<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Membahayakan Pelayaran, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 6 Meter   </title><description>&amp;nbsp;
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/04/337/2700296/membahayakan-pelayaran-bmkg-keluarkan-peringatan-dini-gelombang-tinggi-hingga-6-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/04/337/2700296/membahayakan-pelayaran-bmkg-keluarkan-peringatan-dini-gelombang-tinggi-hingga-6-meter"/><item><title>Membahayakan Pelayaran, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 6 Meter   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/04/337/2700296/membahayakan-pelayaran-bmkg-keluarkan-peringatan-dini-gelombang-tinggi-hingga-6-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/04/337/2700296/membahayakan-pelayaran-bmkg-keluarkan-peringatan-dini-gelombang-tinggi-hingga-6-meter</guid><pubDate>Jum'at 04 November 2022 05:09 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/03/337/2700296/membahayakan-pelayaran-bmkg-keluarkan-peringatan-dini-gelombang-tinggi-hingga-6-meter-jYPGUxAlZj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/03/337/2700296/membahayakan-pelayaran-bmkg-keluarkan-peringatan-dini-gelombang-tinggi-hingga-6-meter-jYPGUxAlZj.jpg</image><title>Ilustrasi/ Foto: Okezone</title></images><description>

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpontensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 3 - 4 November 2022.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. Sedangkan, di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.
&amp;nbsp;BACA JUGA: KPK dan Tim Dokter Periksa Lukas Enembe, Ini Hasilnya
&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Barat Kep. Nias - Kep. Mentawai. perairan selatan Jawa Barat,&quot; tulis keterangan BMKG, Kamis (3/11/2022).

Kondisi tersebut juga menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.50 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan utara Kep. Anambas, perairan Kep. Natuna, dan perairan selatan P. Sumba.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KNKT Ungkap Ada Gangguan Sistem Mekanikal saat Kecelakaan Pesawat Sriwijaya SJ-182Kemudian, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, perairan P. Sawu, Laut Sawu, perairan Kupang - P. Rotte, Samudra Hindia Selatan NTT, perairan utara Kep. Talaud, Samudra Pasifik Utara Halmahera.

Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Gelombang Tinggi hingga 6 Meter, BMKG Minta Nelayan dan Penumpang Kapal Waspada








</description><content:encoded>

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpontensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 3 - 4 November 2022.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. Sedangkan, di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.
&amp;nbsp;BACA JUGA: KPK dan Tim Dokter Periksa Lukas Enembe, Ini Hasilnya
&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Barat Kep. Nias - Kep. Mentawai. perairan selatan Jawa Barat,&quot; tulis keterangan BMKG, Kamis (3/11/2022).

Kondisi tersebut juga menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.50 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan utara Kep. Anambas, perairan Kep. Natuna, dan perairan selatan P. Sumba.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KNKT Ungkap Ada Gangguan Sistem Mekanikal saat Kecelakaan Pesawat Sriwijaya SJ-182Kemudian, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, perairan P. Sawu, Laut Sawu, perairan Kupang - P. Rotte, Samudra Hindia Selatan NTT, perairan utara Kep. Talaud, Samudra Pasifik Utara Halmahera.

Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Gelombang Tinggi hingga 6 Meter, BMKG Minta Nelayan dan Penumpang Kapal Waspada








</content:encoded></item></channel></rss>
