<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Negara yang Tidak Mengakui Israel, Nomor 1 Indonesia</title><description>Berikut 3 negara yang tidak mengakui Israel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/03/18/2699445/3-negara-yang-tidak-mengakui-israel-nomor-1-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/03/18/2699445/3-negara-yang-tidak-mengakui-israel-nomor-1-indonesia"/><item><title>3 Negara yang Tidak Mengakui Israel, Nomor 1 Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/03/18/2699445/3-negara-yang-tidak-mengakui-israel-nomor-1-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/03/18/2699445/3-negara-yang-tidak-mengakui-israel-nomor-1-indonesia</guid><pubDate>Kamis 03 November 2022 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/02/18/2699445/3-negara-yang-tidak-mengakui-israel-nomor-1-indonesia-z3nuPsTfXA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/02/18/2699445/3-negara-yang-tidak-mengakui-israel-nomor-1-indonesia-z3nuPsTfXA.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>JAKARTA - Konflik antara Israel dengan Palestina yang tak kunjung usai membuat Israel belum diakui oleh banyak negara di dunia. Bahkan, ada negara yang tidak mengakui kedaulatan Israel sejak menyatakan kemerdekaannya di tahun 1948. Berikut adalah 3 negara yang tidak mengakui Israel, termasuk Indonesia.
BACA JUGA:&amp;nbsp;PM Palestina: Israel Secara Sistematis Hancurkan Solusi Dua Negara&amp;nbsp;
1. Indonesia&amp;nbsp;
Sejak Presiden Indonesia pertama Soekarno masih memimpin, Indonesia sudah menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina. &amp;ldquo;Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah Bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel,&amp;rdquo; kata Soekarno pada tahun 1962, sebagaimana dilansir dari Sindonews (16 Mei 2021). Dari pernyataan tersebut, sudah jelas Indonesia tidak akan mengakui Israel sebelum memberikan kemerdekaan kepada Palestina. Pengakuan untuk Israel bahkan belum dilakukan sampai hari ini.
Aksi solidaritas terhadap masyarakat Palestina juga dilakukan ketika timnas Indonesia menjuarai zona Asia pada tahun 1957 usai mengalahkan China. Namun, Indonesia memilih mundur karena harus berlaga melawan Israel pada putaran kedua. Padahal, kala itu timnas Garuda hanya selangkah lagi menuju ajang Piala Dunia Swedia pada 1958.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Australia Tarik Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel, Kemlu: Berkontribusi Upaya Perdamaian Palestina&amp;nbsp;
2. Malaysia&amp;nbsp;
Malaysia juga menjadi negara yang mendukung Palestina dan tidak mengakui Israel. Eks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan bahwa Israel memang merupakan negara yang kuat. Namun, bukan berarti Malaysia harus memiliki hubungan diplomatik dan bersabat.
Sementara itu, Malaysia juga pernah melarang atlet renang Israel untuk berpartisipasi dalam kualifikasi Paralimpiade di Malaysia. Bahkan, seluruh orang Israel dilarang untuk meramaikan acara olahraga khusus difabel itu. Sikap ini sudah jelas menguatkan bahwa pemerintah Malaysia adalah anti-Israel.
3. Irak&amp;nbsp;
Selanjutnya, ada Irak yang belum mengakui kedaulatan Israel. Pada Mei 2022, pemerintah negara itu bahkan mengesahkan UU yang melarang normalisasi hubungan dengan Israel. Berbagai sumber menyebut, hukuman mati atau penjara seumur hidup akan mengancam jika terdapat pihak yang melanggar. Irak diketahui memang tidak pernah mengakui keberadaan Israel sejak tahun 1948 hingga hari ini.
Masyarakat Irak tidak diperbolehkan untuk mengunjungi Israel, termasuk memiliki hubungan bisnis. Al Jazeera menyebut, ulama Syiah asal Irak Muqtad al-Sadr, yang juga menjadi pengusul UU itu, menyerukan kepada masyarakat agar turun merayakan terwujudnya UU baru yang disebut sebagai sebuah pencapaian besar. Ratusan masyarakat kemudian turun ke jalan dan menyerukan slogan anti-Israel.</description><content:encoded>JAKARTA - Konflik antara Israel dengan Palestina yang tak kunjung usai membuat Israel belum diakui oleh banyak negara di dunia. Bahkan, ada negara yang tidak mengakui kedaulatan Israel sejak menyatakan kemerdekaannya di tahun 1948. Berikut adalah 3 negara yang tidak mengakui Israel, termasuk Indonesia.
BACA JUGA:&amp;nbsp;PM Palestina: Israel Secara Sistematis Hancurkan Solusi Dua Negara&amp;nbsp;
1. Indonesia&amp;nbsp;
Sejak Presiden Indonesia pertama Soekarno masih memimpin, Indonesia sudah menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina. &amp;ldquo;Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah Bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel,&amp;rdquo; kata Soekarno pada tahun 1962, sebagaimana dilansir dari Sindonews (16 Mei 2021). Dari pernyataan tersebut, sudah jelas Indonesia tidak akan mengakui Israel sebelum memberikan kemerdekaan kepada Palestina. Pengakuan untuk Israel bahkan belum dilakukan sampai hari ini.
Aksi solidaritas terhadap masyarakat Palestina juga dilakukan ketika timnas Indonesia menjuarai zona Asia pada tahun 1957 usai mengalahkan China. Namun, Indonesia memilih mundur karena harus berlaga melawan Israel pada putaran kedua. Padahal, kala itu timnas Garuda hanya selangkah lagi menuju ajang Piala Dunia Swedia pada 1958.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Australia Tarik Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel, Kemlu: Berkontribusi Upaya Perdamaian Palestina&amp;nbsp;
2. Malaysia&amp;nbsp;
Malaysia juga menjadi negara yang mendukung Palestina dan tidak mengakui Israel. Eks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan bahwa Israel memang merupakan negara yang kuat. Namun, bukan berarti Malaysia harus memiliki hubungan diplomatik dan bersabat.
Sementara itu, Malaysia juga pernah melarang atlet renang Israel untuk berpartisipasi dalam kualifikasi Paralimpiade di Malaysia. Bahkan, seluruh orang Israel dilarang untuk meramaikan acara olahraga khusus difabel itu. Sikap ini sudah jelas menguatkan bahwa pemerintah Malaysia adalah anti-Israel.
3. Irak&amp;nbsp;
Selanjutnya, ada Irak yang belum mengakui kedaulatan Israel. Pada Mei 2022, pemerintah negara itu bahkan mengesahkan UU yang melarang normalisasi hubungan dengan Israel. Berbagai sumber menyebut, hukuman mati atau penjara seumur hidup akan mengancam jika terdapat pihak yang melanggar. Irak diketahui memang tidak pernah mengakui keberadaan Israel sejak tahun 1948 hingga hari ini.
Masyarakat Irak tidak diperbolehkan untuk mengunjungi Israel, termasuk memiliki hubungan bisnis. Al Jazeera menyebut, ulama Syiah asal Irak Muqtad al-Sadr, yang juga menjadi pengusul UU itu, menyerukan kepada masyarakat agar turun merayakan terwujudnya UU baru yang disebut sebagai sebuah pencapaian besar. Ratusan masyarakat kemudian turun ke jalan dan menyerukan slogan anti-Israel.</content:encoded></item></channel></rss>
