<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Harian Melonjak, 4 Dokter Meninggal karena Covid-19 di Awal November 2022</title><description>Informasi ini sekaligus mengingatkan semua pihak, bahwa pandemi belum usai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/03/337/2700075/kasus-harian-melonjak-4-dokter-meninggal-karena-covid-19-di-awal-november-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/03/337/2700075/kasus-harian-melonjak-4-dokter-meninggal-karena-covid-19-di-awal-november-2022"/><item><title>Kasus Harian Melonjak, 4 Dokter Meninggal karena Covid-19 di Awal November 2022</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/03/337/2700075/kasus-harian-melonjak-4-dokter-meninggal-karena-covid-19-di-awal-november-2022</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/03/337/2700075/kasus-harian-melonjak-4-dokter-meninggal-karena-covid-19-di-awal-november-2022</guid><pubDate>Kamis 03 November 2022 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/03/337/2700075/kasus-harian-melonjak-4-dokter-meninggal-karena-covid-19-di-awal-november-2022-eAd6afOgmO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/03/337/2700075/kasus-harian-melonjak-4-dokter-meninggal-karena-covid-19-di-awal-november-2022-eAd6afOgmO.jpg</image><title>Foto: MNC Portal</title></images><description>JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) melaporkan terjadi penambahan sedikitnya empat orang dokter yang wafat akibat terpapar&amp;nbsp;Covid-19 berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun per awal November 2022.
Sekadar diketahui, beberapa minggu belakangan ini kasus harian Covid-19 di Tanah Air semakin melonjak.
(Baca juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 Bertambah, Peringatan Corona Masih Jadi Ancaman)
&quot;Informasi ini sekaligus mengingatkan semua pihak, bahwa pandemi belum usai, upaya pembaruan informasi dan strategi penanganan Covid-19 harus jadi perhatian semua kalangan,&quot; kata Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi, dilansir Antara, Kamis (3/11/2022).
Ia mengatakan tambahan kasus tersebut sekaligus menambah daftar dokter yang wafat akibat Covid-19 di Indonesia menjadi 755 orang sejak pandemi melanda.
&quot;Terakhir 751 dokter yang wafat di Maret 2022. Pembaruan data sampai bulan ini bertambah empat orang dan ini belum semuanya data masuk ke IDI,&quot; katanya.
Menurut Adib, kasus kematian akibat Covid-19 di kalangan profesi tenaga medis masih menjadi perhatian serius IDI. &quot;Kami akan terus perbarui informasi terkait sejawat dokter yang wafat karena Covid-19,&quot; katanya.
Adib mengapresiasi komitmen seluruh dokter dalam melayani masyarakat di tengah tantangan pandemi, hingga Indonesia berhasil keluar dari situasi gawat darurat kesehatan.
&quot;Peran tenaga kesehatan perlu tetap diingat, karena peran mereka pula, kita mampu melampaui masa sulit,&quot; katanya.
Meski demikian, IDI mengingatkan masyarakat bahwa status pandemi Covid-19 belum dinyatakan berakhir hingga saat ini.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8zMS8xLzE1NTk3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurut Adib, ada sejumlah upaya kunci yang didapat berdasarkan perjalanan pandemi sejak 2020. Salah satu yang terpenting adalah kolaborasi seluruh pihak dalam pengendalian penularan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.



&quot;Perlu dukungan pemerintah, swasta, TNI-Polri, media massa dan masyarakat bersama profesi dokter sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir penanganan pandemi. Ini hikmah yang perlu disorot,&quot; katanya.



Merujuk pada kasus pandemi, kata Adib, bisa diselesaikan jika ada kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak. Pentahelix perlu terus dijalankan didukung komunitas organisasi profesi, masyarakat dan swasta.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) melaporkan terjadi penambahan sedikitnya empat orang dokter yang wafat akibat terpapar&amp;nbsp;Covid-19 berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun per awal November 2022.
Sekadar diketahui, beberapa minggu belakangan ini kasus harian Covid-19 di Tanah Air semakin melonjak.
(Baca juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 Bertambah, Peringatan Corona Masih Jadi Ancaman)
&quot;Informasi ini sekaligus mengingatkan semua pihak, bahwa pandemi belum usai, upaya pembaruan informasi dan strategi penanganan Covid-19 harus jadi perhatian semua kalangan,&quot; kata Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi, dilansir Antara, Kamis (3/11/2022).
Ia mengatakan tambahan kasus tersebut sekaligus menambah daftar dokter yang wafat akibat Covid-19 di Indonesia menjadi 755 orang sejak pandemi melanda.
&quot;Terakhir 751 dokter yang wafat di Maret 2022. Pembaruan data sampai bulan ini bertambah empat orang dan ini belum semuanya data masuk ke IDI,&quot; katanya.
Menurut Adib, kasus kematian akibat Covid-19 di kalangan profesi tenaga medis masih menjadi perhatian serius IDI. &quot;Kami akan terus perbarui informasi terkait sejawat dokter yang wafat karena Covid-19,&quot; katanya.
Adib mengapresiasi komitmen seluruh dokter dalam melayani masyarakat di tengah tantangan pandemi, hingga Indonesia berhasil keluar dari situasi gawat darurat kesehatan.
&quot;Peran tenaga kesehatan perlu tetap diingat, karena peran mereka pula, kita mampu melampaui masa sulit,&quot; katanya.
Meski demikian, IDI mengingatkan masyarakat bahwa status pandemi Covid-19 belum dinyatakan berakhir hingga saat ini.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8zMS8xLzE1NTk3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurut Adib, ada sejumlah upaya kunci yang didapat berdasarkan perjalanan pandemi sejak 2020. Salah satu yang terpenting adalah kolaborasi seluruh pihak dalam pengendalian penularan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.



&quot;Perlu dukungan pemerintah, swasta, TNI-Polri, media massa dan masyarakat bersama profesi dokter sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir penanganan pandemi. Ini hikmah yang perlu disorot,&quot; katanya.



Merujuk pada kasus pandemi, kata Adib, bisa diselesaikan jika ada kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak. Pentahelix perlu terus dijalankan didukung komunitas organisasi profesi, masyarakat dan swasta.

</content:encoded></item></channel></rss>
