<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Gas Air Mata Jadi Pemicu Utama Korban Meninggal</title><description>Gas air mata menjadi pemicu utamanya korban meninggal, luka-luka dan trauma.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/02/337/2699730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-gas-air-mata-jadi-pemicu-utama-korban-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/02/337/2699730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-gas-air-mata-jadi-pemicu-utama-korban-meninggal"/><item><title>Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Gas Air Mata Jadi Pemicu Utama Korban Meninggal</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/02/337/2699730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-gas-air-mata-jadi-pemicu-utama-korban-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/02/337/2699730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-gas-air-mata-jadi-pemicu-utama-korban-meninggal</guid><pubDate>Rabu 02 November 2022 21:13 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/02/337/2699730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-gas-air-mata-jadi-pemicu-utama-korban-meninggal-htBvp89Hro.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan (Foto : Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/02/337/2699730/tragedi-kanjuruhan-komnas-ham-gas-air-mata-jadi-pemicu-utama-korban-meninggal-htBvp89Hro.jpg</image><title>Penembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan (Foto : Antara)</title></images><description>JAKARTA - Komnas HAM mengatakan pemicu utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, disebabkan karena tembakan gas air mata.

Menurut hasil temuan Komnas HAM setidaknya 45 total tembakan diarahkan ke tribun penonton di pintu 13.

&quot;Penggunaan gas air mata secara eksesif atau secara berlebihan. Dalam Tragedi Kanjuruhan, penggunaan gas air mata terjadi secara eksesif,&quot; ujar komisioner Komnas HAM Choirul Anam di Komnas HAM, Rabu (2/11/2022).

Anam mengatakan pada temuannya, setidaknya sebanyak 11 tembakan gas air mata ditembakan ke arah penonton dalam kurun waktu 9 detik. Tak hanya itu, sebanyak 10 tembakan gas air mata juga ditembakan ke arah tribun utara pada saat itu.

&quot;Pada video terlihat 15 tembakan, 6 lainnya terdengar berupa dentuman,&quot; tegasnya.

Menurutnya, dalam kondisi seperti itu, aparat kepolisian terlihat sudah menguasai area sekitar lokasi, namun kemudian menembakan gas air mata sebanyak 24 kali pada pukul 22.11 WIB.

&quot;Berdasarkan temuan, total gas air mata yang ditembakkan dalam stadion ini sebanyak 45 kali. 27 tembakan terlihat dalam video dan 18 tembakan terdengar,&quot; paparnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8zMS8xLzE1NTk4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, Match Commissioner Tak Tahu Larangan Gas Air Mata

Anam pun menegaskan kepada media, pemicu utama terjadinya banyak korban meninggal dikarenakan gas air mata yang secara membabi buta ditembakan oleh aparat.

&quot;Gas air mata menjadi pemicu utamanya korban meninggal, luka-luka dan trauma,&quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komnas HAM mengatakan pemicu utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, disebabkan karena tembakan gas air mata.

Menurut hasil temuan Komnas HAM setidaknya 45 total tembakan diarahkan ke tribun penonton di pintu 13.

&quot;Penggunaan gas air mata secara eksesif atau secara berlebihan. Dalam Tragedi Kanjuruhan, penggunaan gas air mata terjadi secara eksesif,&quot; ujar komisioner Komnas HAM Choirul Anam di Komnas HAM, Rabu (2/11/2022).

Anam mengatakan pada temuannya, setidaknya sebanyak 11 tembakan gas air mata ditembakan ke arah penonton dalam kurun waktu 9 detik. Tak hanya itu, sebanyak 10 tembakan gas air mata juga ditembakan ke arah tribun utara pada saat itu.

&quot;Pada video terlihat 15 tembakan, 6 lainnya terdengar berupa dentuman,&quot; tegasnya.

Menurutnya, dalam kondisi seperti itu, aparat kepolisian terlihat sudah menguasai area sekitar lokasi, namun kemudian menembakan gas air mata sebanyak 24 kali pada pukul 22.11 WIB.

&quot;Berdasarkan temuan, total gas air mata yang ditembakkan dalam stadion ini sebanyak 45 kali. 27 tembakan terlihat dalam video dan 18 tembakan terdengar,&quot; paparnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8zMS8xLzE1NTk4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, Match Commissioner Tak Tahu Larangan Gas Air Mata

Anam pun menegaskan kepada media, pemicu utama terjadinya banyak korban meninggal dikarenakan gas air mata yang secara membabi buta ditembakan oleh aparat.

&quot;Gas air mata menjadi pemicu utamanya korban meninggal, luka-luka dan trauma,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
