<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ungkapan Menyayat Hati Rosti Simanjuntak, Ibu Brigadir Yosua </title><description>PERSIDANGAN&amp;nbsp;kasus Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada awal pekan ini menyita perhatian publik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/04/337/2700991/ungkapan-menyayat-hati-rosti-simanjuntak-ibu-brigadir-yosua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/04/337/2700991/ungkapan-menyayat-hati-rosti-simanjuntak-ibu-brigadir-yosua"/><item><title>Ungkapan Menyayat Hati Rosti Simanjuntak, Ibu Brigadir Yosua </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/04/337/2700991/ungkapan-menyayat-hati-rosti-simanjuntak-ibu-brigadir-yosua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/04/337/2700991/ungkapan-menyayat-hati-rosti-simanjuntak-ibu-brigadir-yosua</guid><pubDate>Jum'at 04 November 2022 15:43 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/04/337/2700991/ungkapan-menyayat-hati-rosti-simanjuntak-ibu-brigadir-yosua-W2nvsbJwX2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratapan Menyayat Hati </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/04/337/2700991/ungkapan-menyayat-hati-rosti-simanjuntak-ibu-brigadir-yosua-W2nvsbJwX2.jpg</image><title>Ratapan Menyayat Hati </title></images><description>PERSIDANGAN kasus Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada awal pekan ini menyita perhatian publik. Di hadapan meja hijau ungkapan hati Rosti Simanjuntak, Ibunda Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, membahana dan membuat banyak orang terhenyak.
Pada Selasa, 1 November 2022 persidangan di PN Jakarta Selatan menghadirkan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dengan agenda Pemeriksaan Saksi. Sementara pada 2 November 2022 menghadirkan tersangka Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal dengan agenda pemeriksaan saksi.
Ruang sidang menjadi waktu yang tepat bagi Rosti Simanjutak mengungkapkan isi hatinya. Menurut Rosti, Yosua adalah anak kebanggaan yang penuh perhatian kepada dirinya kepada saudaranya, kepada adiknya. &quot;Anak ini sangat patuh, sangat hormat selalu komunikasi, menyapa orangtua,&quot; ujar Rosti.
&amp;lt;img src=&quot;https://img.okezone.com/photos/2022/11/01/86695/409695_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sidang Lanjutan Ferdy Sambo Hadirkan 12 Orang Saksi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Tidak heran jika karakter positif Yosua didikan Rosti Simanjuntak ini menjadikannya sebagai anak yang dibangga-banggakan kedua orangtua. Terlebih kebanggaannya sang buah hati bisa mengabdi kepada keluarga Jendral. Namun kini semua tinggal kenangan tatkala sang buah hati meninggal justru di rumah di mana dia mengabdi.
Hadir dalam persidangan tersebut sebagai saksi, antara lain Ibu Rosti Simanjuntak, ayah mendiang Yosua yaitu Samuel Hutabarat, adik Yosua yaitu Bripda Mahareza Rizky Hutabarat, serta saksi lain dari keluarga.
Tidak hanya mereka yang berada di dalam ruang sidang, namun juga yang menyaksikan siaran persidangan maupun potongan-potongan video persidangan yang banyak beredar di media sosial.
Ini adalah momen yang langka di mana orangtua Brigadir J bertemu dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dan terdakwa lainnya yang tega merampas nyawa Yosua.
https://img.okezone.com/okz/500/library/images/2022/11/04/zs1pb0lmj70lr8bsogza_21932.jpgRosita Simanjuntak Bertemu Ferdy Sambo
Rosti Simanjuntak meminta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk bertobat atas segala perbuatannya, khususnya atas tindakan menghilangkan nyawa anaknya.
&quot;Bapak juga ciptaan Tuhan, oleh karena itu Bapak, mohon segeralah bertobatlah Pak, jeritan tangisan anakku itu tidak akan terlupakan bagi seorang ibu-bapak, yang sudah bersusah payah melahirkan membesarkan, anakku anak kebanggaan buat kami,&quot; ujar Rosti di persidangan sambil menangis, Selasa (1/11/2022).
Menurutnya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sama-sama makhluk ciptaan Tuhan, begitu pula dengan anak tercintanya. Namun, dengan teganya Ferdy Sambo merampas nyawa Brigadir J tersebut.
&quot;Dengan teganya Bapak tutupi penjelasan buat anakku. Bapak Ferdy Sambo, hancur hatiku Bapak,&quot; tutur Rosti.
Dia menambahkan, selain menghabisi nyawa Brigadir J, Ferdy Sambo sebagai senior di jajaran kelolisian telah merampas pula harapan anaknya dan keluarga. Padahal, anaknya itu tak pernah mengeluh seberat apapun tugasnya dan tak pernah bercerita tentang hal tak baik lainnya.
&quot;Bapak Ferdy Sambo segera sadarlah, bertobatlah, perbuatan apapun, keberadaan kalian (di hadapan) Tuhan segalanya akan musnah, apa yang kita tabur akan kita tuai,&quot; katanya.
Rosti Simanjutak Bertemu Putri Candrawathi
Saat majelis hakim mempersilakan ada tidaknya hal yang hendak disampaikan pada terdakwa Putri Candrawathi, Rosti Simanjutkan pun menggunakan kesempatan itu.
Hal yang diminta Rosti Simanjuntak kepada terdakwa Putri Candrawathi adalah memulihkan nama baik anaknya dari semua kebohongan yang telah dituduhkan Putri Candrawathi kepada Brigadir J.
&quot;Jangan bagaikan potifar atau api yang kejam kepada kami. Ibu muncul ke dunia ini bagaikan potifar, jadi anakku Yosua tolong pulihkan namanya. Pulihkan keluarga kami dari fitnahan kebohongan-kebohongan ibu,&quot; ujar Rosti di persidangan sambil menangis, Selasa (1/11/2022).
Rosti lantas mengutarakan isi harinya pada Putri Candrawathi, apalagi Putri juga sebagai seorang ibu yang memiliki anak.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMy8xLzE1NjE1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kepada Ibu Putri, saya akan utarakan juga ini saya sebagai seorang ibu. Ibu Putri juga sebagai seorang ibu yang memiliki beberapa anak. Jadi tekanlah contoh panutan kepada anak-anak. Di saat kita seorang ibu memberikan pendidikan yang baik kepada anak,&quot; tuturnya.
*Rosi Simanjuntak Bertemu Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal*
Ruang sidang kala itu seketika menjadi haru biru. Rosti Simanjutak secara lantang mengungkapkan isi hatinya.&quot;Kalian minta maaf sesudah anakku hampir 5 bulan tewas di tangan kalian semua, sungguh luar biasa kalian sebagai manusia, yang memiliki hati nurani, kita semua sama ciptaaan Tuhan kok, tapi kok sekarang ada kesadaran kamu, memita maaf kepada ibu, ibunda daripada Yosua yang sudah kalian bunuh itu ya, sangat sadisnya,&amp;rdquo; ucap Rosti, yang duduk sebagai saksi di persidangan PN Jaksel, Rabu (2/11/2022).
&amp;ldquo;Sangat kejinya perbuatan kalian, segerombolan kalian di rumah bapak itu, menghabisi nyawa anakku dengan sadis, tanpa memberikan satupun pertolongan buat anakku,&quot; ucap Rosti sambil menangis.
&quot;Jadi saya sebagai orangtua yang sudah kalian hancurkan harapan anakku, kebanggaanku. Terlebih kamu satu rumah dan satu atasan, saya sangat heran dalam peran ini. Kalau aku lihat di berita, bukan aku sok tahu, ini sangat berat, saya tidak ikuti kasus ini, baru ini kudiberi kekuatan untuk ikuti kasus anakku ini,&quot; ucapnya lagi.
Rosti Simanjuntak juga sempat menyampaikan perasaannya kepada dua terdakwa Ricky Rizal, dan Kuat Maruf dalam lanjutan sidang pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di PN Jaksel, Rabu (2/11/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMS8xLzE1NjA3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Rosti meminta kepada Kuat Maruf dan Ricky Rizal untuk memohon ampun kepada Tuhan atas apa yang diperbuatnya kepada Brigadir J.
&quot;Kamu sudah katakan maaf tadi, maaf tidak hanya ada di bibir. Maaf itu mohon pengampunan pada tuhan,&quot; ucap Rosti sambil mengeluarkan air mata di persidangan.
Sambil menangis, Rosti pun mengungkapkan rasa kecewa yang berat kepada kedua terdakwa. Ia pun merasa kehilangan sosok Brigadir J, yang selalu ia ajarkan untuk hidup rukun dan hormat terhadap orang lain.
&quot;Jadi saya sebagai orangtua yang sudah kalian hancurkan harapan anakku, yang sudah hancurkan kebanggaanku, yang sudah kuajari selalu hormat kepada orang jangan suka membuat kesalahan pada orang, saya selalu mengajari anakku agar selalu rukun,&quot; ucapnya.
&quot;Ada apa di dalam ini semua? Tolong ya. Minta tolong karena kalian punya ibu juga, punya keluarga dan keturunan, agar jangan sia-sia, dan mata kalian yang sudah dikasih Tuhan, tidak berguna dengan kematian anakku,&quot; tambah dia.
Pelajaran Mahal di Meja Hijau
Agama manapun mengajari ibu adalah sosok junjungan. Melalui seorang ibu setiap manusia dilahirkan, tumbuh dan berkembang. Belajar mengenai nilai-nilai kehidupan. Mulianya posisi ibu, sosoknya kerap dianalogikan sebagai perwakilan Tuhan di muka bumi ini.
Awalnya mula terbongkarnya kasus pembunuhan Yosua salah satunya pun berkat jeritan dan desakan ibu Yosua yang ingin membuka peti jenazah Yosua. Dari rumah di Kabupaten Muaro Jambi itulah terungkap kasus besar yang disebut-sebut telah diskenariokan, hingga akhirnya menjadi perhatian dan prioritas Presiden Joko Widodo untuk dibuat terang.
Tidak hanya itu, di Meja Hijau sosok ibu Rosti Simanjutak juga mengajarkan banyak hal, namun yang paling menohok adalah perjuangan untuk mendapatkan kejujuran dan keadilan yang menjadi kunci jawaban atas meninggalnya Brigadir Yosua.</description><content:encoded>PERSIDANGAN kasus Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada awal pekan ini menyita perhatian publik. Di hadapan meja hijau ungkapan hati Rosti Simanjuntak, Ibunda Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, membahana dan membuat banyak orang terhenyak.
Pada Selasa, 1 November 2022 persidangan di PN Jakarta Selatan menghadirkan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dengan agenda Pemeriksaan Saksi. Sementara pada 2 November 2022 menghadirkan tersangka Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal dengan agenda pemeriksaan saksi.
Ruang sidang menjadi waktu yang tepat bagi Rosti Simanjutak mengungkapkan isi hatinya. Menurut Rosti, Yosua adalah anak kebanggaan yang penuh perhatian kepada dirinya kepada saudaranya, kepada adiknya. &quot;Anak ini sangat patuh, sangat hormat selalu komunikasi, menyapa orangtua,&quot; ujar Rosti.
&amp;lt;img src=&quot;https://img.okezone.com/photos/2022/11/01/86695/409695_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sidang Lanjutan Ferdy Sambo Hadirkan 12 Orang Saksi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Tidak heran jika karakter positif Yosua didikan Rosti Simanjuntak ini menjadikannya sebagai anak yang dibangga-banggakan kedua orangtua. Terlebih kebanggaannya sang buah hati bisa mengabdi kepada keluarga Jendral. Namun kini semua tinggal kenangan tatkala sang buah hati meninggal justru di rumah di mana dia mengabdi.
Hadir dalam persidangan tersebut sebagai saksi, antara lain Ibu Rosti Simanjuntak, ayah mendiang Yosua yaitu Samuel Hutabarat, adik Yosua yaitu Bripda Mahareza Rizky Hutabarat, serta saksi lain dari keluarga.
Tidak hanya mereka yang berada di dalam ruang sidang, namun juga yang menyaksikan siaran persidangan maupun potongan-potongan video persidangan yang banyak beredar di media sosial.
Ini adalah momen yang langka di mana orangtua Brigadir J bertemu dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dan terdakwa lainnya yang tega merampas nyawa Yosua.
https://img.okezone.com/okz/500/library/images/2022/11/04/zs1pb0lmj70lr8bsogza_21932.jpgRosita Simanjuntak Bertemu Ferdy Sambo
Rosti Simanjuntak meminta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk bertobat atas segala perbuatannya, khususnya atas tindakan menghilangkan nyawa anaknya.
&quot;Bapak juga ciptaan Tuhan, oleh karena itu Bapak, mohon segeralah bertobatlah Pak, jeritan tangisan anakku itu tidak akan terlupakan bagi seorang ibu-bapak, yang sudah bersusah payah melahirkan membesarkan, anakku anak kebanggaan buat kami,&quot; ujar Rosti di persidangan sambil menangis, Selasa (1/11/2022).
Menurutnya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sama-sama makhluk ciptaan Tuhan, begitu pula dengan anak tercintanya. Namun, dengan teganya Ferdy Sambo merampas nyawa Brigadir J tersebut.
&quot;Dengan teganya Bapak tutupi penjelasan buat anakku. Bapak Ferdy Sambo, hancur hatiku Bapak,&quot; tutur Rosti.
Dia menambahkan, selain menghabisi nyawa Brigadir J, Ferdy Sambo sebagai senior di jajaran kelolisian telah merampas pula harapan anaknya dan keluarga. Padahal, anaknya itu tak pernah mengeluh seberat apapun tugasnya dan tak pernah bercerita tentang hal tak baik lainnya.
&quot;Bapak Ferdy Sambo segera sadarlah, bertobatlah, perbuatan apapun, keberadaan kalian (di hadapan) Tuhan segalanya akan musnah, apa yang kita tabur akan kita tuai,&quot; katanya.
Rosti Simanjutak Bertemu Putri Candrawathi
Saat majelis hakim mempersilakan ada tidaknya hal yang hendak disampaikan pada terdakwa Putri Candrawathi, Rosti Simanjutkan pun menggunakan kesempatan itu.
Hal yang diminta Rosti Simanjuntak kepada terdakwa Putri Candrawathi adalah memulihkan nama baik anaknya dari semua kebohongan yang telah dituduhkan Putri Candrawathi kepada Brigadir J.
&quot;Jangan bagaikan potifar atau api yang kejam kepada kami. Ibu muncul ke dunia ini bagaikan potifar, jadi anakku Yosua tolong pulihkan namanya. Pulihkan keluarga kami dari fitnahan kebohongan-kebohongan ibu,&quot; ujar Rosti di persidangan sambil menangis, Selasa (1/11/2022).
Rosti lantas mengutarakan isi harinya pada Putri Candrawathi, apalagi Putri juga sebagai seorang ibu yang memiliki anak.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMy8xLzE1NjE1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kepada Ibu Putri, saya akan utarakan juga ini saya sebagai seorang ibu. Ibu Putri juga sebagai seorang ibu yang memiliki beberapa anak. Jadi tekanlah contoh panutan kepada anak-anak. Di saat kita seorang ibu memberikan pendidikan yang baik kepada anak,&quot; tuturnya.
*Rosi Simanjuntak Bertemu Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal*
Ruang sidang kala itu seketika menjadi haru biru. Rosti Simanjutak secara lantang mengungkapkan isi hatinya.&quot;Kalian minta maaf sesudah anakku hampir 5 bulan tewas di tangan kalian semua, sungguh luar biasa kalian sebagai manusia, yang memiliki hati nurani, kita semua sama ciptaaan Tuhan kok, tapi kok sekarang ada kesadaran kamu, memita maaf kepada ibu, ibunda daripada Yosua yang sudah kalian bunuh itu ya, sangat sadisnya,&amp;rdquo; ucap Rosti, yang duduk sebagai saksi di persidangan PN Jaksel, Rabu (2/11/2022).
&amp;ldquo;Sangat kejinya perbuatan kalian, segerombolan kalian di rumah bapak itu, menghabisi nyawa anakku dengan sadis, tanpa memberikan satupun pertolongan buat anakku,&quot; ucap Rosti sambil menangis.
&quot;Jadi saya sebagai orangtua yang sudah kalian hancurkan harapan anakku, kebanggaanku. Terlebih kamu satu rumah dan satu atasan, saya sangat heran dalam peran ini. Kalau aku lihat di berita, bukan aku sok tahu, ini sangat berat, saya tidak ikuti kasus ini, baru ini kudiberi kekuatan untuk ikuti kasus anakku ini,&quot; ucapnya lagi.
Rosti Simanjuntak juga sempat menyampaikan perasaannya kepada dua terdakwa Ricky Rizal, dan Kuat Maruf dalam lanjutan sidang pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di PN Jaksel, Rabu (2/11/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMS8xLzE1NjA3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Rosti meminta kepada Kuat Maruf dan Ricky Rizal untuk memohon ampun kepada Tuhan atas apa yang diperbuatnya kepada Brigadir J.
&quot;Kamu sudah katakan maaf tadi, maaf tidak hanya ada di bibir. Maaf itu mohon pengampunan pada tuhan,&quot; ucap Rosti sambil mengeluarkan air mata di persidangan.
Sambil menangis, Rosti pun mengungkapkan rasa kecewa yang berat kepada kedua terdakwa. Ia pun merasa kehilangan sosok Brigadir J, yang selalu ia ajarkan untuk hidup rukun dan hormat terhadap orang lain.
&quot;Jadi saya sebagai orangtua yang sudah kalian hancurkan harapan anakku, yang sudah hancurkan kebanggaanku, yang sudah kuajari selalu hormat kepada orang jangan suka membuat kesalahan pada orang, saya selalu mengajari anakku agar selalu rukun,&quot; ucapnya.
&quot;Ada apa di dalam ini semua? Tolong ya. Minta tolong karena kalian punya ibu juga, punya keluarga dan keturunan, agar jangan sia-sia, dan mata kalian yang sudah dikasih Tuhan, tidak berguna dengan kematian anakku,&quot; tambah dia.
Pelajaran Mahal di Meja Hijau
Agama manapun mengajari ibu adalah sosok junjungan. Melalui seorang ibu setiap manusia dilahirkan, tumbuh dan berkembang. Belajar mengenai nilai-nilai kehidupan. Mulianya posisi ibu, sosoknya kerap dianalogikan sebagai perwakilan Tuhan di muka bumi ini.
Awalnya mula terbongkarnya kasus pembunuhan Yosua salah satunya pun berkat jeritan dan desakan ibu Yosua yang ingin membuka peti jenazah Yosua. Dari rumah di Kabupaten Muaro Jambi itulah terungkap kasus besar yang disebut-sebut telah diskenariokan, hingga akhirnya menjadi perhatian dan prioritas Presiden Joko Widodo untuk dibuat terang.
Tidak hanya itu, di Meja Hijau sosok ibu Rosti Simanjutak juga mengajarkan banyak hal, namun yang paling menohok adalah perjuangan untuk mendapatkan kejujuran dan keadilan yang menjadi kunci jawaban atas meninggalnya Brigadir Yosua.</content:encoded></item></channel></rss>
