<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Kasus Pembunuhan yang Menjadi Sorotan Publik Sepanjang Tahun 2022</title><description>Beberapa kasus pembunuhan yang menjadi sorotan publik sepanjang tahun 2022.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/03/337/2700004/5-kasus-pembunuhan-yang-menjadi-sorotan-publik-sepanjang-tahun-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/03/337/2700004/5-kasus-pembunuhan-yang-menjadi-sorotan-publik-sepanjang-tahun-2022"/><item><title>5 Kasus Pembunuhan yang Menjadi Sorotan Publik Sepanjang Tahun 2022</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/03/337/2700004/5-kasus-pembunuhan-yang-menjadi-sorotan-publik-sepanjang-tahun-2022</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/03/337/2700004/5-kasus-pembunuhan-yang-menjadi-sorotan-publik-sepanjang-tahun-2022</guid><pubDate>Kamis 03 November 2022 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Risa Maharani Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/03/337/2700004/5-kasus-pembunuhan-yang-menjadi-sorotan-publik-sepanjang-tahun-2022-ftf3Zml7O7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Ant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/03/337/2700004/5-kasus-pembunuhan-yang-menjadi-sorotan-publik-sepanjang-tahun-2022-ftf3Zml7O7.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Ant)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa kasus pembunuhan yang menjadi sorotan publik sepanjang tahun 2022. Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di Indonesia dan mancanegara, melibatkan tokoh dunia, perwira polisi, maupun rakyat biasa.
Berikut adalah deretan kasus pembunuhan yang menjadi sorotan publik sepanjang tahun 2022.

BACA JUGA:Hari Ini, JPU Akan Beri Tanggapan Atas Eksepsi Dua Terdakwa Pembunuhan Brigadir J

BACA JUGA:Pembunuhan Brigadir J, Kuasa Hukum Harap Kuat Maruf Jujur di Persidangan&amp;nbsp;

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMy8xLzE1NjE3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pembunuhan Brigadir Yosua

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh polisi ini menyita perhatian masyarakat. Pasalnya, pelaku Ferdy Sambo merupakan jenderal polisi yang menjabat sebagai Kadiv Propam Polri sejak tahun 2020 lalu. Pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terjadi di kediaman rumah dinas Ferdy Sambo, di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.

Pembunuhan tersebut juga melibatkan beberapa polisi lainnya, salah satunya Bharada Richard Eliezer yang menembakkan pistol ke Brigadir J atas suruhan Ferdy Sambo. Selain itu, ada beberapa polisi yang ikut menutupi kasus pembunuhan tersebut dengan menghilangkan rekaman CCTV, memanipulasi rekaman bukti, dan tidak mencegah perbuatan yang akan dilakukan Ferdy Sambo.

Dari kasus pembunuhan Brigadir J ini, lima orang ditetapkan sebagai tersangka. Kelima tersangka tersebut adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawati, Kuat Ma&amp;rsquo;ruf, Bharada Richard Eliezer, dan Bripka Ricky Rizal. Hingga kini, persidangan masih terus dilakukan.



Pembunuhan Jersy Susanto

Jersy Susanto menjadi korban pembunuhan oleh pacarnya sendiri, Hendrik (34). Hendrik menghabisi nyawa Jersy pada Kamis (13/10/2022) dini hari pukul 03.00 WIB di apartemen yang berlokasi di daerah Pademangan, Jakarta Utara. Hingga informasi terakhir, motif dari pembunuhan ini belum diungkap dan masih dilakukan penyelidikan. Korban diduga mengalami keracunan, namun pelaku tidak langsung membawa JS ke rumah sakit.

Kemudian Hendrik menyusun rencana untuk membuang jasad korban dengan meminta bantuan IK, sekuriti apartemen. IK membantu Hendrik dengan diiming-imingi uang bernominal cukup besar. Maka IK juga ditetapkan sebagai tersangka karena ikut membantu Hendrik membuang jasad Jersy. Jasad Jersy yang terbungkus bedcover dibuang ke dalam selokan yang berlokasi di Jalan Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dengan alat bukti yang ditemukan, polisi menjerat Hendrik dengan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana. Atas perbuatannya, Hendrik dijerat dalam Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 359 KUHP atau Pasal 181 KUHP dan atau Pasal 221 KUHP.



Pembunuhan Icha

Kasus pembunuhan satu ini sempat menghebohkan masyarakat karena video pelaku yang tersebar di media sosial. Dalam video tersebut memperlihatkan Christian Rudolf Tobing (36) tengah membawa jasad Icha atau Ade Yunia Rizabani (36) menggunakan troli dengan mimik wajah tersenyum. Motif pembunuhan ini adalah karena korban memiliki hubungan baik dengan musuh Rudolf, sehingga Rudolf merasa tidak suka. Musuh Rudolf diketahui juga menjadi sasaran utama yang akan dibunuh. Selain itu ada satu orang lagi yang menjadi sasaran pembunuh yaitu S yang merupakan teman dekat dari H dan I.

Rencana pertama Rudolf susun untuk membunuh H, namun rencananya gagal karena H mengabaikan permintaan Rudolf yang ingin memberi kejutan ulang tahun. Setelah gagal, akhirnya Rudolf merencanakan pembunuhan pada Icha dengan mengajaknya bertemu di kamar apartemen yang berlokasi di Cempaka Putih. Ia bahkan mempelajari cara membunuh orang tanpa bersuara selama tiga hari untuk melancarkan aksinya.

Icha (36) ditampar dan dicekik hingga meninggal oleh Rudolf, pada Senin (17/10/2022). Jasad Icha kemudian dibuang pelaku ke kolong Tol Becakayu, Bekasi. Christian Rudolf Tobing dikenakan Pasal 340 KUHP Subsider 338 KUHP dan atau 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.



Pembunuhan Anak 12 Tahun

Di Cimahi, Bandung, anak perempuan berusia 12 tahun berinisial PS menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal. Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang terpasang di lokasi kejadian, terlihat PS ditusuk oleh seorang lelaki. Ketika itu, PS pulang dari mengaji bersama seorang temannya, pada Rabu (19/10/2022) malam. Setiba di persimpangan jalan menuju rumahnya, PS berpisah dengan temannya tersebut. Tanpa disadari oleh PS, seorang lelaki langsung menikamnya dari arah belakang dengan menggunakan senjata tajam. Korban sempat berlari ke arah rumahnya, usai penusukan. Namun, karena luka tusuk di bagian punggung yang menembus ke bagian jantung, korban banyak mengeluarkan darah hingga akhirnya ambruk.

Empat hari kemudian, polisi berhasil menangkap pelaku bernama Rizaldi Nugraha Gumilar (22), warga Kecamatan Andir, Bandung. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Kota Bandung, sebelum ia menjalankan rencananya untuk kabur ke Kalimantan. Berdasarkan keterangan, pelaku meminta ponsel korban, namun tidak diberikan karena korban tidak memilikinya. Akibatnya, pelaku menusuk korban lalu melarikan diri.


Pembunuhan Shinzo Abe

Pada 8 Juli 2022, mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (65) tewas setelah ditembak oleh seorang pengangguran bernama Tetsuya Yamagami. Peristiwa penembakan yang mengakibatkan terbunuhnya Abe sangat mengejutkan, bukan hanya bagi masyarakat Jepang, tetapi juga warga dunia. Hal ini karena Jepang merupakan negara yang aman, rendah tingkat kriminalitasnya, serta mengatur dengan ketat pemakaian senjata.

Pada saat kejadian, Shinzo Abe sedang menyampaikan pidato di depan audiens di Kota Nara, tepatnya di sebuah persimpangan yang dekat dengan stasiun kereta api. Dari arah belakang Abe, secara spontan Yamagami mendekat lalu menembak Abe. Sempat terdengar letusan sebanyak dua kali, sementara pasukan pengaman Abe tidak mampu mengamankan posisi Abe. Nyawa Abe tidak dapat tertolong, meskipun sempat dibawa ke rumah sakit. Diketahui, pelaku penembakan menggunakan senjata rakitan. Tetsuya Yamagami memiliki dendam terhadap sebuah organisasi dan ia menembak Abe karena meyakini Abe terkait dengan organisasi tersebut.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa kasus pembunuhan yang menjadi sorotan publik sepanjang tahun 2022. Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di Indonesia dan mancanegara, melibatkan tokoh dunia, perwira polisi, maupun rakyat biasa.
Berikut adalah deretan kasus pembunuhan yang menjadi sorotan publik sepanjang tahun 2022.

BACA JUGA:Hari Ini, JPU Akan Beri Tanggapan Atas Eksepsi Dua Terdakwa Pembunuhan Brigadir J

BACA JUGA:Pembunuhan Brigadir J, Kuasa Hukum Harap Kuat Maruf Jujur di Persidangan&amp;nbsp;

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMy8xLzE1NjE3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pembunuhan Brigadir Yosua

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh polisi ini menyita perhatian masyarakat. Pasalnya, pelaku Ferdy Sambo merupakan jenderal polisi yang menjabat sebagai Kadiv Propam Polri sejak tahun 2020 lalu. Pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terjadi di kediaman rumah dinas Ferdy Sambo, di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.

Pembunuhan tersebut juga melibatkan beberapa polisi lainnya, salah satunya Bharada Richard Eliezer yang menembakkan pistol ke Brigadir J atas suruhan Ferdy Sambo. Selain itu, ada beberapa polisi yang ikut menutupi kasus pembunuhan tersebut dengan menghilangkan rekaman CCTV, memanipulasi rekaman bukti, dan tidak mencegah perbuatan yang akan dilakukan Ferdy Sambo.

Dari kasus pembunuhan Brigadir J ini, lima orang ditetapkan sebagai tersangka. Kelima tersangka tersebut adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawati, Kuat Ma&amp;rsquo;ruf, Bharada Richard Eliezer, dan Bripka Ricky Rizal. Hingga kini, persidangan masih terus dilakukan.



Pembunuhan Jersy Susanto

Jersy Susanto menjadi korban pembunuhan oleh pacarnya sendiri, Hendrik (34). Hendrik menghabisi nyawa Jersy pada Kamis (13/10/2022) dini hari pukul 03.00 WIB di apartemen yang berlokasi di daerah Pademangan, Jakarta Utara. Hingga informasi terakhir, motif dari pembunuhan ini belum diungkap dan masih dilakukan penyelidikan. Korban diduga mengalami keracunan, namun pelaku tidak langsung membawa JS ke rumah sakit.

Kemudian Hendrik menyusun rencana untuk membuang jasad korban dengan meminta bantuan IK, sekuriti apartemen. IK membantu Hendrik dengan diiming-imingi uang bernominal cukup besar. Maka IK juga ditetapkan sebagai tersangka karena ikut membantu Hendrik membuang jasad Jersy. Jasad Jersy yang terbungkus bedcover dibuang ke dalam selokan yang berlokasi di Jalan Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dengan alat bukti yang ditemukan, polisi menjerat Hendrik dengan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana. Atas perbuatannya, Hendrik dijerat dalam Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 359 KUHP atau Pasal 181 KUHP dan atau Pasal 221 KUHP.



Pembunuhan Icha

Kasus pembunuhan satu ini sempat menghebohkan masyarakat karena video pelaku yang tersebar di media sosial. Dalam video tersebut memperlihatkan Christian Rudolf Tobing (36) tengah membawa jasad Icha atau Ade Yunia Rizabani (36) menggunakan troli dengan mimik wajah tersenyum. Motif pembunuhan ini adalah karena korban memiliki hubungan baik dengan musuh Rudolf, sehingga Rudolf merasa tidak suka. Musuh Rudolf diketahui juga menjadi sasaran utama yang akan dibunuh. Selain itu ada satu orang lagi yang menjadi sasaran pembunuh yaitu S yang merupakan teman dekat dari H dan I.

Rencana pertama Rudolf susun untuk membunuh H, namun rencananya gagal karena H mengabaikan permintaan Rudolf yang ingin memberi kejutan ulang tahun. Setelah gagal, akhirnya Rudolf merencanakan pembunuhan pada Icha dengan mengajaknya bertemu di kamar apartemen yang berlokasi di Cempaka Putih. Ia bahkan mempelajari cara membunuh orang tanpa bersuara selama tiga hari untuk melancarkan aksinya.

Icha (36) ditampar dan dicekik hingga meninggal oleh Rudolf, pada Senin (17/10/2022). Jasad Icha kemudian dibuang pelaku ke kolong Tol Becakayu, Bekasi. Christian Rudolf Tobing dikenakan Pasal 340 KUHP Subsider 338 KUHP dan atau 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.



Pembunuhan Anak 12 Tahun

Di Cimahi, Bandung, anak perempuan berusia 12 tahun berinisial PS menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal. Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang terpasang di lokasi kejadian, terlihat PS ditusuk oleh seorang lelaki. Ketika itu, PS pulang dari mengaji bersama seorang temannya, pada Rabu (19/10/2022) malam. Setiba di persimpangan jalan menuju rumahnya, PS berpisah dengan temannya tersebut. Tanpa disadari oleh PS, seorang lelaki langsung menikamnya dari arah belakang dengan menggunakan senjata tajam. Korban sempat berlari ke arah rumahnya, usai penusukan. Namun, karena luka tusuk di bagian punggung yang menembus ke bagian jantung, korban banyak mengeluarkan darah hingga akhirnya ambruk.

Empat hari kemudian, polisi berhasil menangkap pelaku bernama Rizaldi Nugraha Gumilar (22), warga Kecamatan Andir, Bandung. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Kota Bandung, sebelum ia menjalankan rencananya untuk kabur ke Kalimantan. Berdasarkan keterangan, pelaku meminta ponsel korban, namun tidak diberikan karena korban tidak memilikinya. Akibatnya, pelaku menusuk korban lalu melarikan diri.


Pembunuhan Shinzo Abe

Pada 8 Juli 2022, mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (65) tewas setelah ditembak oleh seorang pengangguran bernama Tetsuya Yamagami. Peristiwa penembakan yang mengakibatkan terbunuhnya Abe sangat mengejutkan, bukan hanya bagi masyarakat Jepang, tetapi juga warga dunia. Hal ini karena Jepang merupakan negara yang aman, rendah tingkat kriminalitasnya, serta mengatur dengan ketat pemakaian senjata.

Pada saat kejadian, Shinzo Abe sedang menyampaikan pidato di depan audiens di Kota Nara, tepatnya di sebuah persimpangan yang dekat dengan stasiun kereta api. Dari arah belakang Abe, secara spontan Yamagami mendekat lalu menembak Abe. Sempat terdengar letusan sebanyak dua kali, sementara pasukan pengaman Abe tidak mampu mengamankan posisi Abe. Nyawa Abe tidak dapat tertolong, meskipun sempat dibawa ke rumah sakit. Diketahui, pelaku penembakan menggunakan senjata rakitan. Tetsuya Yamagami memiliki dendam terhadap sebuah organisasi dan ia menembak Abe karena meyakini Abe terkait dengan organisasi tersebut.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
