<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bareskrim Usut 3 Perusahaan Farmasi Terkait Kasus Gangguan Ginjal Akut   </title><description>Bareskrim Polri menyatakan bahwa akan mengusut tiga perusahaan farmasi terkait gangguan ginjal akut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/31/337/2697857/bareskrim-usut-3-perusahaan-farmasi-terkait-kasus-gangguan-ginjal-akut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/31/337/2697857/bareskrim-usut-3-perusahaan-farmasi-terkait-kasus-gangguan-ginjal-akut"/><item><title>Bareskrim Usut 3 Perusahaan Farmasi Terkait Kasus Gangguan Ginjal Akut   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/31/337/2697857/bareskrim-usut-3-perusahaan-farmasi-terkait-kasus-gangguan-ginjal-akut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/31/337/2697857/bareskrim-usut-3-perusahaan-farmasi-terkait-kasus-gangguan-ginjal-akut</guid><pubDate>Senin 31 Oktober 2022 12:52 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/31/337/2697857/bareskrim-usut-3-perusahaan-farmasi-terkait-kasus-gangguan-ginjal-akut-tMMWN0vWzs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bareskrim Polri. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/31/337/2697857/bareskrim-usut-3-perusahaan-farmasi-terkait-kasus-gangguan-ginjal-akut-tMMWN0vWzs.jpg</image><title>Bareskrim Polri. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bareskrim Polri menyatakan bahwa akan mengusut tiga perusahaan farmasi terkait penyelidikan munculnya kasus gangguan ginjal akut terhadap anak-anak di Indonesia.

&quot;Sementara ini ada 3, kita mendasari dari obat-obatan produk yang memproduksi itu siapa,&quot; kata Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto kepada wartawan, Jakarta, Senin (31/10/2022).

Pipit mengatakan, tiga perusahaan tersebut juga bagian dari yang direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Gangguan Ginjal Akut pada Anak di Jakarta Jadi 142 Kasus, 70 Meninggal
&quot;Iya 1 tambahan. Nanti kepolisian yang akan merilis itu ya tambahannya kan kita harus dalami juga, sedang dalami dulu mohon sabar ya, pasti dapat nih nanti kita transparan,&quot; ujarnya.Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan pihaknya bersama kepolisian tengah menyelidiki dua perusahaan farmasi yang diduga melanggar ketentuan dalam penggunaan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Dua senyawa tersebut tengah jadi sorotan karena diduga jadi penyebab maraknya anak-anak yang mengalami gangguan ginjal akut.</description><content:encoded>JAKARTA - Bareskrim Polri menyatakan bahwa akan mengusut tiga perusahaan farmasi terkait penyelidikan munculnya kasus gangguan ginjal akut terhadap anak-anak di Indonesia.

&quot;Sementara ini ada 3, kita mendasari dari obat-obatan produk yang memproduksi itu siapa,&quot; kata Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto kepada wartawan, Jakarta, Senin (31/10/2022).

Pipit mengatakan, tiga perusahaan tersebut juga bagian dari yang direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Gangguan Ginjal Akut pada Anak di Jakarta Jadi 142 Kasus, 70 Meninggal
&quot;Iya 1 tambahan. Nanti kepolisian yang akan merilis itu ya tambahannya kan kita harus dalami juga, sedang dalami dulu mohon sabar ya, pasti dapat nih nanti kita transparan,&quot; ujarnya.Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan pihaknya bersama kepolisian tengah menyelidiki dua perusahaan farmasi yang diduga melanggar ketentuan dalam penggunaan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Dua senyawa tersebut tengah jadi sorotan karena diduga jadi penyebab maraknya anak-anak yang mengalami gangguan ginjal akut.</content:encoded></item></channel></rss>
