<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perjalanan KA Tawangalun Tertahan Berjam-jam Akibat Banjir Banyuwangi</title><description>Jalur kereta api antara Mrawan - Kalibaru, tepatnya pada KM 36 sampai KM 37 tergenang banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/04/519/2700593/perjalanan-ka-tawangalun-tertahan-berjam-jam-akibat-banjir-banyuwangi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/04/519/2700593/perjalanan-ka-tawangalun-tertahan-berjam-jam-akibat-banjir-banyuwangi"/><item><title>Perjalanan KA Tawangalun Tertahan Berjam-jam Akibat Banjir Banyuwangi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/04/519/2700593/perjalanan-ka-tawangalun-tertahan-berjam-jam-akibat-banjir-banyuwangi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/04/519/2700593/perjalanan-ka-tawangalun-tertahan-berjam-jam-akibat-banjir-banyuwangi</guid><pubDate>Jum'at 04 November 2022 07:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/04/519/2700593/perjalanan-ka-tawangalun-tertahan-berjam-jam-akibat-banjir-banyuwangi-iPejqVMWUt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi okezone/KAI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/04/519/2700593/perjalanan-ka-tawangalun-tertahan-berjam-jam-akibat-banjir-banyuwangi-iPejqVMWUt.jpg</image><title>Illustrasi okezone/KAI</title></images><description>JEMBER - Perjalanan KA Tawangalun tujuan Stasiun Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sempat terganggu pada Kamis (3/11) malam akibat banjir menggenangi jalur kereta api di lintas Mrawan-Kalibaru, Banyuwangi.
(Baca juga: Diterjang Hujan Deras, Dua Kelurahan di Banyuwangi Terendam Banjir)
&quot;Kami atas nama Manajemen KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang menggenangi jalur kereta api lintas Mrawan - Kalibaru,&quot; kata Plt Manager Hukum dan Humas PT KAI Daerah Operasi 9 Jember Azhar Zaki Assjari, dilansir Antara, Jumat (4/11/2022).
Jalur kereta api antara Mrawan - Kalibaru, tepatnya pada KM 36 sampai KM 37 tergenang banjir akibat meningkatnya debit aliran sungai dan tingginya curah hujan di wilayah utara Kalibaru, namun hingga Kamis (3/11) pukul 22.00 WIB genangan air sudah surut atau berada di bawah kop rel.
&quot;Untuk sementara waktu lokasi tersebut belum dapat dilalui kereta api pada Kamis (3/11) malam, sehingga KA Tawangalun relasi Malang Kota Lama &amp;ndash; Ketapang Banyuwangi tertahan di Stasiun Kalisat,&quot; tuturnya.
Setelah air surut dan tidak menggenangi jalur KA, lanjut dia, petugas melakukan pemeriksaan dan perbaikan karena adanya balas batu kricak yang gogos akibat terbawa arus air.
&quot;Awalnya KA Tawangalun diprediksi tertahan dan mengalami kelambatan kurang lebih 3 jam, namun ternyata keterlambatan sampai 5 jam,&quot; katanya.
Bagi penumpang KA yang naik dari Stasiun Kalibaru dan seterusnya menuju ke Stasiun Ketapang yang sudah memesan tiket pada Kamis (3/11) malam dan tidak melanjutkan perjalanannya dengan kereta api dapat melakukan pembatalan melalui loket pembatalan yang terdapat di stasiun.

&quot;Pembatalan tiket karena KA batal atau mengalami kelambatan lebih dari 60 menit akan dikembalikan 100 persen. Para pelanggan yang terdampak telah kami hubungi seluruhnya,&quot; ujarnya.
Menurutnya upaya untuk memulihkan perjalanan kereta api di lokasi tersebut sudah dilakukan dengan penanganan baik dari sisi pengaturan operasional KA maupun prasarana jalur KA.



&quot;Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA. Alhamdulillah pada Jumat ini jalur KA sudah bisa dilalui, tetapi belum bisa dengan kecepatan yang seharusnya,&quot; katanya.

</description><content:encoded>JEMBER - Perjalanan KA Tawangalun tujuan Stasiun Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sempat terganggu pada Kamis (3/11) malam akibat banjir menggenangi jalur kereta api di lintas Mrawan-Kalibaru, Banyuwangi.
(Baca juga: Diterjang Hujan Deras, Dua Kelurahan di Banyuwangi Terendam Banjir)
&quot;Kami atas nama Manajemen KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang menggenangi jalur kereta api lintas Mrawan - Kalibaru,&quot; kata Plt Manager Hukum dan Humas PT KAI Daerah Operasi 9 Jember Azhar Zaki Assjari, dilansir Antara, Jumat (4/11/2022).
Jalur kereta api antara Mrawan - Kalibaru, tepatnya pada KM 36 sampai KM 37 tergenang banjir akibat meningkatnya debit aliran sungai dan tingginya curah hujan di wilayah utara Kalibaru, namun hingga Kamis (3/11) pukul 22.00 WIB genangan air sudah surut atau berada di bawah kop rel.
&quot;Untuk sementara waktu lokasi tersebut belum dapat dilalui kereta api pada Kamis (3/11) malam, sehingga KA Tawangalun relasi Malang Kota Lama &amp;ndash; Ketapang Banyuwangi tertahan di Stasiun Kalisat,&quot; tuturnya.
Setelah air surut dan tidak menggenangi jalur KA, lanjut dia, petugas melakukan pemeriksaan dan perbaikan karena adanya balas batu kricak yang gogos akibat terbawa arus air.
&quot;Awalnya KA Tawangalun diprediksi tertahan dan mengalami kelambatan kurang lebih 3 jam, namun ternyata keterlambatan sampai 5 jam,&quot; katanya.
Bagi penumpang KA yang naik dari Stasiun Kalibaru dan seterusnya menuju ke Stasiun Ketapang yang sudah memesan tiket pada Kamis (3/11) malam dan tidak melanjutkan perjalanannya dengan kereta api dapat melakukan pembatalan melalui loket pembatalan yang terdapat di stasiun.

&quot;Pembatalan tiket karena KA batal atau mengalami kelambatan lebih dari 60 menit akan dikembalikan 100 persen. Para pelanggan yang terdampak telah kami hubungi seluruhnya,&quot; ujarnya.
Menurutnya upaya untuk memulihkan perjalanan kereta api di lokasi tersebut sudah dilakukan dengan penanganan baik dari sisi pengaturan operasional KA maupun prasarana jalur KA.



&quot;Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA. Alhamdulillah pada Jumat ini jalur KA sudah bisa dilalui, tetapi belum bisa dengan kecepatan yang seharusnya,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
