjung pesta telah memadati jalan-jalan sempit dan gang-gang di distrik Itaewon yang populer di Seoul pada Sabtu, (29/10/2022) untuk perayaan Halloween pertama yang hampir tidak dibatasi dalam tiga tahun. Banyak dari orang-orang yang bersuka ria berusia remaja atau dua puluhan dan mengenakan kostum.
Tetapi kekacauan pecah ketika orang-orang berhamburan ke satu gang yang sangat sempit dan menurun, bahkan setelah gang itu sudah penuh sesak. Akibatnya, banyak orang terinjak-injak, dan terhimpit di antara kerumunan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Dalam sebuah wawancara dengan penyiar lokal YTN, Lee Beom-suk, seorang dokter yang berada di lokasi mengatakan bahwa jumlah korban membuat paramedis yang menanggapi panggilan di tempat kejadian kewalahan. Orang-orang yang berada di sekitar lokasi segera membantu petugas medis memberikan pertolongan pertama bagi para korban.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Update Pesta Halloween Berdarah Itaewon, Korban Bertambah 154 Orang Meninggal
&amp;ldquo;Ketika saya pertama kali mencoba CPR, ada dua korban tergeletak di trotoar. Tetapi jumlahnya meledak segera setelah itu, melebihi jumlah responden pertama di tempat kejadian,&amp;rdquo; kata Lee sebagaimana dilansir dari Al Jazeera. &amp;ldquo;Banyak pengamat datang untuk membantu kami dengan CPR.&amp;rdquo;&amp;ldquo;Sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata,&amp;rdquo; tambahnya. &amp;ldquo;Begitu banyak wajah korban pucat. Saya tidak bisa menangkap denyut nadi atau napas mereka dan banyak dari mereka mengalami hidung berdarah. Ketika saya mencoba CPR, saya juga memompa darah keluar dari mulut mereka.&amp;rdquo;



Bencana pada Sabtu adalah tragedi kerumunan paling mematikan dalam sejarah Korea Selatan. Presiden Yoon Yuk-seol telah mengumumkan masa berkabung nasional dan menjanjikan penyelidikan atas apa yang terjadi.</description><content:encoded>SEOUL &amp;ndash; Tragedi pesta Halloween di Itaewon, Korea Selatan menewaskan setidaknya 154 orang dan melukai 149 lainnya, dengan 33 di antaranya dalam kondisi serius, menurut laporan media, Senin, (31/10/2022). Warga dari setidaknya 24 negara termasuk di antara korban yang tewas dalam tragedi itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;KBRI Seoul: 2 WNI Jadi Korban Tragedi Pesta Halloween Itaewon
Puluhan ribu pengunjung pesta telah memadati jalan-jalan sempit dan gang-gang di distrik Itaewon yang populer di Seoul pada Sabtu, (29/10/2022) untuk perayaan Halloween pertama yang hampir tidak dibatasi dalam tiga tahun. Banyak dari orang-orang yang bersuka ria berusia remaja atau dua puluhan dan mengenakan kostum.
Tetapi kekacauan pecah ketika orang-orang berhamburan ke satu gang yang sangat sempit dan menurun, bahkan setelah gang itu sudah penuh sesak. Akibatnya, banyak orang terinjak-injak, dan terhimpit di antara kerumunan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Dalam sebuah wawancara dengan penyiar lokal YTN, Lee Beom-suk, seorang dokter yang berada di lokasi mengatakan bahwa jumlah korban membuat paramedis yang menanggapi panggilan di tempat kejadian kewalahan. Orang-orang yang berada di sekitar lokasi segera membantu petugas medis memberikan pertolongan pertama bagi para korban.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Update Pesta Halloween Berdarah Itaewon, Korban Bertambah 154 Orang Meninggal
&amp;ldquo;Ketika saya pertama kali mencoba CPR, ada dua korban tergeletak di trotoar. Tetapi jumlahnya meledak segera setelah itu, melebihi jumlah responden pertama di tempat kejadian,&amp;rdquo; kata Lee sebagaimana dilansir dari Al Jazeera. &amp;ldquo;Banyak pengamat datang untuk membantu kami dengan CPR.&amp;rdquo;&amp;ldquo;Sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata,&amp;rdquo; tambahnya. &amp;ldquo;Begitu banyak wajah korban pucat. Saya tidak bisa menangkap denyut nadi atau napas mereka dan banyak dari mereka mengalami hidung berdarah. Ketika saya mencoba CPR, saya juga memompa darah keluar dari mulut mereka.&amp;rdquo;



Bencana pada Sabtu adalah tragedi kerumunan paling mematikan dalam sejarah Korea Selatan. Presiden Yoon Yuk-seol telah mengumumkan masa berkabung nasional dan menjanjikan penyelidikan atas apa yang terjadi.</content:encoded></item></channel></rss>
