<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komnas HAM : PSSI Langgar Aturan Sendiri!</title><description>Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan PSSI telah melanggar aturan mainnya sendiri terkait kasus tragedi Kanjuruhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/02/337/2699740/komnas-ham-pssi-langgar-aturan-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/02/337/2699740/komnas-ham-pssi-langgar-aturan-sendiri"/><item><title>Komnas HAM : PSSI Langgar Aturan Sendiri!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/02/337/2699740/komnas-ham-pssi-langgar-aturan-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/02/337/2699740/komnas-ham-pssi-langgar-aturan-sendiri</guid><pubDate>Rabu 02 November 2022 23:06 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/02/337/2699740/komnas-ham-pssi-langgar-aturan-sendiri-EsjpRocNBP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Usut tuntas tragedi Kanjuruhan (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/02/337/2699740/komnas-ham-pssi-langgar-aturan-sendiri-EsjpRocNBP.jpg</image><title>Usut tuntas tragedi Kanjuruhan (Foto : iNews)</title></images><description>JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan PSSI telah melanggar aturan mainnya sendiri terkait kasus tragedi Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober 2022.

Beka mengatakan aturan yang dilanggar oleh PSSI termasuk berbagai hal yang terkait regulasi yang ada termasuk temuan jumlah tiket pertandingan yang ada.

&quot;Berdasarkan data Bapenda Kabupaten Malang, hasil perhitungan pada saat pertandingan Arema FC Vs Persebaya pada 1 Oktober terdapat 42.516 tiket yang terjual,&quot; ujarnya.

Padahal, sejatinya kapasitas Stadion Kanjuruhan, Malang pada saat itu hanya 38.054 orang. Tak hanya itu, pihak Manajemen Arema dan pihak penyelenggara pada saat itu mengatakan kapasitas Stadion mencapai 45 ribu.

&quot;Jadi ini ada perbedaan antara dokumen resmi dengan keterangan dari manajemen Arema, panpel, dan yang lainnya,&quot; jelasnya.

&quot;Temuan faktual kedelapan, PSSI melanggar regulasinya sendiri. Inisiasi pembuatan PKS dan penandatanganannya secara substansi bertentangan dengan regulasi PSSI dan FIFA,&quot; sambungnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMS8xLzE1NjA0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Gas Air Mata Jadi Pemicu Utama Korban Meninggal</description><content:encoded>JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan PSSI telah melanggar aturan mainnya sendiri terkait kasus tragedi Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober 2022.

Beka mengatakan aturan yang dilanggar oleh PSSI termasuk berbagai hal yang terkait regulasi yang ada termasuk temuan jumlah tiket pertandingan yang ada.

&quot;Berdasarkan data Bapenda Kabupaten Malang, hasil perhitungan pada saat pertandingan Arema FC Vs Persebaya pada 1 Oktober terdapat 42.516 tiket yang terjual,&quot; ujarnya.

Padahal, sejatinya kapasitas Stadion Kanjuruhan, Malang pada saat itu hanya 38.054 orang. Tak hanya itu, pihak Manajemen Arema dan pihak penyelenggara pada saat itu mengatakan kapasitas Stadion mencapai 45 ribu.

&quot;Jadi ini ada perbedaan antara dokumen resmi dengan keterangan dari manajemen Arema, panpel, dan yang lainnya,&quot; jelasnya.

&quot;Temuan faktual kedelapan, PSSI melanggar regulasinya sendiri. Inisiasi pembuatan PKS dan penandatanganannya secara substansi bertentangan dengan regulasi PSSI dan FIFA,&quot; sambungnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMS8xLzE1NjA0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Gas Air Mata Jadi Pemicu Utama Korban Meninggal</content:encoded></item></channel></rss>
