<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ketika Warga Buncit 12 Biarkan Perabotan Rumahnya Terendam karena Sering Banjir   </title><description>Warga Buncit 12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, tidak ada ritual khusus dalam menyambut banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/07/338/2702721/ketika-warga-buncit-12-biarkan-perabotan-rumahnya-terendam-karena-sering-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/11/07/338/2702721/ketika-warga-buncit-12-biarkan-perabotan-rumahnya-terendam-karena-sering-banjir"/><item><title> Ketika Warga Buncit 12 Biarkan Perabotan Rumahnya Terendam karena Sering Banjir   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/11/07/338/2702721/ketika-warga-buncit-12-biarkan-perabotan-rumahnya-terendam-karena-sering-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/11/07/338/2702721/ketika-warga-buncit-12-biarkan-perabotan-rumahnya-terendam-karena-sering-banjir</guid><pubDate>Senin 07 November 2022 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Syahrial</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/07/338/2702721/ketika-warga-buncit-12-biarkan-perabotan-rumahnya-terendam-karena-sering-banjir-OeIcGnaRBh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nenek Nurlina warga Buncit 12 yang rumahnya kerap kebanjiran (foto: MPI/Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/07/338/2702721/ketika-warga-buncit-12-biarkan-perabotan-rumahnya-terendam-karena-sering-banjir-OeIcGnaRBh.jpg</image><title>Nenek Nurlina warga Buncit 12 yang rumahnya kerap kebanjiran (foto: MPI/Rizky)</title></images><description>

JAKARTA - Warga Buncit 12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, tidak ada ritual khusus dalam menyambut banjir. Perabotan rumah tangga dibiarkan terendam ketika genangan banjir tiba.

Hal itu seperti dilakukan oleh Nurlina (69) warga yang tinggal di bantaran Kali Mampang. Ia pun tidak bisa memindahkan barang-barang seperti lemari ketempat yang lebih aman. Selain itu, barang-barang yang mudah dipindahkan seperti baju dinaikkan ke loteng rumahnya.

&quot;Kan itu di taruh di jendela atas, taruh nya disitu (loteng) kasur. Bukan lantai lah, ada tingkat nya aja. Semua pada begitu di sini,&quot; jelasnya kepada wartawan, Senin (7/11/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Hujan Deras Guyur DKI Jakarta, Puluhan Rumah Warga di Kebayoran Baru Banjir
&quot;Disitu aja (loteng) langsung nangkring di atas, perabotan mah biarin aja kerendem mau diapain emang lemari mau diangkat. Baju kan udah dibuntel pake sarung dilemparin ke atas,&quot; kata Nurlina.

Ia menambahkan, beberapa hari yang lalu sempat mengalami banjir akibat guyuran hujan deras di kawasan rumahnya.

&quot;Ya itu kemaren hari apa tuh, sampe sana tuh tembok saya semua kena,&quot; jelas dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA: BPBD DKI Catat Ada 1 RT di Kembangan Jakbar Banjir Setinggi 40 Cm
Menurutnya, pemerintah sempat mengeruk kali tersebut, tetapi menurutnya, banjir masih kerap melanda kawasan rumahnya.

Terlihat di dekat rumahnya bekas gundukan tanah imbas dari kerukan kali. Tanah tersebut terlihat meninggi jadi tempat warga menunggu air surut.

&quot;Makin parah (banjir),&quot; kata dia.

&quot;Kan ini abis dikeruk tapi sebelah sana wilayah Mampang engga, ini wilayah saya traktor berapa biji ada empat ya terus pembuangannya disitu (gundukan tanah), tadinya rendah tanahnya terus dibuang ke situ tanah kerukannya. Terus dibuang ke situ bongkahannya,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Warga Buncit 12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, tidak ada ritual khusus dalam menyambut banjir. Perabotan rumah tangga dibiarkan terendam ketika genangan banjir tiba.

Hal itu seperti dilakukan oleh Nurlina (69) warga yang tinggal di bantaran Kali Mampang. Ia pun tidak bisa memindahkan barang-barang seperti lemari ketempat yang lebih aman. Selain itu, barang-barang yang mudah dipindahkan seperti baju dinaikkan ke loteng rumahnya.

&quot;Kan itu di taruh di jendela atas, taruh nya disitu (loteng) kasur. Bukan lantai lah, ada tingkat nya aja. Semua pada begitu di sini,&quot; jelasnya kepada wartawan, Senin (7/11/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Hujan Deras Guyur DKI Jakarta, Puluhan Rumah Warga di Kebayoran Baru Banjir
&quot;Disitu aja (loteng) langsung nangkring di atas, perabotan mah biarin aja kerendem mau diapain emang lemari mau diangkat. Baju kan udah dibuntel pake sarung dilemparin ke atas,&quot; kata Nurlina.

Ia menambahkan, beberapa hari yang lalu sempat mengalami banjir akibat guyuran hujan deras di kawasan rumahnya.

&quot;Ya itu kemaren hari apa tuh, sampe sana tuh tembok saya semua kena,&quot; jelas dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA: BPBD DKI Catat Ada 1 RT di Kembangan Jakbar Banjir Setinggi 40 Cm
Menurutnya, pemerintah sempat mengeruk kali tersebut, tetapi menurutnya, banjir masih kerap melanda kawasan rumahnya.

Terlihat di dekat rumahnya bekas gundukan tanah imbas dari kerukan kali. Tanah tersebut terlihat meninggi jadi tempat warga menunggu air surut.

&quot;Makin parah (banjir),&quot; kata dia.

&quot;Kan ini abis dikeruk tapi sebelah sana wilayah Mampang engga, ini wilayah saya traktor berapa biji ada empat ya terus pembuangannya disitu (gundukan tanah), tadinya rendah tanahnya terus dibuang ke situ tanah kerukannya. Terus dibuang ke situ bongkahannya,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
